Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 4 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Harun Al Rasyid Soroti Kenaikan Harga Beras yang Memburuknya Kesejahteraan Petani

Alfi SalamahAlfi Salamah10 Oktober 2023 DPRD Kaltim
Harun Al Rasyid
Anggota Komisi I DPRD Kaltim Harun Al Rasyid
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Harun Al Rasyid mengungkapkan keprihatinannya terhadap kenaikan drastis harga beras yang saat ini meresahkan masyarakat, ia menyoroti dampak negatif dari kenaikan harga beras terhadap para petani di Indonesia.

“Apakah kenaikan harga beras ini membuat petani kita sejahtera? Jawabannya kelihatannya tidak,” ungkap Harun di Samarinda, Selasa (10/10/2023).

Kenaikan harga beras yang terjadi baru-baru ini telah memaksa pemerintah untuk meningkatkan impor beras sebagai langkah darurat untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Pemerintah telah mengalokasikan impor beras sebanyak 2 juta ton untuk tahun 2023, dengan 1,6 juta ton telah diimpor dan 400 ribu ton masih dalam perjalanan.

Baca Juga:
  • DPRD Kaltim Adakan Program KUBE Dorong Kesejahteraan Warga
  • Nidya Listiyono Soroti Ancaman Narkotika dan Peredaran Gelap di Kaltim
  • Agiel Dorong Peningkatan Kinerja dan Kontribusi Perusahaan Daerah
  • Firnadi Ikhsan: Pelayanan Publik Harus Dibuktikan Program Nyata

Harun Ar Rasyid menyoroti bahwa meningkatnya volume impor beras ini sebenarnya semakin memperburuk kondisi petani.

“Harga beras yang diterima petani saat ini hanya sekitar 5 ribu rupiah per kilogram, sedangkan harga di pasar mencapai 15 ribu rupiah. Ini adalah perbandingan yang sangat tidak adil dan merugikan petani kita,” tambahnya.

Lebih lanjut, Harun Ar Rasyid mengkritik kebijakan pemerintah yang terkesan hanya mengatasi masalah dengan mengimpor, tanpa upaya konkret untuk mendukung petani dalam meningkatkan produksi beras dalam negeri.

“Sangat jauh harusnya Indonesia ini gadaikan beras, bukan hanya gadaikan beras, gadaikan harga BBM ini menunjukkan pemerintah ndak berhasil mengurus Indonesia,” tandasnya.

Artikel Terkait:
  • Kenaikan Gangguan Kesehatan Mental Mendorong Pemikiran Pelayanan Kesehatan Jiwa di Kaltim
  • Samsun: Saya Berkomitmen untuk Membantu Memfasilitasi
  • Ali Hamdi Berharap BUMD Bisa Mandiri
  • Sutomo Jabir Berharap dengan Pemerintah Baru lebih Fleksibel dan Komunikatif

“Kita perlu perubahan karena harga-harga yang mahal ini tidak bisa dipertahankan. Harus ada perubahan yang berbeda,” ungkapnya.

Kenaikan harga beras yang tajam telah menjadi perhatian utama masyarakat, dan Harun Ar Rasyid memperjuangkan perubahan kebijakan untuk memastikan kesejahteraan petani Indonesia.

Dengan demikian, masyarakat Indonesia menantikan langkah-langkah konkret yang akan diambil oleh pemerintah untuk mengatasi krisis ini dan mendukung petani dalam meningkatkan produksi beras dalam negeri.

Jangan Lewatkan:
  • Komitmen DPRD Untuk Kesejahteraan Masyarakat
  • DPRD Kaltim Dan DPUPR Evaluasi Pembangunan Gedung Baru
  • Agus Aras Dorong Kerjasama Atasi Banjir Bontang secara Menyeluruh
  • Sayid Muziburrahman Dorong Pemerataan Fasilitas Kesehatan di Kaltim
DPRD Prov Kaltim Harga Beras Harun Al Rasyid
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPRD Kaltim Dukung Perubahan Kebijakan Pelarangan Ternak Domba
Next Article Harga Beras Niak, Harun Al Rasyid: Pemerintah Gagal, Kita Perlu Perubahan

Informasi lainnya

Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun

14 Maret 2026

DPRD Kaltim Bahas Sawit, Soroti Izin dan Lingkungan

16 Mei 2025

Sekwan Kaltim Tinjau Ulang Anggaran dan Renja 2026 DPRD

16 Mei 2025

DPRD Kaltim Minta Pemanfaatan Lahan Eks Puskib Libatkan Pemkot

16 Mei 2025

Andi Satya Usul Tes Urine Jadi Skrining Kanker Serviks Nasional

15 Mei 2025

Banjir Lumpuhkan Samarinda, DPRD Kaltim Desak Penanganan Serius

15 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Luangkan Waktu untuk Ngobrol, Bikin Istri Bahagia

Happy Silva

Wisata Gunung Api, Indah tapi Seberapa Aman?

Travel Alfi Salamah

Empat Kunci Hidup Tenang dalam Islam

Islami Alfi Salamah

Puncak Haji Tiba: Irjen Kemenag Minta Petugas Bersiap

Islami Alfi Salamah

Cerdas Beramal

Islami Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi