Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 26 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Subandi Desak Pemda Kaltim Tindak Tegas Serangan Buaya di Kutim

Pemerintah daerah perlu bekerja sama dengan ahli satwa dan aparat berpengalaman dalam menangani binatang buas
SilvaSilva12 November 2024 DPRD Kaltim
Subandi
Subandi, Anggota DPRD Provinsi Kaltim (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Serangan reptil buas di wilayah sungai dan pantai Kutai Timur (Kutim) serta Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus meningkat, membuat masyarakat setempat resah dan merasa terancam.

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Subandi mendesak pemerintah dan aparat terkait untuk mengambil langkah tegas. Ia menyoroti betapa mendesaknya penanganan masalah ini karena serangan buaya yang meningkat, terutama di pemukiman warga.

“Keluhan dari masyarakat terkait serangan buaya seharusnya jadi perhatian pemerintah daerah. Tapi nyatanya hingga saat ini, masalah tersebut masih terus berulang tanpa solusi konkret. Banyak korban, terutama anak-anak, yang dimangsa buaya,” ungkapnya.

Berdasarkan laporan, serangan buaya di wilayah tersebut sering terjadi di sekitar sungai dan pesisir. Subandi menyatakan perlunya sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dalam merumuskan pola pencegahan yang efektif untuk mencegah serangan buaya yang makin mengkhawatirkan.

Baca Juga:
  • Harapan Baru Fraksi PKS, Ali Hamid Sambut Encik Wardana
  • Pemangkasan Anggaran, DPRD Kaltim Desak Evaluasi Kinerja OPD
  • Krisis TPU, Andi Satya Akan Perjuangkan Penyediaan Lahan Tambahan
  • Tingkatkan Kapasitas, Fitri Maisyaroh Bangun SDM Berdaya Saing

“Pemerintah setempat harus bersinergi dengan instansi terkait untuk merumuskan strategi yang tepat agar kejadian serupa tidak terulang,” jelasnya.

Tak hanya sekadar meminta sinergi, Subandi juga menyarankan agar pihak-pihak terkait segera mengambil langkah antisipatif demi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Ia menilai pemerintah seharusnya hadir dalam meredakan kepanikan warga, yang kini ketakutan beraktivitas di sekitar sungai karena ancaman serangan buaya yang dapat muncul kapan saja.

“Pemerintah harus hadir untuk meredakan kepanikan di tengah masyarakat. Jangan sampai ada orang yang takut keluar rumah karena ancaman buaya di depan rumah mereka,” tegas Subandi.

Subandi juga mengimbau agar patroli pengamanan dilakukan secara rutin di sepanjang sungai dan area-area rawan serangan buaya. Patroli tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat, mengingat buaya sering kali mendekati area permukiman.

Artikel Terkait:
  • HUT ke-78 TNI, M. Udin: TNI Garda Terdepan Kedaulatan dan Keamanan
  • DPRD Kaltim Dukung Pemkot Samarinda Luncurkan Fuel Card untuk Atasi Antrean BBM
  • Seno Aji: Peran Perempuan di Kaltim Bisa lebih Optimal dan Seimbang
  • Puji Setyowati Mewakili Ketua DPRD Kaltim Hadiri STQH XXVII

Selain itu, ia menekankan pentingnya upaya evakuasi buaya-buaya ke wilayah yang lebih aman dan jauh dari pemukiman. Menurut Subandi, pemerintah daerah perlu bekerja sama dengan ahli satwa dan aparat berpengalaman dalam menangani binatang buas untuk mengevakuasi buaya secara tepat dan aman.

“Buaya perlu dievakuasi ke kawasan yang lebih aman dan jauh dari permukiman. Aparat yang memiliki pengalaman dalam penanganan binatang buas harus dilibatkan untuk mencari solusi terbaik,” katanya.

Subandi berharap langkah konkret segera dilakukan oleh pemerintah daerah, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas tanpa rasa takut. DPRD Kaltim, tambahnya, berencana mengundang seluruh pihak terkait dalam rapat untuk merumuskan langkah pencegahan komprehensif guna menjaga keamanan dan ketenteraman warga Kaltim dari ancaman buaya di masa mendatang.

Jangan Lewatkan:
  • DPRD Penajam: Perlu Selaraskan Pembangunan Kota Nusantara
  • Polda Kaltim Didesak Tetapkan Tersangka Tambang Unmul
  • Ismail: Pesantren, Pilar Pendidikan dan Moral Bangsa
  • Jahidin Minta Masyarakat Mengamalkan Bhineka Tunggal Ika, Keberagaman yang Menjadi Satu
BKSDA Buaya di Kutim DPRD Kaltim Subandi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKepala Kantah Tasikmalaya Belum Beri Konfirmasi Terkait PTSL Mangkrak
Next Article Sukses Gelar Pentas Seni dan Budaya, Kutai Timur Perkuat Ekonomi Lokal

Informasi lainnya

Festival Kampong Tuha, Firnadi Ikhsan Tegaskan Pentingnya Menjaga Nilai gotong Royong

12 Juli 2025

Defisit Daging Kaltim, Desa Korporasi Jadi Solusi Utama

24 Mei 2025

WTP ke-12 Kaltim, DPRD Ingatkan Tindak Lanjut BPK

23 Mei 2025

PKS Soroti Pentingnya Harmoni Koperasi dan BUMDes

23 Mei 2025

Kebangkitan Nasional Harus Dibarengi Penguatan Karakter dan Teknologi

20 Mei 2025

Ketua BK DPRD Kaltim Ajak Masyarakat Bangkit Bersama dari Rumah

20 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Hikmah Peristiwa

Islami Syamril Al-Bugisyi

Kenali Calon Istrimu dengan 3 Cara Ini: Panduan Islami untuk Memilih Pasangan

Opini Udex Mundzir

Taksi Terbang IKN: Mimpi yang Terbang Terlalu Tinggi

Editorial Udex Mundzir

Ciri-Ciri Buzzer dan Pengaruhnya dalam Dunia Bisnis

Bisnis Ericka

Sepertinya Prabowo Tak Akan Berani Pecat Bahlil

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi