Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 22 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pegawai OIKN Dibekali Mitigasi Konflik Satwa Liar di IKN

Upaya pembekalan dilakukan untuk antisipasi interaksi negatif antara manusia dan satwa di kawasan Ibu Kota Nusantara.
ErickaEricka9 Mei 2025 Lingkungan
pembekalan pegawai OIKN mitigasi konflik satwa liar
Pembekalan pegawai OIKN mitigasi konflik satwa liar (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Sepaku – Pegawai Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mendapat pembekalan khusus mengenai mitigasi konflik antara manusia dan satwa liar.

Langkah ini diambil seiring dengan karakteristik Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mengusung konsep “kota hutan” dan menyatu dengan alam di wilayah Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN, Myrna Asnawati Safitri, mengatakan bahwa pembangunan IKN sebagai kota hutan membawa konsekuensi berupa potensi interaksi langsung dengan satwa liar.

Oleh karena itu, pemahaman dan keterampilan dalam menghadapi kondisi tersebut menjadi kebutuhan pokok.

“Ketika suatu wilayah disebut sebagai kota hutan, akan ada konsekuensi yang harus dihadapi, termasuk memulihkan ekosistem hutan tropis dan mengembalikan rumah bagi satwa yang kehilangan habitat,” jelas Myrna di Sepaku, Jumat (9/5/2025).

Menurutnya, kehadiran satwa liar tidak boleh lagi dilihat sebagai ancaman, melainkan sebagai bagian dari sistem ekologi yang harus dijaga bersama.

Dia berharap masyarakat dan pegawai OIKN dapat hidup berdampingan dengan satwa dan menjadikannya bagian dari keseharian yang harmonis.

“Pemahaman tentang bagaimana hidup berdampingan secara harmonis dengan satwa liar jadi kunci penting dalam pembangunan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Pembekalan ini merupakan hasil kerja sama OIKN dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur dan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).

Materi yang disampaikan meliputi cara berinteraksi aman dengan satwa, pemahaman hukum perlindungan satwa, pencegahan konflik, serta teknik pertolongan pertama dalam kondisi darurat di lapangan.

Dengan pendekatan ini, OIKN berupaya tidak hanya membangun infrastruktur modern, tetapi juga membentuk kesadaran ekologis di kalangan pegawai dan masyarakat yang nantinya akan tinggal dan bekerja di kawasan IKN.

BKSDA Kaltim IKN Kota Hutan OIKN Satwa Liar Kalimantan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleLibur Waisak, KAI Jakarta Operasikan 444 Perjalanan KA
Next Article Komisi I DPR Desak Pemerintah Jadi Mediator India-Pakistan

Informasi lainnya

Pesantren Dorong Energi Bersih Berbasis Nilai Islam

18 Maret 2026

BMKG Tanggapi Isu Gelombang Panas Indonesia April

14 Maret 2026

Sampah Jadi Energi, Empat Proyek PSEL Dimulai Juni

13 Maret 2026

Buka Puasa Lintas Iman Dorong Kepedulian Lingkungan

10 Maret 2026

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

15 Februari 2026

Menteri LH: Indonesia Dikepung Tiga Krisis

15 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025

Happy Assyifa

Pabrik Semen Gresik Menjadi Objek Vital Nasional

Bisnis Alfi Salamah

Petualangan Haji: Masjid Quba sebagai Pintu Gerbang Pertama

Islami Alfi Salamah

Titiek Puspa: Legenda Musik yang Menembus Zaman

Biografi Ericka

Hindari 5 Jenis Orang Ini Jika Ingin Sukses dalam Bisnis

Bisnis Assyifa
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

296 Views

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Analisis Bosscha: Hilal Lebaran 2026 Sulit Terlihat

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi