Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Tren Hidup Hemat Gen Z, Gengsi Mulai Ditinggalkan?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 15 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Masjid di Sydney Diancam Penembakan, PM Australia Kutuk Islamofobia

Ancaman terhadap Masjid Al-Bayt Al-Islami di Sydney memicu kecaman luas dan peningkatan keamanan selama Ramadan.
AssyifaAssyifa4 Maret 2025 Global
Peningkatan Keamanan di Masjid Al-Bayt Al-Islami Sydney Pasca Ancaman Penembakan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Sydney – Sebuah masjid di Sydney, Australian Islamic House – Masjid Al-Bayt Al-Islami, menerima ancaman serangan penembakan massal yang mengejutkan komunitas Muslim di Australia. Ancaman tersebut muncul melalui Instagram pada Senin (2/3/2025) dan merujuk pada tragedi penembakan masjid Christchurch di Selandia Baru pada 2019, yang menewaskan 51 jamaah.

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengecam keras ancaman tersebut dan menegaskan bahwa rasisme serta Islamofobia tidak akan ditoleransi di Australia.

“Ini menjijikkan dan tidak ada tempat untuk ini di Australia. Pihak berwenang mendapat dukungan penuh saya dalam penyelidikan ini,” ujar Albanese pada Selasa (4/3/2025).

Presiden masjid, Mazhar Hadid, menyatakan bahwa pihaknya telah melaporkan ancaman tersebut ke kepolisian setempat. Ia juga menegaskan bahwa ibadah salat tarawih Ramadan tetap akan dilaksanakan dengan pengamanan ketat.

Baca Juga:
  • Indonesia Resmi Gabung WHO Kawasan Pasifik Barat
  • 240 Jurnalis Gugur di Gaza, Tertinggi Sepanjang Sejarah Perang
  • Terusan Korintus, Mimpi Kuno yang Tertunda 25 Abad
  • Elon Musk Akan Kurangi Waktu di DOGE, Fokus ke Tesla

“Kami menanggapi ancaman ini dengan serius. Komunitas kami berhak merasa aman, dan kami mendesak pihak berwenang untuk bertindak cepat,” kata Hadid.

Ancaman ini mendapat perhatian luas dari pejabat Australia lainnya. Perdana Menteri New South Wales (NSW), Chris Minns, menyebut insiden ini sangat menyedihkan karena terjadi saat umat Muslim menjalankan ibadah Ramadan.

“Masyarakat harus bebas beribadah tanpa rasa takut. Ancaman rasis dan Islamofobia tidak akan ditoleransi dan akan ditindak tegas,” ujar Minns.

Artikel Terkait:
  • Komisi I DPR Desak Pemerintah Jadi Mediator India-Pakistan
  • China Kecam Israel Atas Serangan Rumah Sakit di Gaza
  • Prabowo Dorong Pencak Silat Jadi Cabang Olahraga Resmi di Mesir
  • Jepang Perketat Keamanan Siber, UU Baru Atur Pemantauan IP Asing

Sementara itu, Menteri Multikulturalisme Steve Kamper menegaskan bahwa rumah ibadah harus menjadi tempat yang aman bagi komunitas.

“Serangan terhadap satu agama adalah serangan terhadap semua agama. Kita harus bersatu melawan kebencian,” kata Wali Kota Liverpool, Ned Mannoun, seraya meminta masyarakat tetap tenang dan waspada.

Polisi Australia kini melakukan investigasi besar-besaran terhadap ancaman tersebut dan memastikan bahwa keamanan komunitas Muslim akan diperketat selama Ramadan.

Jangan Lewatkan:
  • PDIP Ingatkan: Palestina Harus Merdeka di Tanah Sendiri, Bukan Diterima Sementara
  • Trump Desak Israel Hentikan Proses Hukum Netanyahu
  • Situs Warisan Riyadh Saksi Sejarah Nasional Arab Saudi
  • Mobil Hidrogen Mulai Menarik Perhatian di Tengah Dominasi Kendaraan Listrik
Anthony Albanese Islam di Australia Islamopobhia Australia Keamanan Ramadan Masjid Sydney
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJalan Provinsi, Infrastruktur Marangkayu Butuh Tindakan Cepat
Next Article Menag: Indonesia Dapat Perlakuan Khusus dari Arab Saudi

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Politik Kongkow, Rakyat Menunggu

Editorial Udex Mundzir

Menghidupkan Kembali Cahaya Keemasan Islam

Islami Alfi Salamah

Pahlawan yang Dipenjara

Editorial Udex Mundzir

Mantan Presiden Bikin Gaduh

Perspektif Udex Mundzir

Vitamin Syukur

Refleksi Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi