Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan 2-0

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 13 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Harun Al Rasyid Soroti Kenaikan Harga Beras yang Memburuknya Kesejahteraan Petani

Alfi SalamahAlfi Salamah10 Oktober 2023 DPRD Kaltim
Harun Al Rasyid
Anggota Komisi I DPRD Kaltim Harun Al Rasyid
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Harun Al Rasyid mengungkapkan keprihatinannya terhadap kenaikan drastis harga beras yang saat ini meresahkan masyarakat, ia menyoroti dampak negatif dari kenaikan harga beras terhadap para petani di Indonesia.

“Apakah kenaikan harga beras ini membuat petani kita sejahtera? Jawabannya kelihatannya tidak,” ungkap Harun di Samarinda, Selasa (10/10/2023).

Kenaikan harga beras yang terjadi baru-baru ini telah memaksa pemerintah untuk meningkatkan impor beras sebagai langkah darurat untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Pemerintah telah mengalokasikan impor beras sebanyak 2 juta ton untuk tahun 2023, dengan 1,6 juta ton telah diimpor dan 400 ribu ton masih dalam perjalanan.

Baca Juga:
  • Fitri Maisyaroh Tumbuhkan Kesadaran Pentingnya Peran Ayah dalam Keluarga
  • DPRD Kaltim Tegaskan Beasiswa Kaltim Harus Merata dan Optimal
  • Sapto Usul Bentuk Badan Khusus Kelola Aset Daerah
  • Reza Fachlevi Ajak Pemuda Maknai Hari Pahlawan

Harun Ar Rasyid menyoroti bahwa meningkatnya volume impor beras ini sebenarnya semakin memperburuk kondisi petani.

“Harga beras yang diterima petani saat ini hanya sekitar 5 ribu rupiah per kilogram, sedangkan harga di pasar mencapai 15 ribu rupiah. Ini adalah perbandingan yang sangat tidak adil dan merugikan petani kita,” tambahnya.

Lebih lanjut, Harun Ar Rasyid mengkritik kebijakan pemerintah yang terkesan hanya mengatasi masalah dengan mengimpor, tanpa upaya konkret untuk mendukung petani dalam meningkatkan produksi beras dalam negeri.

“Sangat jauh harusnya Indonesia ini gadaikan beras, bukan hanya gadaikan beras, gadaikan harga BBM ini menunjukkan pemerintah ndak berhasil mengurus Indonesia,” tandasnya.

Artikel Terkait:
  • Infrastruktur Wisata Berau, Syarifatul Sya’diah Minta Perhatian Pemerintah
  • 211 Desa di Kaltim Gelap, Listrik Terlambat Merata
  • Reza Rayakan Hari Pahlawan dengan Mengadakan Give Away
  • Anggota DPRD Kaltim Fitri Maisyaroh Apresiasi Pelantikan RKI Kaltim

“Kita perlu perubahan karena harga-harga yang mahal ini tidak bisa dipertahankan. Harus ada perubahan yang berbeda,” ungkapnya.

Kenaikan harga beras yang tajam telah menjadi perhatian utama masyarakat, dan Harun Ar Rasyid memperjuangkan perubahan kebijakan untuk memastikan kesejahteraan petani Indonesia.

Dengan demikian, masyarakat Indonesia menantikan langkah-langkah konkret yang akan diambil oleh pemerintah untuk mengatasi krisis ini dan mendukung petani dalam meningkatkan produksi beras dalam negeri.

Jangan Lewatkan:
  • DPRD Kaltim Dan DPUPR Evaluasi Pembangunan Gedung Baru
  • Potensi Investasi Kaltim Menarik Perhatian Investor Lokal dan Internasional
  • Ketua Komisi II DPRD Kaltim Pastikan Stok Pangan Aman
  • DPRD Kaltim Soroti Program Prioritas Pemprov dalam Meningkatkan Kualitas SDM
DPRD Prov Kaltim Harga Beras Harun Al Rasyid
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPRD Kaltim Dukung Perubahan Kebijakan Pelarangan Ternak Domba
Next Article Harga Beras Niak, Harun Al Rasyid: Pemerintah Gagal, Kita Perlu Perubahan

Informasi lainnya

Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun

14 Maret 2026

DPRD Kaltim Bahas Sawit, Soroti Izin dan Lingkungan

16 Mei 2025

Sekwan Kaltim Tinjau Ulang Anggaran dan Renja 2026 DPRD

16 Mei 2025

DPRD Kaltim Minta Pemanfaatan Lahan Eks Puskib Libatkan Pemkot

16 Mei 2025

Andi Satya Usul Tes Urine Jadi Skrining Kanker Serviks Nasional

15 Mei 2025

Banjir Lumpuhkan Samarinda, DPRD Kaltim Desak Penanganan Serius

15 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Mei Ayam Bakso Solo Samarinda Seberang, Sensasi Kuah Kental dan Pentol yang Lezat

Food Alwi Ahmad

Syarat dan Cara Membuat SKCK Menurut Polri untuk WNA dan WNI

Happy Alfi Salamah

Di Balik Kegelapan yang Diteriakkan

Editorial Udex Mundzir

6 Karakter Muslimah High Value Masa Kini

Islami Alfi Salamah

Keberkahan Terbang Bersama: Memohon Doa Jamaah Haji

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi