Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 26 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pemasangan Eskalator di Candi Borobudur Diklaim Sesuai Pengawasan

Kantor Komunikasi Kepresidenan memastikan pembangunan eskalator di Candi Borobudur dilakukan tanpa merusak struktur cagar budaya dan diawasi langsung oleh Kementerian Kebudayaan.
ErickaEricka26 Mei 2025 Nasional
Pemasangan Eskalator Candi Borobudur Diawasi Kemenbud
Pemasangan Eskalator Candi Borobudur Diawasi Kemenbud (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, menyatakan bahwa pemasangan eskalator di Candi Borobudur dilakukan dengan pengawasan penuh dari Kementerian Kebudayaan (Kemenbud). Pernyataan ini diberikan sebagai tanggapan atas ramainya perbincangan publik mengenai video yang memperlihatkan pemasangan pelat besi di tangga candi tersebut.

Pemasangan eskalator ini merupakan bagian dari persiapan kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia dalam waktu dekat. Pemerintah disebut ingin memastikan aksesibilitas yang lebih mudah bagi tamu negara dalam menikmati seluruh bagian kompleks candi.

“Teman-teman itu semua dibangun dengan pengawasan dari Kementerian Kebudayaan,” ujar Hasan Nasbi di Gedung Kwarnas, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (26/5/2025).

Ia menegaskan bahwa proses pembangunan tidak menggunakan metode permanen seperti pengeboran atau paku yang berpotensi merusak struktur batu kuno candi. Menurutnya, eskalator yang dipasang bersifat noninvasif dan mudah dibongkar kembali setelah acara selesai.

Baca Juga:
  • 1.084 TNI-Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Wapres
  • KKP Luncurkan Command Center 24 Jam untuk Berantas Illegal Fishing
  • Warga Pingsan di Perayaan Tahun Baru Bundaran HI, Disiplin Menurun Setelah Era Anies Baswedan
  • PA 212 Dan GNPF Hanya Undang Anies-Muhaimin Ke Ijtima Ulama

“Jadi hanya ditaruh, didudukan, ditaruh saja. Jadi nanti ketika misalnya itu selesai, itu bisa dibongkar dengan mudah,” katanya.

Hasan menjelaskan bahwa pembangunan eskalator ini semata untuk memfasilitasi kenyamanan Presiden Macron selama kunjungannya. Pemerintah ingin menunjukkan keindahan dan kemegahan Candi Borobudur tanpa mengabaikan prinsip konservasi.

“Jadi untuk kunjungan itu lebih kepada kita mempersiapkan fasilitas yang memudahkan kunjungan Presiden Macron agar bisa menikmati keindahan dan kemegahan Borobudur secara keseluruhan,” tambahnya.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan pemasangan pelat besi dan papan kayu di tangga menuju puncak Borobudur menjadi viral di media sosial. Banyak pihak mengkhawatirkan dampaknya terhadap kelestarian situs warisan dunia tersebut.

Artikel Terkait:
  • Baznas Tetapkan 10 Persen Kurban untuk Sumatera
  • Wartawan Sambut Positif Dialog Terbuka Erick Thohir di Kemenpora
  • Mensesneg Tanggapi Aksi ‘Indonesia Gelap’ yang Viral
  • BNPB: Banjir Jakarta Kali Ini Lebih Lama Surut

Sebagai tanggapan atas kekhawatiran itu, Hasan menyebutkan bahwa semua tahapan pekerjaan dilakukan dengan mematuhi ketentuan perlindungan cagar budaya. Ia menekankan bahwa Kemenbud secara aktif terlibat dalam setiap tahap pelaksanaan proyek tersebut.

Pihak pemerintah juga menyampaikan bahwa keberadaan fasilitas seperti eskalator ini bersifat sementara dan hanya digunakan untuk keperluan tertentu, bukan sebagai bagian permanen dari struktur wisata candi.

Dengan penegasan dari pihak PCO dan keterlibatan Kemenbud, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara diplomasi kenegaraan dan konservasi warisan budaya.

Jangan Lewatkan:
  • 580 Ribu Rekening Bansos Gagal Salur Kini Sudah Cair
  • Mahfud MD: Rekam Jejak Mentereng sebagai Plt Menkominfo
  • Pramono: Banjir Jakarta 90 Persen Kiriman dari Hulu
  • Pasar Murah AGP 2025 Jadi Penyangga Inflasi Rumah Tangga di Sunter Agung
Candi Borobudur Eskalator Borobudur Hasan Nasbi Kemenbud PCO
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleIndonesia Resmi Gabung WHO Kawasan Pasifik Barat
Next Article BPKH Tingkatkan Kolaborasi untuk Logistik Haji 2025

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Ubah Lontar Jadi Pemanis Sehat: Inovasi Hebat Mahasiswa UPER!

Bisnis Udex Mundzir

Memahami Kuasa Pengampunan Negara

Gagasan Ericka

Keindahan Negeri Dua Benua, Inilah 10 Tempat yang Harus Dikujungi di Turki

Travel Alfi Salamah

Pemerintahan Indonesia Masih Menggunakan Manajemen Penjajah

Editorial Udex Mundzir

Dari Memalukan ke Menakutkan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi