Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menag: Indonesia Dapat Perlakuan Khusus dari Arab Saudi

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan Indonesia mendapat perhatian lebih dalam penyelenggaraan ibadah haji dari Pemerintah Arab Saudi.
AssyifaAssyifa4 Maret 2025 Info Haji
Indonesia dapat perlakuan khusus haji 2025
Menag Nasaruddin Umar: Indonesia Dapat Perlakuan Khusus dalam Penyelenggaraan Haji 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan bahwa Indonesia mendapat perlakuan khusus dari Pemerintah Arab Saudi dalam pelaksanaan ibadah haji. Hal ini disampaikannya dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Selasa (4/3/2025).

Menurut Nasaruddin, kunjungan Menteri Haji dan Menteri Kesehatan Arab Saudi ke Indonesia baru-baru ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk menyampaikan berbagai masukan terkait pelayanan haji.

“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur karena kedatangan Menteri Haji ke Indonesia benar-benar memberikan kesempatan bagi kita untuk menyampaikan masukan yang produktif. Masukan dari Menteri Kesehatan dan dari kami sendiri diterima dengan baik,” ujar Nasaruddin.

Ia menjelaskan bahwa regulasi yang diterapkan Arab Saudi terhadap jemaah haji tidak bersifat universal, melainkan ada dispensasi khusus bagi negara-negara tertentu, termasuk Indonesia.

“Karena kita adalah negara dengan jemaah haji terbesar, Pemerintah Arab Saudi sangat fokus kepada Indonesia. Begitu kita melakukan pembayaran, langsung mereka merasa lega karena negara-negara kecil hanya menyetor sedikit demi sedikit,” tambahnya.

Selain itu, Nasaruddin menyebut bahwa setiap permintaan yang diajukan oleh Indonesia terkait penyelenggaraan haji dipertimbangkan dengan lebih mudah oleh Arab Saudi.

“Begitu kita menyetor dalam jumlah besar, langsung terlihat bagaimana respons mereka. Apa pun yang kita minta, mereka pertimbangkan dengan baik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah memperjuangkan tambahan kuota pendamping haji bagi jemaah berisiko tinggi. Saat ini, kuota yang ditetapkan secara internasional masih terbatas sekitar 2.000 orang, sedangkan jumlah jemaah berisiko tinggi dari Indonesia cukup besar.

“Kami mengupayakan agar jumlah pendamping haji ini bisa ditambah. Kami sudah membahas ini dengan Menteri Haji dan Menteri Kesehatan Arab Saudi, dan mereka memahami pentingnya hal ini bagi jemaah kita,” katanya.

Ia menegaskan bahwa keberadaan pendamping sangat krusial untuk membantu jemaah, terutama dalam hal komunikasi dan pelayanan kesehatan.

“Kan yang tahu bahasa dan kebutuhan jemaah haji kita adalah orang Indonesia sendiri. Jadi, penambahan pendamping ini bukan hanya membantu kita, tetapi juga meringankan tugas Pemerintah Arab Saudi,” tuturnya.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, pemerintah berharap agar jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan mendapatkan fasilitas terbaik di Tanah Suci.

Arab Saudi Haji 2025 Kouta Pendamping Haji Menag Nasaruddin Umar Perlakuan Khusus Haji
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMasjid di Sydney Diancam Penembakan, PM Australia Kutuk Islamofobia
Next Article Manfaat Ramadhan

Informasi lainnya

Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan

13 Maret 2026

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025

Durasi Haji 2026 Disingkat, Tinggal 38 Hari bagi Jemaah Indonesia

20 November 2025

Kemenhaj Pastikan Asrama Haji Siap Sambut Musim 2026

18 November 2025
Paling Sering Dibaca

Menjelajahi Dunia Cookies yang Tak Bisa Ditolak

Food Alfi Salamah

Lansia dan Buta Boleh Tidak Melaksanakan Sholat Jumat?

Islami Ericka

Gratis Ongkir Dibatasi, Saatnya Bisnis Logistik Lebih Sehat

Bisnis Ericka

Jokowi, Mengapa Masih Ikut Campur?

Editorial Udex Mundzir

Pentingnya Persetujuan Warga dalam Infrastruktur Lingkungan

Gagasan Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi