Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Inflasi Juni Naik 0,19 Persen, Harga Beras dan Cabai Jadi Pemicu

Kenaikan harga pangan kembali dorong laju inflasi nasional di tengah tekanan daya beli masyarakat.
ErickaEricka1 Juli 2025 Ekonomi
Inflasi Juni 2025 Dipicu Kenaikan Harga Pangan
Ilustrasi Harga Cabai di Pasar (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,19 persen pada Juni 2025 secara bulanan (month to month/mtm), naik tajam dibandingkan deflasi 0,37 persen pada Mei 2025. Peningkatan ini didorong oleh naiknya harga kebutuhan pokok seperti beras, cabai rawit, bawang merah, dan tomat.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyampaikan bahwa secara tahunan (year on year/yoy), inflasi Juni 2025 mencapai 1,87 persen, naik dari 1,60 persen pada bulan sebelumnya. “Indeks Harga Konsumen (IHK) naik dari 108,07 pada Mei menjadi 108,27 pada Juni,” ujar Pudji dalam keterangan pers di Jakarta.

Kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi dengan andil 0,19 persen. Kenaikan harga pada kelompok ini dipicu oleh permintaan tinggi menjelang dan pasca Hari Raya Idul Adha, serta libur sekolah dan Tahun Baru Islam yang jatuh pada akhir Juni.

Selain itu, pengaruh harga BBM nonsubsidi juga menjadi faktor tambahan yang memperkuat tekanan inflasi bulan ini.

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, sebelumnya memperkirakan inflasi Juni hanya akan naik tipis sebesar 0,08 persen. Ia menyebut tekanan harga pangan menjadi penyebab utama kenaikan tersebut setelah pada bulan sebelumnya sempat terjadi penurunan.

“Faktor utama penyebab kenaikan moderat ini berasal dari tekanan harga pangan yang kembali meningkat setelah mengalami penurunan pada bulan sebelumnya,” ungkap Josua.

Proyeksi sejumlah ekonom juga mengindikasikan arah inflasi akan tetap positif. Berdasarkan survei Bloomberg terhadap 10 ekonom, median IHK diperkirakan berada pada inflasi 0,12 persen (mtm), dengan estimasi tertinggi dari Citigroup sebesar 0,30 persen dan terendah dari KB Valbury Sekuritas sebesar -0,35 persen.

Sedangkan inflasi tahunan diperkirakan berada di kisaran 1,8 persen, dengan estimasi tertinggi dari ING Group sebesar 2,2 persen dan terendah dari Barclays Bank sebesar 1,01 persen.

Tren kenaikan inflasi ini menunjukkan bahwa stabilisasi harga pangan masih menjadi tantangan utama bagi pemerintah, terlebih di tengah potensi tekanan global dari kenaikan harga energi dan ketidakpastian geopolitik. Pemerintah diharapkan dapat menjaga kestabilan harga pokok untuk menekan dampak terhadap daya beli masyarakat.

BPS Indonesia Cabai Penyebab Inflasi Harga Pangan Inflasi Juni 2025 Kenaikan Beras
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAncaman Selat Hormuz, Indef Usul Antisipasi Lonjakan Harga Minyak
Next Article Kemendukbangga Ajukan Tambahan Anggaran Alkon Rp850 Miliar

Informasi lainnya

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

17 Maret 2026

Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu

16 Maret 2026

Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun

14 Maret 2026

Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik

13 Maret 2026

Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja

12 Maret 2026

Friderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil

12 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

5 Cara Atasi Overthinking

Daily Tips Alfi Salamah

Danantara: Mesin Kapital yang Mengabaikan Darah Palestina

Editorial Udex Mundzir

Negeri Pungli dan Pajak Tinggi

Editorial Udex Mundzir

Ledakan Wisata Labuan Bajo

Travel Alfi Salamah

Wae Rebo, Desa di Atas Awan yang Menyimpan Pesona Budaya dan Alam

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi