Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Santri SMA QSBS Al-Kautsar 561 Ciptakan Solusi Limbah, Tembus Final KREASI

Alfi SalamahAlfi Salamah22 Oktober 2024 Pendidikan
SMA QSBS Al-Kautsar
Shabrina Marsya Amira dan Neifa Dzakiyah Sakhi (.qsbs)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – “Tekad kuat lebih ampuh dari keterbatasan.” Ungkapan ini seolah menjadi bukti perjuangan dua santri SMA Quranic Science Boarding School yang berhasil menembus babak final KREASI, kompetisi riset dan inovasi siswa Indonesia.

Inilah kado untuk hari santri tahun ini. Shabrina Marsya Amira dan Neifa Dzakiyah Sakhi menjadi finalis di bidang Matematika, Sains, Teknologi, dan Lingkungan.

Mereka akan mempresentasikan penelitian berjudul “Biodegradasi Fosfat pada Air Buangan Limbah Laundry dengan Fermentasi Eco Enzyme serta Pemanfaatan Hasil Fermentasi sebagai Media Tanam Hidroponik (Ipomea Quatica)” pada 6-8 November 2024 di Jakarta.

Shabrina Marsya Amira dan Neifa Dzakiyah Sakhi, bersama pembimbingnya, Aida Nursidah (.qsbs)

Dalam penelitian ini, mereka mengeksplorasi potensi fermentasi eco enzyme untuk mengurai fosfat dari limbah laundry. Proses fermentasi ini kemudian dimanfaatkan sebagai media tanam hidroponik, menciptakan solusi ramah lingkungan dan inovatif.

“Kami ingin memberikan kontribusi nyata untuk mengurangi dampak limbah kimia di lingkungan sekitar,” kata Shabrina saat dihubungi Onews.id, Selasa (22/10/2024).

Guru pembimbing riset mereka, Aida Nursidah, mengonfirmasi bahwa penelitian ini merupakan percobaan kedua. “Iya, betul. Mereka ini percobaan kedua. Pas SMP, limbahnya belum berhasil mengurai fosfat, yang ini berhasil,” jelasnya.

Mereka berharap penelitian ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk peduli terhadap lingkungan. Langkah kecil seperti ini diharapkan bisa memberikan dampak besar di masa depan.

“Kita harus mulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat,” tambah Neifa dengan semangat.Kompetisi ini akan menjadi langkah penting bagi keduanya dalam mengembangkan karir di bidang riset ilmiah.

Fermentasi Eco Enzyme Shabrina SMA Quranic Science Boarding School
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTantangannya Kebocoran Data Pribadi
Next Article Pasangan Rudy Mas’ud-Seno Aji Unggul di Survei Pilgub Kaltim 2024

Informasi lainnya

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

30 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

28 Januari 2026

Diky Candra Siap Kawal Aspirasi Guru Honorer Madrasah

26 Januari 2026

Guru Madrasah Tasikmalaya Tuntut Keadilan dalam Pengangkatan PPPK

26 Januari 2026

Kwaran Lamuru Gelar KMD Penggalang Cetak Pembina Andal

26 Januari 2026

AI Bantu Guru, Tapi Hambat Murid?

23 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Danantara: Mesin Kapital yang Mengabaikan Darah Palestina

Editorial Udex Mundzir

Kreasi Lezat dari Tape Bandung yang Bikin Nagih

Food Ericka

Suara Moral yang Tersisa

Editorial Udex Mundzir

Ijazah Asli (KataPolisi), Proses Masih Abu-Abu

Editorial Udex Mundzir

Haji Idi dan Situasi Simalakama di Pilkada Sampang

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.