Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Gus Nadir: Fiqih Sosial Harus Adaptif di Tengah Kemajuan Teknologi

SilvaSilva18 November 2024 Tokoh
Prof. Dr. H. Nadirsyah Hosen (.s24)
Prof. Dr. H. Nadirsyah Hosen (.s24)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Fiqih sosial perlu mengikuti perkembangan zaman. Pesan itu disampaikan Prof. Dr. H. Nadirsyah Hosen, yang akrab disapa Gus Nadir, dalam forum di Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, pada Senin malam (18/11/2023). Ia menegaskan bahwa di tengah derasnya arus teknologi, fiqih sosial harus mampu beradaptasi agar relevan dengan tantangan era digital.

Gus Nadir menyampaikan pandangannya di depan para tokoh dan santri, menyoroti pentingnya pendekatan yang kontekstual dalam fiqih sosial. Menurutnya, fiqih sosial bukan hanya aturan, tetapi juga pedoman bagi umat Islam untuk menjawab masalah kontemporer. Dengan semakin kompleksnya kehidupan digital, konsep fiqih sosial harus merespons fenomena seperti hoaks, boikot ekonomi, hingga dampak dari kecerdasan buatan (AI).

“Media sosial telah menjadi ruang publik baru yang seringkali dimanfaatkan secara kurang bijaksana. Dalam konteks ini, fiqih sosial berperan penting untuk membantu masyarakat agar bijak menggunakan teknologi,” ujarnya dalam diskusi tersebut.

Fiqih sosial, lanjut Gus Nadir, merupakan warisan pemikiran tokoh Nahdlatul Ulama (NU) seperti KH. Ali Yafie dan KH. Sahal Mahfudh. Meski sudah dirumuskan puluhan tahun lalu, ia menilai fiqih sosial tetap relevan hingga kini jika diterapkan dengan pemahaman baru. Namun, pendekatan ini memerlukan pendidikan dan literasi digital agar mampu meredam penyebaran informasi keliru yang marak di dunia maya.

Baca Juga:
  • Otto Iskandardinata, Sang Jalak Harupat dari Tanah Sunda
  • Program ‘Masak Besar’ Bobon Santoso Resmi Dilindungi Hukum
  • Maulid Nabi sebagai Momen Memperbaiki Akhlak
  • Hentikan Rekor Olimpiade Korea Selatan, Shin Tae-yong Minta Maaf

“NU telah lama mengajarkan pentingnya pendekatan yang penuh hikmah. Namun, dalam era digital ini, literasi menjadi kebutuhan penting agar masyarakat tidak terjebak dalam informasi yang salah,” jelasnya.

Gus Nadir juga menyoroti fenomena sosial lain seperti judi online dan pinjaman online ilegal (pinjol), yang semakin marak di kalangan masyarakat. Ia mempertanyakan mengapa banyak orang terjebak dalam lingkaran pinjaman ilegal ini. Menurutnya, masalah ini tidak hanya soal hukum, tetapi juga berkaitan dengan ekonomi.

“Masyarakat sering terjerat pada pilihan sulit karena faktor ekonomi. Jika masalah ekonomi ini tidak ditangani, fenomena pinjol dan judi online akan terus berulang,” tegasnya. Ia berharap ada solusi dari pemerintah yang mampu menyentuh akar permasalahan.

Dalam kesempatan itu, Gus Nadir juga berpesan agar lembaga pendidikan Islam seperti pesantren tidak hanya fokus pada pendidikan agama. Menurutnya, pesantren juga harus siap mendidik santri agar mampu menghadapi tantangan zaman yang terus berubah dengan cepat.

Artikel Terkait:
  • Sahrul: Satu Suara, Masa Depan Kabupaten Bandung
  • Gelar Sosper, Zuhri Ajak Masyarakat Samarinda Melek Hukum
  • Fakta Menarik tentang HOS Tjokroaminoto, Pendiri Serikat Islam
  • Tokoh Ekonomi Sumitro Djojohadikusumo Diusulkan Jadi Pahlawan

“Pesantren Cipasung dan lembaga lainnya harus berperan aktif sebagai pusat literasi digital yang relevan dan strategis. Hal ini penting agar para santri tidak hanya memahami agama, tetapi juga siap menghadapi dunia modern dengan pemahaman teknologi yang memadai,” tambahnya dengan penuh harap.

Pesan Gus Nadir menjadi catatan penting bagi dunia pendidikan Islam di Indonesia, terutama dalam mengedepankan literasi digital sebagai bagian dari dakwah dan pendidikan moral. Ia meyakini, fiqih sosial yang adaptif dan literasi digital yang kuat akan mampu mengantarkan generasi muda Islam menuju masa depan yang lebih cerah dan bertanggung jawab di era digital ini.

Jangan Lewatkan:
  • Ibnu Batutah, Sang Penjelajah Muslim yang Tak Tertandingi
  • Momen Idulfitri, Gus Barra Sampaikan Pentingnya Menyambung Silaturahmi
  • Pesan Gus Baha untuk Perantau yang Gagal Mudik
  • Abdulla Al Futtaim, Sosok Kunci Transformasi Ekonomi Dubai
Fikih Sosial Gus Nadir Kabar Tasikmalaya Literasi Digital Pondok Pesantren Cipasung
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePolres Sampang Kecolongan
Next Article DP3A Kutim Siap Implementasikan Aplikasi Srikandi untuk Efisiensi Pelayanan

Informasi lainnya

Abdulla Al Futtaim, Sosok Kunci Transformasi Ekonomi Dubai

13 April 2026

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

16 Maret 2026

Pesan Gus Baha untuk Perantau yang Gagal Mudik

15 Maret 2026

Resonansi Orbit dan Gerhana Total

3 Maret 2026

Waspada Belanja Online Bodong

19 Januari 2026

Ketika Relawan Butuh Akal Sehat, Bukan Sekadar Semangat

26 Oktober 2025
Paling Sering Dibaca

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

Editorial Udex Mundzir

Jangan Lempar Beban ke Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Rekomendasi 10 Restaurant Terbaik di Jepang yang Harus Kamu Kunjungi!

Travel Alfi Salamah

Benturan Kekuasaan dan Kemanusiaan

Editorial Assyifa

Menguji Gelar Pahlawan Soeharto

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi