Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Harun Al Rasyid Soroti Kenaikan Harga Beras yang Memburuknya Kesejahteraan Petani

Alfi SalamahAlfi Salamah10 Oktober 2023 DPRD Kaltim
Harun Al Rasyid
Anggota Komisi I DPRD Kaltim Harun Al Rasyid
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Harun Al Rasyid mengungkapkan keprihatinannya terhadap kenaikan drastis harga beras yang saat ini meresahkan masyarakat, ia menyoroti dampak negatif dari kenaikan harga beras terhadap para petani di Indonesia.

“Apakah kenaikan harga beras ini membuat petani kita sejahtera? Jawabannya kelihatannya tidak,” ungkap Harun di Samarinda, Selasa (10/10/2023).

Kenaikan harga beras yang terjadi baru-baru ini telah memaksa pemerintah untuk meningkatkan impor beras sebagai langkah darurat untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Pemerintah telah mengalokasikan impor beras sebanyak 2 juta ton untuk tahun 2023, dengan 1,6 juta ton telah diimpor dan 400 ribu ton masih dalam perjalanan.

Baca Juga:
  • DPRD Kaltim Minta Fokuskan Serap Anggaran dan Jaga Ketersediaan Pangan
  • Atlet Bowling Kaltim Bidik Emas Ganda di PON XXI
  • Jahidin Ungkap Layanan Hukum Gratis untuk Masyarakat
  • DPRD Kaltim Berupaya Ubah Proses Pupuk untuk Pertanian Berkelanjutan

Harun Ar Rasyid menyoroti bahwa meningkatnya volume impor beras ini sebenarnya semakin memperburuk kondisi petani.

“Harga beras yang diterima petani saat ini hanya sekitar 5 ribu rupiah per kilogram, sedangkan harga di pasar mencapai 15 ribu rupiah. Ini adalah perbandingan yang sangat tidak adil dan merugikan petani kita,” tambahnya.

Lebih lanjut, Harun Ar Rasyid mengkritik kebijakan pemerintah yang terkesan hanya mengatasi masalah dengan mengimpor, tanpa upaya konkret untuk mendukung petani dalam meningkatkan produksi beras dalam negeri.

“Sangat jauh harusnya Indonesia ini gadaikan beras, bukan hanya gadaikan beras, gadaikan harga BBM ini menunjukkan pemerintah ndak berhasil mengurus Indonesia,” tandasnya.

Artikel Terkait:
  • Agusriansyah Dorong Gen Z Siap Pimpin Indonesia Emas 2045
  • Puji Setyowati Dorong Sosialisasi Vaksin HPV Melalui Fasilitas Kesehatan
  • DPRD Kaltim Rancang Program KUBE untuk Kesejahteraan Masyarakat
  • Apresiasi DPRD Kaltim pada Malam Anugerah Penyiaran KPID

“Kita perlu perubahan karena harga-harga yang mahal ini tidak bisa dipertahankan. Harus ada perubahan yang berbeda,” ungkapnya.

Kenaikan harga beras yang tajam telah menjadi perhatian utama masyarakat, dan Harun Ar Rasyid memperjuangkan perubahan kebijakan untuk memastikan kesejahteraan petani Indonesia.

Dengan demikian, masyarakat Indonesia menantikan langkah-langkah konkret yang akan diambil oleh pemerintah untuk mengatasi krisis ini dan mendukung petani dalam meningkatkan produksi beras dalam negeri.

Jangan Lewatkan:
  • DPRD Kaltim Himbau Pentingnya Tingkatkan Pekerja Lokal
  • Anggota DPRD Kaltim Kunjungan Kerja Ke Jepang
  • Wakil Ketua DPRD Kaltim Buka Uji Publik Ranperda Trantibumlinmas
  • Salehuddin Tingkatkan Pendidikan di Pedalaman Kalimantan Timur
DPRD Prov Kaltim Harga Beras Harun Al Rasyid
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPRD Kaltim Dukung Perubahan Kebijakan Pelarangan Ternak Domba
Next Article Harga Beras Niak, Harun Al Rasyid: Pemerintah Gagal, Kita Perlu Perubahan

Informasi lainnya

Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun

14 Maret 2026

DPRD Kaltim Bahas Sawit, Soroti Izin dan Lingkungan

16 Mei 2025

Sekwan Kaltim Tinjau Ulang Anggaran dan Renja 2026 DPRD

16 Mei 2025

DPRD Kaltim Minta Pemanfaatan Lahan Eks Puskib Libatkan Pemkot

16 Mei 2025

Andi Satya Usul Tes Urine Jadi Skrining Kanker Serviks Nasional

15 Mei 2025

Banjir Lumpuhkan Samarinda, DPRD Kaltim Desak Penanganan Serius

15 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Ironi di Balik Program Bergizi

Opini Assyifa

Gen Z dan Tantangan Tanpa Ponsel

Profil Alfi Salamah

Dari Sel Penjara ke Ruang Sidang

Profil Lisda Lisdiawati

Ungkap Mengapa Wanita Tidak Mencukur Rambut Setelah Haji

Islami Alfi Salamah

Cara Memilih Hewan Qurban, Jenis, Usia, dan Kesehatan yang Harus Diperhatikan

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Malaysia Susah Payah Kalahkan Timor Leste di Piala AFF

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi