Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cak Sholeh Wafat, Tinggalkan Jejak Advokasi Warga

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menag: Santri Harus Bangga, Bukan Kelompok “The Second Population”

Menteri Agama menyerukan transformasi mental santri agar lebih percaya diri dan siap bersaing di semua bidang.
AssyifaAssyifa23 Januari 2025 Nasional
Mental santri the first society
Nasruddin Umar (Menag) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tangerang Selatan – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan keprihatinannya atas mentalitas sebagian santri yang merasa sebagai kelompok “the second population” di Indonesia. Ia menegaskan pentingnya rasa percaya diri di kalangan santri agar mampu bersaing dan tampil di berbagai bidang kehidupan.

“Kepribadian santri seperti ini sudah harus diubah, ya. Santri harus bangga pada dirinya sendiri, dan santri itu bukan hanya untuk umat Islam, tapi juga untuk sekolah-sekolah keagamaan lainnya,” ujar Nasaruddin saat berbicara di Ciputat, Kamis (23/1/2025).

Menag menekankan bahwa santri harus menjadi bagian dari “the first society” yang memimpin dalam berbagai bidang. Ia meminta seluruh pihak terkait untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan mental santri.

“Kita harus menjadi the first society, kita harus menjadi manusia yang paling depan,” tegasnya.

Baca Juga:
  • 4 Perusahaan Terindikasi Terlibat Syarat ‘Tidur Bareng Bos’ Demi Perpanjang Kontrak
  • Mirati Dewaningsih Soroti Perlunya Kesetaraan Akses Pendidikan
  • Tari Bedoyo Putri Mojosakti Raih Rekor MURI di Majafest 2023
  • Dewan Pers Desak Polri Usut Teror Kepala Babi ke Jurnalis Tempo

Nasruddin juga mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) untuk tidak mewarisi mentalitas merendah yang sering diasosiasikan dengan santri. Ia menegaskan bahwa ASN Kemenag harus berani tampil sebagai pembaharu.

“Saya mohon betul, mental Kementerian Agama jangan pakai mental-mental ikut-ikut santri terbiasa (merendah) di belakang,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menag mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi Kemenag yang mendapatkan rapor hijau dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS). Ia menyebutkan bahwa capaian ini menunjukkan Kemenag mampu bekerja secara efektif meskipun memiliki anggaran yang terbatas.

Artikel Terkait:
  • Libur Waisak, KAI Jakarta Operasikan 444 Perjalanan KA
  • Sidang Isbat Idul Fitri 2025 Digelar 29 Maret, Pemantauan Hilal di 33 Titik
  • BNPB Sebut 303 Korban Jiwa dalam Banjir dan Longsor Sumatra
  • Debat Cawapres, LFP dan Krisis Iklim Jadi Sorotan

“Ternyata yang mencapai puncak paling hijau dengan pencapaian hampir 100 persen ialah Kementerian Agama,” kata Nasaruddin.

Ia juga mengingatkan bahwa keikhlasan adalah kunci keberhasilan yang membuat Kemenag terus unggul. “Orang yang ikhlas tidak akan merasa lelah dan tidak mengeluh. Mental utama adalah mampu menjadi dirinya sendiri,” tambahnya.

Nasruddin berharap para santri dan ASN Kemenag terus meningkatkan kualitas diri mereka untuk membawa perubahan positif di masyarakat. Transformasi mental ini, menurutnya, menjadi langkah awal untuk membangun kepercayaan diri yang kokoh di tengah tantangan zaman.

Jangan Lewatkan:
  • BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026
  • Hadiri Mukernas IV MUI, Menag Ungkap Perhatian Prabowo terhadap Ulama
  • Pemerintah Kabupaten Penajam Serahkan Pegawai dan Aset ke IKN
  • Rapimnas PJS Matangkan Langkah ke Dewan Pers
Kementerian Agama Mental Santri Nasruddin Umar Santri Indonesia Transformasi Pendidikan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleCamat Minta Pramuka Cisayong Jangan Diam, Harus Berkolaborasi
Next Article Prabowo Alokasikan Rp48,8 Triliun untuk Fasilitas IKN

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

e-KTP: Teknologi Tanpa Arah

Editorial Udex Mundzir

Jokowi Ingin Pegang Partai Anak?

Editorial Udex Mundzir

Generasi Z dan Aksi Nyata Wujudkan SDGs

Daily Tips Ericka

Pilwalkot Samarinda 2024: Formalitas Saja

Editorial Udex Mundzir

Vitamin Syukur

Refleksi Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Manfaat Sehat Biji Selasih untuk Tubuh dan Kulit

PP Khalifa Matangkan Adaptasi SK Kwarnas Terbaru Menjelang Mugus

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi