Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Potensi Investasi Kaltim Menarik Perhatian Investor Lokal dan Internasional

Alfi SalamahAlfi Salamah2 November 2023 DPRD Kaltim
DPRD Kaltim
Nidya Listiyono, Ketua Komisi II DPRD Kaltim
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Nidya Listiyono mengungkapkan berbagai potensi investasi yang menarik perhatian investor baik dari dalam negeri maupun luar negeri, terdapat di wilayah Benua Etam.

“Kaltim sangat potensial sekali. Disini ada banyak sektor usaha yang bisa dikembangkan, seperti pertambangan, industri, pariwisata, pertanian, perkebunan, dan lain-lain,” ungkap Nidya Listiyono di Samarinda beberapa waktu lalu.

Nidya mengapresiasi kegiatan Mahakam Investment Forum (MIF) yang digelar Pemprov Kaltim melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ajang MIF tersebut dapat mempromosikan potensi daerah ke investor lokal dan internasional.

Namun, Nidya mengharapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dapat pula mengundang para investor lokal dan asing dalam ajang MIF ataupun langsung ke Kaltim.

“Di MIF, Pemprov Kaltim mempromosikan potensi dari 10 kabupaten dan kota. Mereka juga menunjukkan keuntungan-keuntungan yang bisa didapatkan oleh investor jika berinvestasi. Misalnya, kemudahan perizinan, insentif fiskal, dukungan infrastruktur, dan lain-lain,” ujarnya.

Hanya saja, Nidya Listiyono belum dapat memastikan tentang keberadaan investor yang tertarik untuk berinvestasi di Kaltim lewat MIF. Dia optimistis MIF akan memberikan dampak positif bagi peningkatan investasi.

Berdasarkan data DPMPTSP Kaltim, pada triwulan II 2023, tercatat tiga besar negara yang menanamkan investasinya di Kaltim. China menempati peringkat pertama, disusul Singapura dan Malaysia.
Ketiganya mendominasi realisasi investasi berdasarkan asal negara dalam peringkat tiga besar. Total Penanaman Modal Asing (PMA) di Kaltim triwulan II 2023 sebesar Rp 4,54 triliun.

“Tertinggi pertama, Tiongkok sebesar 93 juta dolar AS atau Rp1,37 triliun. Nilai itu setara 30,25 persen dari total realisasi investasi asal negara,” ujar Kepala DPMPTSP Provinsi Kaltim Puguh Harjanto.

Singapura, lanjut Puguh, berinvestasi senilai 72,71 juta dolar AS atau Rp1,07 triliun. Nilai investasi Singapura mencapai 23,65 persen dari total realisasi investasi asal negara. Terakhir Malaysia berinvestasi mencapai 32,10 juta dolar AS (Rp475,08 miliar) atau 10,44 persen dari total realisasi investasi asal negara.

“Walaupun PMA kita peringkat ke-10, tapi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai peringkat 5 realisasi investasi di level nasional pada triwulan II,” kata Puguh.

Puguh optimistis target investasi yang ditentukan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dapat tercapai pada 2023, karena ditopang sejumlah sektor usaha unggulan.

“Tiga sektor usaha yang masih mendominasi investasi kami adalah pertambangan, industri logam dasar, tanaman pangan dan perkebunan,” imbuhnya.

Puguh menjelaskan investasi pertambangan mencapai 116,60 juta dolar AS atau Rp1,72 triliun. Persentasenya mencapai sekira 37,93 persen dari realisasi investasi PMA pada triwulan II.

Berikutnya industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya punya nilai investasi sebesar 58,18 juta dolar AS (Rp861,17 miliar). Angka itu mencapai sekira 18,93 persen dari realisasi investasi PMA.

Terakhir tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan dengan nilai investasi sebesar 36,75 juta dolar AS (Rp544,04 miliar). Nilai itu mencakup 11,96 persen dari realisasi investasi PMA Kaltim.

DPMPTSP DPRD Prov Kaltim Nidya Listiyono
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPRD Kaltim Kunjungi Lokasi Pembangunan Pemprov
Next Article Mahasiswa UNUSIA Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim

Informasi lainnya

DPRD Kaltim Bahas Sawit, Soroti Izin dan Lingkungan

16 Mei 2025

Sekwan Kaltim Tinjau Ulang Anggaran dan Renja 2026 DPRD

16 Mei 2025

DPRD Kaltim Minta Pemanfaatan Lahan Eks Puskib Libatkan Pemkot

16 Mei 2025

Andi Satya Usul Tes Urine Jadi Skrining Kanker Serviks Nasional

15 Mei 2025

Banjir Lumpuhkan Samarinda, DPRD Kaltim Desak Penanganan Serius

15 Mei 2025

117 Honorer Resmi Jadi PPPK Sekretariat DPRD Kaltim

14 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Langkah Utang Pemerintah di Akhir 2024

Editorial Udex Mundzir

Ai Sri Mulyani, Ketelitian yang Berbuah Terang

Profil Adit Musthofa

Asal-Usul Tradisi Memberi Takjil di Bulan Ramadan

Islami Ericka

Menembus Gelap

Travel Udex Mundzir

Mindset Penghambat Investasi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.