Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 7 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

PGRI Dukung UN Kembali, Tapi Bukan Penentu Tunggal Kelulusan

PGRI menyambut positif wacana kembalinya Ujian Nasional dengan beberapa catatan penting.
AssyifaAssyifa2 Januari 2025 Pendidikan
Transformasi Ujian Nasional 2025
Sekjen PB PGRI Dudung Abdul Qadir (.ant)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mendukung wacana pemberlakuan kembali Ujian Nasional (UN) yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. Namun, PGRI meminta agar UN tidak menjadi satu-satunya syarat kelulusan siswa.

Sekjen PB PGRI Dudung Abdul Qadir menekankan pentingnya transformasi pelaksanaan UN yang tidak hanya menilai aspek akademik, tetapi juga aspek nonakademik. Menurut Dudung, UN harus menjadi alat evaluasi yang mencerminkan peningkatan kompetensi siswa secara holistik.

“Akademis dapat dinilai dari berbagai evaluasi, seperti ulangan harian hingga semester. UN seharusnya menjadi bagian dari profil kelulusan siswa, namun tidak dijadikan satu-satunya parameter,” ujar Dudung saat diwawancarai di Jakarta pada Rabu (01/01/2025).

Ia juga menyarankan agar pelaksanaan UN diubah dengan format baru yang mengedepankan pendekatan humanis. “Ujian harus membangun kesadaran moral untuk berprestasi secara positif, tanpa tekanan berlebihan. Ini penting agar siswa tetap merasa bahagia,” tambahnya.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti sebelumnya menyatakan bahwa kajian terkait UN sudah selesai dilakukan. Pelaksanaannya direncanakan akan diumumkan sebelum dimulainya tahun ajaran 2025/2026. UN diharapkan menjadi alat pemetaan mutu pendidikan nasional yang lebih akurat dibandingkan Asesmen Nasional (AN) berbasis sampling.

“Evaluasi ini merupakan amanat Undang-Undang Sisdiknas. Nantinya, hasil UN bisa menjadi data penting untuk seleksi perguruan tinggi,” ujar Abdul Mu’ti pada Taklimat Media Akhir Tahun di Kantor Kemendikdasmen, Selasa (31/12/2024).

Menurutnya, UN memberikan gambaran kemampuan individu siswa secara menyeluruh, yang sulit didapatkan melalui sistem sampling seperti AN. Hal ini diharapkan dapat menjadi rujukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di berbagai daerah.

Selain mendukung, PGRI menyoroti pentingnya reformasi tata kelola UN, mulai dari pembuatan soal hingga sistem evaluasi. Kebijakan ini juga diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk menunjukkan kelebihan mereka, baik dalam bidang akademik maupun pengembangan karakter.

“Pemerintah perlu memastikan bahwa UN dirancang dengan transparansi dan kesesuaian dengan kebutuhan siswa, sehingga menjadi alat ukur yang efektif,” kata Dudung.

Dengan rencana pengembalian UN ini, diharapkan pendidikan di Indonesia dapat lebih terukur dan inklusif, tanpa melupakan aspek kebahagiaan siswa dalam belajar.

Pendidikan PGRI Reformasi UN Ujian Nasional
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMK Hapus Presidential Threshold, Berikan 5 Pedoman Baru
Next Article DPR Optimistis Biaya Haji 2025 Bisa Turun di Bawah Rp90 Juta

Informasi lainnya

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

30 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

28 Januari 2026

Diky Candra Siap Kawal Aspirasi Guru Honorer Madrasah

26 Januari 2026

Guru Madrasah Tasikmalaya Tuntut Keadilan dalam Pengangkatan PPPK

26 Januari 2026

Kwaran Lamuru Gelar KMD Penggalang Cetak Pembina Andal

26 Januari 2026

AI Bantu Guru, Tapi Hambat Murid?

23 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Polemik Privasi di Era Digital

Opini Udex Mundzir

Tarif Ojol Naik: Siapa Diuntungkan?

Editorial Udex Mundzir

Ijazah Jokowi: Bukan Privasi, Tapi Legitimasi

Editorial Udex Mundzir

PLTU Gunakan Integrated Security Solutions untuk Cegah Sabotase

Techno Ericka

Coba Vaksin? Wakil Rakyat Dulu!

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Ericka6 Agustus 2025

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.