Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Indonesia Resmi Gabung WHO Kawasan Pasifik Barat

Langkah strategis Indonesia berpindah dari kawasan WHO Asia Tenggara ke Pasifik Barat didorong alasan epidemiologis dan geografis yang relevan.
ErickaEricka26 Mei 2025 Global
Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha (kanan depan)
Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha (kanan depan) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jenewa – Indonesia kini resmi menjadi anggota kawasan Western Pacific Region (WPRO) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) setelah lebih dari 70 tahun berada di wilayah South-East Asia Region (SEARO). Keputusan tersebut disahkan dalam Sidang World Health Assembly (WHA) ke-78 yang berlangsung di Jenewa, Swiss, dan berlaku efektif sejak Jumat (23/5/2025).

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil secara konsensus oleh seluruh negara anggota WHO. Ia menekankan bahwa langkah ini merupakan hasil evaluasi mendalam dari pengalaman Indonesia selama pandemi COVID-19, di mana kerja sama regional terbukti sangat krusial dalam penanganan krisis kesehatan.

“Keputusan perpindahan ini diambil sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat kolaborasi kesehatan lintas kawasan dan memperluas jejaring kerja sama di bidang kesehatan masyarakat,” kata Kunta dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (26/5/2025).

Menurutnya, secara geografis dan epidemiologis, Indonesia memiliki keterkaitan yang lebih kuat dengan negara-negara di kawasan Pasifik Barat. Indonesia berbagi perbatasan langsung dengan sepuluh negara serta memiliki penerbangan langsung ke delapan belas negara, yang sebagian besar merupakan anggota WPRO.

Wilayah timur Indonesia seperti Papua dan Maluku disebut memiliki tantangan kesehatan yang serupa dengan negara-negara kepulauan Pasifik. Di sisi lain, masyarakat Sumatera juga memiliki kedekatan etnis dan budaya dengan negara-negara seperti Malaysia dan Singapura yang sudah lebih dulu tergabung dalam WPRO.

“Posisi geografis dan konektivitas Indonesia dengan negara-negara WPRO meningkatkan risiko epidemiologi, termasuk pelintasan penduduk dan mobilitas internasional yang tinggi,” ujarnya.

Kunta menambahkan, perpindahan ini akan memperkuat posisi diplomasi kesehatan Indonesia, membuka peluang kerja sama inovasi, dan akses lebih luas terhadap sumber daya global. Langkah ini juga diharapkan mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dalam bidang kesehatan.

Meski resmi berpindah kawasan, Indonesia tetap akan menjaga hubungan bilateral dan kolaborasi multilateral dengan negara-negara di SEARO. Proses transisi keanggotaan akan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi antara WHO SEARO, WHO WPRO, dan Pemerintah Indonesia.

Dengan bergabung dalam WPRO, Indonesia berambisi memperluas pengaruhnya dalam diplomasi kesehatan internasional dan memperkuat sistem kesehatan nasional melalui sinergi regional yang lebih efektif.

Diplomasi Global Indonesia Kerja Sama Kesehatan WHO WPRO
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPR RI Siap Dukung Efisiensi Anggaran 2026, Asal Pro Rakyat
Next Article Pemasangan Eskalator di Candi Borobudur Diklaim Sesuai Pengawasan

Informasi lainnya

Dubes Rusia Sampaikan Pesan Damai Saat Iftar di Istiqlal

15 Maret 2026

AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah

12 Maret 2026

Siklon Tropis NURI Picu Hujan Lebat di Indonesia Timur

11 Maret 2026

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

23 Januari 2026

Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

27 Desember 2025

Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman

9 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Siapa Kenyang dari Proyek Makan Bergizi?

Editorial Udex Mundzir

Empat Kunci Hidup Tenang dalam Islam

Islami Alfi Salamah

Inilah Kekurangan dan Kelebihan Karakteristik Generasi Z

Opini Alfi Salamah

Indonesia Memble Hadapi Tarif Trump

Opini Udex Mundzir

Luangkan Waktu untuk Ngobrol, Bikin Istri Bahagia

Happy Silva
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi