Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Prabowo Usulkan Napi Dilatih Jadi Petani dan Tentara Cadangan

Program inovatif ini bertujuan untuk mengurangi kelebihan kapasitas lapas dan mendukung swasembada pangan.
SilvaSilva15 Desember 2024 Nasional
Prabowo Usulkan Napi Dilatih Jadi Petani dan Tentara Cadangan
Prabowo Usulkan Napi Dilatih Jadi Petani dan Tentara Cadangan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengusulkan rencana pelatihan bagi narapidana (napi) produktif untuk menjadi petani dan anggota komponen cadangan (Komcad). Langkah ini diungkapkan oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat lalu.

“Presiden menyarankan supaya napi usia produktif diikutkan dalam kegiatan swasembada pangan dan dilatih di luar rehabilitasi,” ujar Supratman, Minggu (15/12/2024).

Selain itu, Prabowo juga menyarankan napi yang akan bebas dapat bergabung dengan Komcad untuk memperkuat pertahanan nasional.

Langkah ini menjadi bagian dari rencana amnesti atau pengampunan terhadap puluhan ribu napi. Program ini dilakukan dengan mempertimbangkan kelebihan kapasitas lembaga pemasyarakatan (lapas) serta alasan kemanusiaan.

Sebelumnya, dalam rapat terbatas di Istana Negara, Prabowo menyetujui pemberian amnesti untuk beberapa kategori napi. Menteri Hukum menjelaskan bahwa napi yang berpeluang mendapatkan pengampunan meliputi mereka yang terjerat kasus Undang-Undang ITE, napi dengan gangguan jiwa, penderita HIV, dan aktivis Papua non-kombatan.

“Amnesti ini bertujuan tidak hanya untuk mengurangi tekanan kapasitas lapas, tetapi juga memberikan kesempatan kedua bagi mereka yang memenuhi kriteria,” tambah Supratman.

Langkah ini, menurut Presiden, juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan nasional melalui swasembada. Dalam hal ini, napi akan dilibatkan secara langsung dalam sektor pertanian, di bawah pelatihan dan pengawasan yang ketat.

Rencana ini mendapat tanggapan positif dari berbagai pihak, namun juga menimbulkan tantangan. Ketua Lembaga Kajian Pertahanan Nasional, Yusril Ihza Mahendra, menyebut bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada struktur pelatihan dan pengelolaan yang jelas.

“Sebuah ide yang baik, tetapi perlu sistem yang matang agar integrasi napi ke dalam masyarakat, khususnya sebagai petani atau Komcad, dapat berjalan efektif,” ujar Yusril.

Rencana ini sekaligus menjadi langkah Presiden Prabowo untuk merealisasikan komitmennya dalam mengoptimalkan sumber daya manusia dan meningkatkan produktivitas nasional.

Amnesti Napi Komponen Cadangan Prabowo Subianto Program Rehabilitasi Swasembada Pangan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePemerintah Rancang Revisi Besar Catatan Sejarah Indonesia
Next Article Inilah Harga Baru Pembuatan Paspor Mulai 17 Desember

Informasi lainnya

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026

Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat

5 Januari 2026

Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT Selama Dua Hari

31 Desember 2025

Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Saat CFN Malam Tahun Baru

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Pabrik Semen Gresik Menjadi Objek Vital Nasional

Bisnis Alfi Salamah

Bersih-Bersih Kabinet Prabowo Dimulai

Editorial Udex Mundzir

Angin Segar bagi Narapidana

Editorial Udex Mundzir

Membangun Keterampilan Sosial untuk Mengurangi Insecure

Opini Alfi Salamah

Rindu Rasul

Islami Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.