Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Survei: 74 Persen Publik Tak Percaya Wakil Rakyat

SilvaSilva7 Desember 2024 Politik
Pendiri Demokrasi Digital, Stela Nau
Pendiri Demokrasi Digital, Stela Nau (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta — Kegelisahan terhadap kualitas wakil rakyat menggema di era digital. Sebuah survei global pada 2024 mengungkapkan 74 persen masyarakat, termasuk Indonesia, merasa tidak percaya pada wakil yang mereka pilih. Data ini menjadi sorotan dalam peluncuran platform Demokrasi Digital yang digelar di Jakarta Selatan, Sabtu (7/12/2024).

Pendiri Demokrasi Digital, Stela Nau, menyatakan bahwa dunia digital telah memengaruhi cara masyarakat berpartisipasi dalam kehidupan politik. “Ruang online dan offline kini menjadi satu realitas. Teknologi telah mengubah pilihan hidup, termasuk di bidang sosial, budaya, dan politik,” ujarnya.

Survei juga menunjukkan bahwa lebih dari separuh warga di 24 negara merasa partai politik tidak mampu merepresentasikan kepentingan mereka. Stela menilai ekosistem demokrasi yang hibrid menuntut masyarakat untuk beradaptasi dengan cepat.

“Demokrasi Digital lahir dari keinginan memahami bagaimana teknologi memengaruhi kualitas partisipasi publik di dunia yang semakin terintegrasi secara digital,” jelasnya.

Advisor Demokrasi Digital, Meidy Fitranto, menambahkan bahwa perkembangan teknologi, mulai dari era internet hingga algoritma berbasis AI, telah membawa perubahan besar pada praktik demokrasi.

“Lompatan teknologi ini membutuhkan pembahasan mendalam dan praktis agar masyarakat bisa mengamplifikasi kedaulatan rakyat. Pada saat yang sama, perlu ada perlindungan dari ancaman misinformasi dan manipulasi informasi,” kata Meidy.

Ia berharap diskusi seperti ini dapat membantu menemukan bentuk demokrasi yang lebih menjawab kebutuhan masyarakat. “Tujuannya, demokrasi dapat semakin mendekatkan kita pada esensi kemerdekaan,” pungkasnya.

demokrasi digital kualitas demokrasi Meidy Fitranto Stela Nau wakil rakyat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRIDO Mau Gugat, Pramono: Tak Ada Kecurangan
Next Article PKB Desak Prabowo Tolak Pengunduran Diri Miftah

Informasi lainnya

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025

Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

8 Desember 2025

MPR Soroti Bencana Sumatera sebagai Sinyal Kuat Krisis Iklim Nasional

30 November 2025

Warga Beralih ke Damkar, Wakapolri Akui Layanan Polisi Lamban

18 November 2025
Paling Sering Dibaca

Menghidupkan Kembali Cahaya Keemasan Islam

Islami Alfi Salamah

Tips Belajar Efektif untuk Anak-anak

Daily Tips Alfi Salamah

Tombol Motivasi

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Evis Santika: Wajah Baru di Kwarran Pramuka Cisayong

Profil Silva

Wartawan Gadungan, Luka di Wajah Jurnalisme

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.