Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pj Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Kapal Penangkap Ikan Senilai Rp13,5 Miliar

Alwi AhmadAlwi Ahmad23 September 2023 Daerah
Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar, melanjutkan safari kunjungannya ke Kabupaten Bulukumba, Jumat (22/9/2023) (foto: Yga/ www.cketz.com)
Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar, melanjutkan safari kunjungannya ke Kabupaten Bulukumba, Jumat (22/9/2023) (foto: Yga/ www.cketz.com)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bulukumba – Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar, melanjutkan safari kunjungannya ke Kabupaten Bulukumba, Jumat (22/9/2023). Dalam kunjungan ini, Bahtiar didampingi oleh Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf.

 

Kunjungan tersebut menarik perhatian puluhan nelayan setempat, yang secara antusias berbincang dengan Bahtiar. Mereka mengungkapkan aspirasi mereka untuk meningkatkan sektor perikanan dan ekonomi masyarakat pesisir.

 

Dalam rangka mendukung sektor perikanan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, M Ilyas, membagikan sembilan kapal kepada para nelayan. Kapal-kapal penangkap ikan ini memiliki berat kotor 5 Gross Tone (gt) dan 10 gt.

 

“Tahun ini semua kapal bantuan dibangun di Bulukumba. Untuk Takalar 2 unit serta masing-masing 1 unit di Pangkep, Maros, Luwu Utara, Luwu, Selayar, Jeneponto dan Bulukumba,” katanya.

 

Bahtiar juga mencatat bahwa tahun ini semua kapal bantuan dibangun di Bulukumba, dengan beberapa unit juga diberikan kepada daerah lain di Sulsel. Namun, meskipun Sulsel memiliki garis pantai yang luas dan lebih dari 208 ribu nelayan, kontribusi sektor kelautan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih rendah, hanya sekitar Rp3 miliar per tahun.

 

“Kalau kita lihat jumlah nelayan 208 ribu orang ya. Sulsel ini panjang pantainya panjang sekali,” katanya. Tapi kontribusi bagi PAD baru Rp3 miliar per tahun. Ini persoalan,” sambungnya.

 

Pj Gubernur Bahtiar memandang bahwa peningkatan PAD dari sektor ini harus menjadi fokus. Ia berharap bahwa dengan upaya yang tepat, PAD bisa meningkat secara signifikan, bahkan hingga mencapai Rp3 triliun dalam beberapa tahun ke depan.

 

“Sumber daya kita terbatas tapi ini harus kita susun ulang management tata kelola laut kita,” kata Bahtiar.

“Kalau PAD tahun ini Rp3 miliar, bisa tidak tahun depan naik Rp30 miliar, kemudian tahun depannya lagi naik Rp300 miliar sampai Rp3 triliun,” lanjutnya.

 

Bahtiar juga berencana untuk berdiskusi dengan Bupati Bulukumba, yang dikenal sebagai “profesor ikan,” untuk membahas langkah-langkah konkret dalam meningkatkan sektor perikanan dan ekonomi di daerah ini.

“Saya akan berdiskusi dengan pak Bupati Bulukumba. Pak Bupati ini profesornya ikan,” katanya.

 

Selain itu, kunjungan ini juga melibatkan beberapa pejabat daerah, seperti Asisten 1 Bidang Pemerintahan Muh Rasyid, Kepala Dinas Sosial Andi Irawan Bintang, serta sejumlah kepala dinas dan pejabat terkait lainnya. Diskusi panjang terkait tata kelola laut dan peningkatan ekonomi pesisir menjadi prioritas dalam kunjungan ini.

 

Sementara itu, salah satu tenaga ahli perkapalan setempat menginformasikan bahwa kapa-kapal tersebut sudah menggunakan bahan finishing yang khusus seperti dempul kapal Epofill dan cat antifouling yang didatangkan dari pulau Jawa.

Bulukumba C'ketz Dempul khusus kapal kayu Kapal Nelayan Indonesia Nelayan Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSulap Aula Pendopo Wabup Menjadi Penginapan Eksklusif Kukarland Festival 2023
Next Article Kukarland Festival 2023 Sediakan Area Prioritas untuk Penyandang Disabilitas

Informasi lainnya

KA Serayu Kini Berhenti di Stasiun Rajapolah

15 Maret 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

18 Februari 2026

Retribusi Pantai Sindangkerta Disorot

15 Februari 2026

25 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Terus Cari Korban Longsor Cisarua

26 Januari 2026

Longsor Pasirlangu, 111 Warga Belum Ditemukan

24 Januari 2026

Longsor Cisarua Tewaskan Delapan Orang, 82 Masih Dicari

24 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Sultan Aji Muhammad Sulaiman: Pemimpin Bijak Kutai Kartanegara

Biografi Assyifa

Rp8.100 per Dolar: Berkah atau Bencana?

Opini Udex Mundzir

5 Kota Dingin di Jawa Timur yang Cocok untuk Liburan

Travel Alfi Salamah

Perjalanan Pulang ke Samarinda: Di Bawah Langit Bontang yang Segar

Travel Sitiaisyah

Investasi Milenial Kini dan Masa Depan

Opini Alfi Salamah
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi