Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menag: Santri Harus Bangga, Bukan Kelompok “The Second Population”

Menteri Agama menyerukan transformasi mental santri agar lebih percaya diri dan siap bersaing di semua bidang.
AssyifaAssyifa23 Januari 2025 Nasional
Mental santri the first society
Nasruddin Umar (Menag) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tangerang Selatan – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan keprihatinannya atas mentalitas sebagian santri yang merasa sebagai kelompok “the second population” di Indonesia. Ia menegaskan pentingnya rasa percaya diri di kalangan santri agar mampu bersaing dan tampil di berbagai bidang kehidupan.

“Kepribadian santri seperti ini sudah harus diubah, ya. Santri harus bangga pada dirinya sendiri, dan santri itu bukan hanya untuk umat Islam, tapi juga untuk sekolah-sekolah keagamaan lainnya,” ujar Nasaruddin saat berbicara di Ciputat, Kamis (23/1/2025).

Menag menekankan bahwa santri harus menjadi bagian dari “the first society” yang memimpin dalam berbagai bidang. Ia meminta seluruh pihak terkait untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan mental santri.

“Kita harus menjadi the first society, kita harus menjadi manusia yang paling depan,” tegasnya.

Baca Juga:
  • 5 Provinsi Waspada Tsunami, BNPB Minta Warga Kosongkan Pantai
  • Jejak Kehidupan
  • Polri Ultimatum Dito Mahendra: Kami Tunggu di Bareskrim!
  • Utang Jatuh Tempo atau Zakat Fitrah, Mana Prioritas?

Nasruddin juga mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) untuk tidak mewarisi mentalitas merendah yang sering diasosiasikan dengan santri. Ia menegaskan bahwa ASN Kemenag harus berani tampil sebagai pembaharu.

“Saya mohon betul, mental Kementerian Agama jangan pakai mental-mental ikut-ikut santri terbiasa (merendah) di belakang,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menag mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi Kemenag yang mendapatkan rapor hijau dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS). Ia menyebutkan bahwa capaian ini menunjukkan Kemenag mampu bekerja secara efektif meskipun memiliki anggaran yang terbatas.

Artikel Terkait:
  • Lestarikan Warisan Leluhur, Warga Gegunung Wetan Gelar Sedekah Laut
  • Kemenag Laporkan Penawaran Ibadah Umrah Ilegal
  • UGM Tegaskan Jokowi Lulusan Fakultas Kehutanan Tahun 1985
  • Bandara NYIA Mengalami Peningkatan Pergerakan Pesawat dan Penumpang

“Ternyata yang mencapai puncak paling hijau dengan pencapaian hampir 100 persen ialah Kementerian Agama,” kata Nasaruddin.

Ia juga mengingatkan bahwa keikhlasan adalah kunci keberhasilan yang membuat Kemenag terus unggul. “Orang yang ikhlas tidak akan merasa lelah dan tidak mengeluh. Mental utama adalah mampu menjadi dirinya sendiri,” tambahnya.

Nasruddin berharap para santri dan ASN Kemenag terus meningkatkan kualitas diri mereka untuk membawa perubahan positif di masyarakat. Transformasi mental ini, menurutnya, menjadi langkah awal untuk membangun kepercayaan diri yang kokoh di tengah tantangan zaman.

Jangan Lewatkan:
  • Diskon Tarif Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini
  • Kebugaran Tubuh Lansia: Rahasia Menjaga Kesehatan Abadi
  • Gempa 6,1 Guncang Maluku Utara, Warga Sempat Panik tapi Tak Berpotensi Tsunami
  • Ini Alasan Nurul Ghufron Ajukan Perpanjangan Jabatan KPK
Kementerian Agama Mental Santri Nasruddin Umar Santri Indonesia Transformasi Pendidikan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleCamat Minta Pramuka Cisayong Jangan Diam, Harus Berkolaborasi
Next Article Prabowo Alokasikan Rp48,8 Triliun untuk Fasilitas IKN

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Gen Z dan Tantangan Tanpa Ponsel

Profil Alfi Salamah

Rakyat Jabar Dijadikan Figuran “Bapak Aing”

Opini Lina Marlina

Tantangan Representasi atau Simbolisme?

Editorial Alfi Salamah

Nikah Anti Ribet: Cara Mudah Daftar di KUA

Lifestyles Assyifa

Childfree dalam Pandangan Islam

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Malaysia Susah Payah Kalahkan Timor Leste di Piala AFF

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi