Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

MUI Dukung Program Penguatan Kompetensi Juru Dakwah

Majelis Ulama Indonesia dorong penguatan kapasitas dai untuk dakwah yang relevan dan moderat.
AssyifaAssyifa11 Desember 2024 Nasional
Penguatan kompetensi dai
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa'adi (.mui)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyambut baik usulan program sertifikasi juru dakwah yang sedang dipertimbangkan pemerintah. Namun, MUI menekankan pentingnya mengutamakan penguatan kompetensi dai agar lebih relevan dan efektif dalam menyampaikan dakwah. Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Zainut Tauhid Sa’adi, menyampaikan bahwa program ini lebih baik diarahkan pada pengayaan wawasan daripada sekadar formalitas sertifikasi.

“MUI menyambut baik gagasan untuk diselenggarakan program sertifikasi juru dakwah,” ujar Zainut di Jakarta, Rabu (11/12/2024).

Namun, ia menilai istilah sertifikasi berpotensi mengarah pada formalitas yang membatasi pendakwah tanpa sertifikat. Ia mengusulkan agar fokus program lebih diarahkan pada penguatan kompetensi yang mencakup materi dakwah, metodologi, dan wawasan kebangsaan.

“Saya tidak bisa membayangkan kalau program sertifikasi juru dakwah nanti diberlakukan, maka hanya para juru dakwah yang memiliki sertifikat saja yang boleh berceramah,” tegasnya.

Zainut menjelaskan bahwa program ini bertujuan memperkaya wawasan dai dalam menghadapi tantangan zaman. Materi yang disampaikan meliputi isu-isu aktual keagamaan, moderasi beragama, literasi digital, dan strategi dakwah yang relevan bagi generasi Z.

“Substansi materi penguatan kompetensi lebih pada pengayaan wawasan dan penguatan metodologi dakwahnya,” tambahnya.

Ia juga berharap program ini menjadi sarana untuk menyebarkan nilai-nilai toleransi, inklusivisme, dan moderasi dalam berdakwah. Menurutnya, program ini sebaiknya bersifat sukarela, bukan wajib, dan dapat diikuti oleh individu maupun perwakilan lembaga keagamaan.

“Pesertanya bisa perorangan atau utusan dari ormas Islam, majelis taklim, dan lembaga keagamaan Islam lainnya,” katanya.

Sebelumnya, usulan program ini muncul dari anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq, sebagai tanggapan atas beberapa kontroversi yang melibatkan dai. Tujuan utama usulan ini adalah memastikan kualitas pendakwah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

MUI berharap dengan penguatan kompetensi, kualitas dakwah di Indonesia akan semakin baik tanpa menyingkirkan kontribusi ustaz dan kiai yang telah berperan besar di masyarakat.

Dai Moderasi Beragama MUI Penguatan Kompetensi Sertifikar Juru Dakwah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleXL dan Smartfren Merger, Bagaimana ‘Nasib’ Pelanggan?
Next Article Bendung Katulampa Siaga 3, Banjir Ancam Jakarta di Musim Hujan

Informasi lainnya

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

16 Maret 2026

Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?

15 Maret 2026

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

14 Maret 2026

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

13 Maret 2026

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

13 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Manfaat dan Batas Aman Konsumsi Nanas

Food Silva

Prabowo Tidak Peka Terhadap Derita Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Pajak dan Beban Kehidupan

Editorial Udex Mundzir

Mengukir Adab Haji dan Sunnah Wasiat Sebelum Berangkat

Islami Alfi Salamah

Raja Kecil di Birokrasi, Prabowo Gertak Sambal?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi