Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat Mandiri pada 15-16 Juli 2025

Fenomena Istiwa A‘zam dimanfaatkan untuk kalibrasi arah kiblat secara akurat tanpa alat teknologi canggih.
Udex MundzirUdex Mundzir13 Juli 2025 Nasional
Cek Arah Kiblat Mandiri Fenomena Istiwa A‘zam Juli 2025
Ilustrasi Cek Arah Kiblat Mandiri Fenomena Istiwa A‘zam Juli 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau umat Islam di seluruh Indonesia untuk melakukan pengecekan arah kiblat secara mandiri pada tanggal 15 dan 16 Juli 2025. Imbauan ini disampaikan karena pada hari tersebut terjadi fenomena astronomi tahunan bernama “Istiwa A‘zam” atau “Rashdul Qiblah”, yaitu ketika posisi matahari tepat berada di atas Ka’bah di Makkah.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menjelaskan bahwa momen ini merupakan saat paling akurat bagi umat Islam untuk memverifikasi arah kiblat dari lokasi masing-masing, karena bayangan benda tegak lurus akan menunjukkan arah sebaliknya dari Ka’bah.

“Ini menjadikannya momen ideal bagi siapa saja untuk memastikan arah kiblat sendiri, tanpa perlu memiliki keahlian atau perangkat teknologi tertentu,” jelas Arsad pada Sabtu (12/7/2025).

Menurutnya, pengecekan arah kiblat bisa dilakukan dengan cara sederhana. Pertama, siapkan benda tegak lurus seperti tongkat atau bandul. Pastikan permukaan tempat berdirinya benda tersebut datar dan rata. Kemudian, lakukan pengamatan pada pukul 16.27 WIB atau 17.27 WITA. Bayangan yang dihasilkan benda tersebut akan membentuk garis yang berlawanan arah dengan kiblat, sehingga arah kiblat bisa ditentukan secara akurat.

Kemenag juga menekankan pentingnya menggunakan waktu pengamatan yang tepat sesuai dengan jam resmi dari instansi seperti BMKG, RRI, atau Telkom, guna menghindari kesalahan dalam penentuan arah akibat perbedaan waktu lokal.

Fenomena Istiwa A‘zam ini hanya terjadi dua kali dalam setahun. Sebelumnya, peristiwa serupa terjadi pada 27 dan 28 Mei 2025. Momen ini, menurut Arsad, bersifat konfirmatif, artinya dapat menguatkan kembali arah kiblat yang telah ditentukan sebelumnya atau menjadi koreksi bagi yang masih meragukan arah kiblatnya.

Kemenag berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengoreksi dan memastikan arah kiblat secara mandiri, demi kesempurnaan dalam pelaksanaan ibadah, khususnya salat.

Arah Kiblat Fenomena Rashdul Qiblah Istiwa Azam 2025 Kemenag Pengecekan Kiblat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleIstana Pastikan BPH Akan Tangani Penyelenggaraan Haji 2026
Next Article Kukar Kembangkan Lima Kawasan Desa Pertanian

Informasi lainnya

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

16 Maret 2026

Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?

15 Maret 2026

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

14 Maret 2026

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

13 Maret 2026

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

13 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Prabowo Lebih Pro pada Koruptor

Editorial Udex Mundzir

Lulusan Gen Z Banyak Dipecat? Kenali Masalah dan Solusinya

Happy Udex Mundzir

Bayang-Bayang Mafia di Sepak Bola Indonesia

Editorial Udex Mundzir

Narasi Dizalimi, Strategi Politik

Editorial Udex Mundzir

Perjalanan Spiritual, Sunnah-Sunnah Wukuf di Arafah

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi