Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pemasangan Eskalator di Candi Borobudur Diklaim Sesuai Pengawasan

Kantor Komunikasi Kepresidenan memastikan pembangunan eskalator di Candi Borobudur dilakukan tanpa merusak struktur cagar budaya dan diawasi langsung oleh Kementerian Kebudayaan.
ErickaEricka26 Mei 2025 Nasional
Pemasangan Eskalator Candi Borobudur Diawasi Kemenbud
Pemasangan Eskalator Candi Borobudur Diawasi Kemenbud (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, menyatakan bahwa pemasangan eskalator di Candi Borobudur dilakukan dengan pengawasan penuh dari Kementerian Kebudayaan (Kemenbud). Pernyataan ini diberikan sebagai tanggapan atas ramainya perbincangan publik mengenai video yang memperlihatkan pemasangan pelat besi di tangga candi tersebut.

Pemasangan eskalator ini merupakan bagian dari persiapan kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia dalam waktu dekat. Pemerintah disebut ingin memastikan aksesibilitas yang lebih mudah bagi tamu negara dalam menikmati seluruh bagian kompleks candi.

“Teman-teman itu semua dibangun dengan pengawasan dari Kementerian Kebudayaan,” ujar Hasan Nasbi di Gedung Kwarnas, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (26/5/2025).

Ia menegaskan bahwa proses pembangunan tidak menggunakan metode permanen seperti pengeboran atau paku yang berpotensi merusak struktur batu kuno candi. Menurutnya, eskalator yang dipasang bersifat noninvasif dan mudah dibongkar kembali setelah acara selesai.

“Jadi hanya ditaruh, didudukan, ditaruh saja. Jadi nanti ketika misalnya itu selesai, itu bisa dibongkar dengan mudah,” katanya.

Hasan menjelaskan bahwa pembangunan eskalator ini semata untuk memfasilitasi kenyamanan Presiden Macron selama kunjungannya. Pemerintah ingin menunjukkan keindahan dan kemegahan Candi Borobudur tanpa mengabaikan prinsip konservasi.

“Jadi untuk kunjungan itu lebih kepada kita mempersiapkan fasilitas yang memudahkan kunjungan Presiden Macron agar bisa menikmati keindahan dan kemegahan Borobudur secara keseluruhan,” tambahnya.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan pemasangan pelat besi dan papan kayu di tangga menuju puncak Borobudur menjadi viral di media sosial. Banyak pihak mengkhawatirkan dampaknya terhadap kelestarian situs warisan dunia tersebut.

Sebagai tanggapan atas kekhawatiran itu, Hasan menyebutkan bahwa semua tahapan pekerjaan dilakukan dengan mematuhi ketentuan perlindungan cagar budaya. Ia menekankan bahwa Kemenbud secara aktif terlibat dalam setiap tahap pelaksanaan proyek tersebut.

Pihak pemerintah juga menyampaikan bahwa keberadaan fasilitas seperti eskalator ini bersifat sementara dan hanya digunakan untuk keperluan tertentu, bukan sebagai bagian permanen dari struktur wisata candi.

Dengan penegasan dari pihak PCO dan keterlibatan Kemenbud, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara diplomasi kenegaraan dan konservasi warisan budaya.

Candi Borobudur Eskalator Borobudur Hasan Nasbi Kemenbud PCO
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleIndonesia Resmi Gabung WHO Kawasan Pasifik Barat
Next Article BPKH Tingkatkan Kolaborasi untuk Logistik Haji 2025

Informasi lainnya

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

16 Maret 2026

Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?

15 Maret 2026

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

14 Maret 2026

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

13 Maret 2026

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

13 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Nama-Nama Sumur Zamzam yang Tersembunyi dalam Misteri

Islami Alfi Salamah

Lepaskan Ketegangan, Raih Kedamaian

Daily Tips Udex Mundzir

Mengapa Sandal dan Sepatu Harus Diparkir dengan Rapi?

Daily Tips Assyifa

Menjelajahi Kuil Rubah Fushimi Inari

Travel Alfi Salamah

Apa yang Sebenarnya Disembunyikan dari Dana Desa?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi