Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Wapres Ingatkan Toleransi saat Perbedaan Waktu Lebaran Haji

Perbedaan itu terjadi karena metode yang Pemerintah dan Muhammadiyah gunakan itu berbeda
Alfi SalamahAlfi Salamah19 Juni 2023 Info Haji
Shalat Idul Adha Ilustrasi Toleransi
Ilustrasi Shalat Idul Adha, Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin Menyoroti Perbedaan Jatuhnya Hari Raya Idul Adha antara Muhammadiyah dan Pemerintah-NU, Mendorong Saling Pengertian dan Toleransi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email
Jakarta – Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin menyoroti perbedaan jatuhnya Hari Raya Idul Adha antara Muhammadiyah dan Pemerintah-NU, mendorong saling pengertian dan toleransi.

Pemerintah telah menetapkan tanggal 1 Dzulhijjah 1444 H jatuh pada 20 Juni 2023, yang mengakibatkan Lebaran Idul Adha jatuh pada 29 Juni 2023.

Perbedaan Lebaran Muhammadiyah dan Pemerintahan-NU

Sejak awal, Muhammadiyah telah menetapkan bahwa Idul Adha 2023 akan jatuh pada 28 Juni 2023.

“Sikap yang dibangun yaitu adanya toleransi, sikap saling mengerti, dan saling memahami adanya perbedaan itu,” ujar Kiai Ma’ruf dalam keterangannya di Jakarta, Senin (19/6/2023).

Kiai Ma’ruf mengatakan, perbedaan lebaran antara Muhammadiyah dan Pemerintah-NU bukan pertama kalinya. Sebelumnya ada beberapa kali penetapan jatuhnya Hari Raya Idul Fitri maupun penetapan awal Ramadhan yang berbeda. Tetapi juga banyak yang penetapannya sama.

“Artinya sudah lama kita sudah bertahun-tahun bahwa kita memang tidak selalu berbeda tapi ada perbedaan,” ujarnya.

Sebat Adanya Perbedaan

Perbedaan itu terjadi karena metode yang Pemerintah dan Muhammadiyah gunakan itu berbeda. Jika Pemerintah menggabungkan metode hisab dan rukyat dalam penetapan. Yakni hisab menghitung berapa tingginya yakni masuk terlihat hilal jika di atas dua derajat.

“Di mana perbedaan terjadi, kalau tinggi hilal kurang dari 2 derajat, itu pasti beda, karena beda kriteria. Tapi kalau di atas dua derajat, itu pasti sama,” ujarnya,

“Ya saya kira pemerintah mentoleransi untuk lebarannya itu, sudah ada kan hari-harinya itu kan sudah masuk, liburnya sudah ada ya, dengan menghitung dua itu,” ujarnya.

Info Haji 2023 KH Ma'ruf Amin Toleransi Wakil Presiden Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMomentum Besar: Jamaah Haji Wukuf di Arafah pada 27 Juni 2023
Next Article Harta Ilmu di Perpustakaan Masjid Nabawi Menanti Eksplorasi

Informasi lainnya

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025

Durasi Haji 2026 Disingkat, Tinggal 38 Hari bagi Jemaah Indonesia

20 November 2025

Kemenhaj Pastikan Asrama Haji Siap Sambut Musim 2026

18 November 2025

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

5 November 2025
Paling Sering Dibaca

Urban Farming: Mandiri di Kota

Opini Alfi Salamah

KDM, Calon Diktator yang Terlihat Merakyat

Opini Udex Mundzir

Sejarah Perjalanan Haji Masa Kerajaan Nusantara

Islami Ericka

Bukan Lalai, Tapi Sinyal Korupsi

Editorial Udex Mundzir

Generasi Tua dan Muda Berkolaborasi untuk Indonesia Emas 2045

Profil Silva
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.