Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pegawai OIKN Dibekali Mitigasi Konflik Satwa Liar di IKN

Upaya pembekalan dilakukan untuk antisipasi interaksi negatif antara manusia dan satwa di kawasan Ibu Kota Nusantara.
ErickaEricka9 Mei 2025 Lingkungan
pembekalan pegawai OIKN mitigasi konflik satwa liar
Pembekalan pegawai OIKN mitigasi konflik satwa liar (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Sepaku – Pegawai Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mendapat pembekalan khusus mengenai mitigasi konflik antara manusia dan satwa liar.

Langkah ini diambil seiring dengan karakteristik Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mengusung konsep “kota hutan” dan menyatu dengan alam di wilayah Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN, Myrna Asnawati Safitri, mengatakan bahwa pembangunan IKN sebagai kota hutan membawa konsekuensi berupa potensi interaksi langsung dengan satwa liar.

Oleh karena itu, pemahaman dan keterampilan dalam menghadapi kondisi tersebut menjadi kebutuhan pokok.

“Ketika suatu wilayah disebut sebagai kota hutan, akan ada konsekuensi yang harus dihadapi, termasuk memulihkan ekosistem hutan tropis dan mengembalikan rumah bagi satwa yang kehilangan habitat,” jelas Myrna di Sepaku, Jumat (9/5/2025).

Menurutnya, kehadiran satwa liar tidak boleh lagi dilihat sebagai ancaman, melainkan sebagai bagian dari sistem ekologi yang harus dijaga bersama.

Dia berharap masyarakat dan pegawai OIKN dapat hidup berdampingan dengan satwa dan menjadikannya bagian dari keseharian yang harmonis.

“Pemahaman tentang bagaimana hidup berdampingan secara harmonis dengan satwa liar jadi kunci penting dalam pembangunan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Pembekalan ini merupakan hasil kerja sama OIKN dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur dan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).

Materi yang disampaikan meliputi cara berinteraksi aman dengan satwa, pemahaman hukum perlindungan satwa, pencegahan konflik, serta teknik pertolongan pertama dalam kondisi darurat di lapangan.

Dengan pendekatan ini, OIKN berupaya tidak hanya membangun infrastruktur modern, tetapi juga membentuk kesadaran ekologis di kalangan pegawai dan masyarakat yang nantinya akan tinggal dan bekerja di kawasan IKN.

BKSDA Kaltim IKN Kota Hutan OIKN Satwa Liar Kalimantan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleLibur Waisak, KAI Jakarta Operasikan 444 Perjalanan KA
Next Article Komisi I DPR Desak Pemerintah Jadi Mediator India-Pakistan

Informasi lainnya

Ile Lewotolok Erupsi Ratusan Kali, Lava Menjalar 100 Meter

17 Januari 2026

BMKG Prediksi Hujan di Jakarta Sepanjang Malam Tahun Baru

31 Desember 2025

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

23 Desember 2025

Sejumlah Perusahaan Dituding Rusak KHG dan Picu Banjir

6 Desember 2025

Rafflesia Hasseltii Bermekaran, Mitos Kelangkaan Buyar

24 November 2025

Erupsi Semeru Semburkan Awan Panas 7 Km dari Puncak

19 November 2025
Paling Sering Dibaca

Risma Nurrohmah, Empati yang Menjadi Strategi

Profil Adit Musthofa

Bendera Fiksi, Ketakutan Nyata

Editorial Udex Mundzir

Diam dalam Islam, Keutamaan yang Sering Terlupakan

Islami Alfi Salamah

Buruh Sejahtera, Pengusaha Tertekan

Editorial Udex Mundzir

Ledakan Wisata Labuan Bajo

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.