Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Phil Knight dan Nike

Lina MarlinaLina Marlina19 November 2024 Profil
Pelajaran bisnis dari pendiri Nike Phil Knight
Phil Knight Pendiri Nike (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Phil Knight pendiri Nike. Ia bukanlah seorang atlet. Ia bukan pelari maraton, bahkan bisa jadi untuk lari 100 meter saja dia sudah kehabisan nafas. Lalu, bagaimana seorang pebisnis non-atlet ini mampu mendirikan brand sepatu yang menjadi pilihan para atlet dunia?

Knight memulai perjalanan Nike tanpa keahlian khusus di bidang olahraga lari. Namun, ia bukan tipe pengusaha yang hanya mengandalkan laporan di meja kantor.

Ia turun langsung ke lapangan, mengamati atlet-atlet berlatih, berbicara dengan mereka, bahkan ikut merasakan proses berlari. Dari interaksi ini, ia memahami masalah yang dialami pelari dengan sepatu saat itu—terasa berat dan kaku, hingga membuat gerakan terbatas. Sepatu lari kala itu seperti “memakai batu bata”, ujar Knight suatu kali.

Berangkat dari pengamatan tersebut, Knight melihat peluang besar. Ia berpikir untuk menciptakan sepatu yang ringan, fleksibel, dan nyaman, dirancang khusus untuk menunjang performa pelari.

Ide sederhana itu menjadi landasan berdirinya Nike dan memposisikan brand tersebut sebagai produk yang benar-benar memahami kebutuhan para pelari. Kesuksesan Nike pun dimulai dari sini.

Phil Knight menyadari, untuk membuat produk yang disukai pelanggan, ia harus benar-benar mengenali dan mengatasi masalah yang mereka hadapi. Kisah Nike ini juga menjadi pelajaran bagi para pebisnis.

Ada tiga pelajaran penting yang bisa diambil dari kisah Knight dan Nike.

Pertama, kenali pelanggan seperti teman sendiri. Mengetahui kebutuhan, harapan, dan bahkan keluhan pelanggan adalah langkah awal. Tanpa wawasan ini, sulit bagi perusahaan mana pun untuk menciptakan produk yang sesuai.

Kedua, jangan hanya menjual produk, tetapi jual solusi. Temukan masalah pelanggan dan jadikan produk sebagai jawaban atas masalah tersebut. Dengan menawarkan solusi, bisnis memiliki nilai lebih di mata konsumen.

Ketiga, bangun brand dengan positioning yang jelas. Nike tidak hanya menjual sepatu; mereka menjual semangat olahraga. Mereka menonjolkan nilai unik ini dengan konsisten. Setiap brand perlu memiliki karakter yang bisa dibedakan dari pesaing.

Phil Knight telah membuktikan bahwa kesuksesan tidak harus datang dari keahlian langsung di bidang yang dijalankan. Dengan pemahaman mendalam terhadap pelanggan dan keberanian menciptakan solusi, bisnis dapat berkembang pesat. Begitu pula, bagi pebisnis pemula, tiga pelajaran ini bisa menjadi kunci untuk membawa bisnis ke level berikutnya.

Entrepreneur Nike sepatu lari Pelajaran bisnis Phil Knight
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePemkab Kutim Maksimalkan Layanan Pengaduan Masyarakat Melalui Kanal SP4N Lapor
Next Article Pentingnya Persetujuan Warga dalam Infrastruktur Lingkungan

Informasi lainnya

Ma Eroh, Perempuan Bertangan Batu

31 Januari 2026

Malahayati, Laksamana Laut Perempuan

30 Januari 2026

Göbekli Tepe: Terungkapnya Misteri Peradaban Tertua

29 Januari 2026

Mas Isman, Komandan Rakyat Muda

29 Januari 2026

S.K. Trimurti: Suara Perempuan Merdeka

28 Januari 2026

Tan Malaka: Pejuang Tanpa Mahkota

27 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Toyota Akui Data Kendaraan 2,15 Juta Pelanggan Bocor

Techno Dexpert Corp

Yang Janji Prabowo, Rakyat yang Pusing

Opini Udex Mundzir

Ulang Tahun Google ke-25 Tahun: Perjalanan Singkat dan Inovasi Saat Ini

Gagasan Ericka

Langkah Skuad Muda yang Tertatih

Opini Assyifa

Surat Fatir, Munculnya Uban sebagai Pemberi Peringatan

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.