Bone – Pramuka SMAN 23 Bone kembali menggelar Musyawarah Ambalan sebagai forum tertinggi dalam pengambilan keputusan Pramuka Penegak. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dewan Ambalan Saguni Dewa dan Ambalan Panca Darma Gerakan Pramuka Gugus Depan 06.053 dan 06.054 yang berpangkalan di UPT SMAN 23 Bone, pada Sabtu hingga Ahad 17–18 Januari 2026.
Musyawarah Ambalan merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program kerja kepengurusan sebelumnya sekaligus menyusun arah kebijakan organisasi untuk masa bakti berikutnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Gugus Depan 06.053 Kak Satria Jaya, S.Pd.I.,Gr dan Ketua Gugus Depan 06.054 Kak Rosnawati, S.Pd.I, serta diikuti oleh para Purna Ambalan, Dewan Kehormatan Penegak, pengurus Dewan Ambalan, Pramuka Penegak, dan seluruh anggota Ambalan Saguni Dewa dan Ambalan Panca Darma.
Ketua Dewan Ambalan Saguni Dewa, Arman Wahid, menjelaskan bahwa terdapat tiga agenda utama dalam Musyawarah Ambalan tahun ini. Agenda pertama adalah penyampaian, pembahasan, serta pengesahan laporan pertanggungjawaban pengurus Dewan Ambalan Saguni Dewa dan Ambalan Panca Darma masa bakti 2025, termasuk pandangan umum dari peserta musyawarah.
Tahapan ini menjadi bentuk transparansi sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja yang telah dijalankan selama satu tahun terakhir.
“Agenda kedua adalah penyusunan, pembahasan, serta pengesahan rancangan program prioritas untuk masa bakti selanjutnya agar kegiatan Pramuka Penegak semakin terarah dan bermanfaat,” ungkap Arman Wahid.
Ia menambahkan, agenda ketiga adalah pemilihan dan pengesahan Ketua Dewan Ambalan serta pembentukan tim formatur yang akan menyusun struktur kepengurusan Dewan Ambalan Saguni Dewa dan Ambalan Panca Darma masa bakti 2026.
Sementara itu, Ketua Dewan Ambalan Panca Darma, Melani Azzahra, menegaskan bahwa Musyawarah Ambalan merupakan forum tertinggi Pramuka Penegak di tingkat satuan ambalan. Forum ini diikuti oleh Pramuka Penegak berusia 16 hingga 20 tahun yang telah dilantik sebagai Penegak Bantara maupun Penegak Laksana.
“Musyawarah Ambalan menjadi momentum penting bagi pengurus masa bakti 2025 untuk mempertanggungjawabkan seluruh program kerja, sekaligus wadah menyerap aspirasi Pramuka Penegak demi kemajuan ambalan,” tutur Melani Azzahra.
Selain agenda persidangan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan upacara pemberian Tanda Penghargaan Bintang Tahunan 1 dan Bintang Tahunan 2 kepada Pramuka Penegak yang telah aktif mengikuti kegiatan selama satu tahun atau lebih.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kesetiaan, kedisiplinan, kerajinan, dan ketertiban peserta didik dalam mengikuti kegiatan kepramukaan. Kegiatan turut dilengkapi dengan upacara pelepasan Purna Ambalan sebagai simbol estafet kepemimpinan dan pengabdian.
Melalui Musyawarah Ambalan ini, Pramuka SMAN 23 Bone yang berada di bawah naungan Gerakan Pramuka diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan muda yang demokratis, bertanggung jawab, dan berkarakter, sejalan dengan nilai-nilai dasar kepramukaan yang terus ditanamkan kepada generasi muda.
