Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kejagung dan KPK Sepakat Kolaborasi Tangani Kasus Chromebook

Kejagung dan KPK akan koordinasi dalam penanganan dua perkara korupsi digitalisasi pendidikan era Nadiem Makarim.
ErickaEricka12 Agustus 2025 Hukum
Kasus Chromebook dan Google Cloud era Nadiem
Ilustrasi Kasus Chromebook dan Google Cloud era Nadiem (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan siap bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada masa jabatan Nadiem Anwar Makarim. Kejagung tengah menangani kasus pengadaan laptop Chromebook, sementara KPK menyelidiki pengadaan layanan Google Cloud.

Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan koordinasi akan dilakukan untuk bertukar informasi. “Pada prinsipnya kita siap bekerja sama dalam penanganan perkara,” ujarnya, Selasa (12/8/2025). Ia menambahkan, kerja sama teknis masih menunggu perkembangan lebih lanjut.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan kedua perkara berbeda namun saling berkaitan. Pengadaan Google Cloud diduga memiliki korelasi dengan proyek Chromebook yang kini dalam tahap penyidikan di Kejagung. KPK tidak menutup kemungkinan menetapkan Nadiem sebagai tersangka jika ditemukan bukti yang cukup.

Nadiem telah diperiksa KPK selama hampir 9,5 jam pada 7 Agustus 2025 terkait kasus Google Cloud, yang disebut memiliki kontrak Rp400 miliar per tahun selama tiga tahun. KPK menelusuri dugaan markup harga, potensi kerugian negara, dan kemungkinan kebocoran data.

Sementara itu, Kejagung telah lebih dulu menyidik kasus Chromebook sejak Mei 2025 dengan kerugian negara diperkirakan Rp1,98 triliun. Pengadaan 1,2 juta unit Chromebook senilai Rp9,3 triliun dinilai bermasalah karena spesifikasi diarahkan ke produk ChromeOS dan pengadaan dilakukan terburu-buru. Empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk mantan pejabat Kemendikbudristek dan konsultan teknologi.

Berdasarkan konstruksi perkara Kejagung, Nadiem disebut memberi arahan langsung sejak 2019 untuk menggunakan perangkat berbasis ChromeOS dalam program TIK 2020–2022, termasuk mengadakan pertemuan dengan pihak Google. Kajian awal yang tidak memuat ChromeOS disebut ditolak dan diubah menjadi dasar pengadaan resmi.

Baik Kejagung maupun KPK menegaskan akan melanjutkan penanganan perkara secara paralel, dengan supervisi dan pertukaran data guna mempercepat proses hukum dan menghindari tumpang tindih kewenangan.

Kejagung Korupsi Chromebook Korupsi Google Cloud KPK Nadiem Makarim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKejari Jaksel Digugat karena Belum Eksekusi Silfester Matutina
Next Article Komisi IX DPR Desak BPOM dan Aparat Tindak Vape Zombie

Informasi lainnya

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

3 Februari 2026

Mahmud Marhaba: Penetapan Tersangka Wartawan Babel Langgar UU Pers

30 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

11 Januari 2026

Penyidikan Hampir Rampung, Dua Nama Kunci Kasus Kuota Haji

29 Desember 2025

Pukat UGM Kritik KPK Hentikan Kasus Tambang Rp2,7 T

28 Desember 2025

KPK Ungkap Pemkab Pernah Akali Survei Integritas Nasional

9 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Haji Ilegal, Iman yang Dimanfaatkan

Editorial Udex Mundzir

Ladang Ganja di Bromo: Polisi Tidak Tahu atau Tutup Mata?

Editorial Udex Mundzir

Prabowo Tak Berani Pecat Bahlil: Stabilitas Koalisi Mengalahkan Kepentingan Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 15 Persen pada 2024

Bisnis Alfi Salamah

Hakim Bisa Dibeli? Ini Darurat!

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi