Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

WHO Resmi Adopsi Kesepakatan Pandemi Global Pertama

Kesepakatan internasional ini lahir setelah tiga tahun negosiasi, bertujuan membenahi sistem kesehatan global.
ErickaEricka22 Mei 2025 Global
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jenewa – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mengadopsi kesepakatan pandemi global pertama dalam sejarah, yang disahkan melalui konsensus pada Sidang Kesehatan Dunia ke-78 di Jenewa pada Selasa (20/5/2025). Perjanjian ini menjadi langkah konkret komunitas internasional dalam merespons ketimpangan dan kelemahan sistem kesehatan global yang terungkap selama pandemi COVID-19.

Adopsi kesepakatan tersebut didukung oleh 124 dari 194 negara anggota WHO, tanpa adanya penolakan, dan hanya 11 negara menyatakan abstain dalam pemungutan suara yang dilakukan sehari sebelumnya. Dokumen ini memuat prinsip-prinsip dasar dan instrumen penting untuk menjamin akses setara terhadap vaksin, obat-obatan, serta alat diagnostik selama krisis kesehatan global.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan bahwa kesepakatan ini merupakan pencapaian penting dalam upaya kolektif mempersiapkan dan merespons pandemi di masa depan. Ia menegaskan bahwa masyarakat dunia tidak boleh lagi dibiarkan dalam kondisi rawan tanpa perlindungan.

“Masyarakat, negara, dan perekonomian kita tidak boleh lagi dibiarkan rentan,” ujarnya dalam pidato usai pengesahan perjanjian tersebut.

Presiden Sidang WHO 2025, Teodoro Herbosa, menyebut perjanjian ini sebagai peluang besar untuk menerapkan pelajaran dari pandemi sebelumnya. Ia menekankan pentingnya implementasi cepat sistem yang dapat menjamin akses adil terhadap teknologi medis penyelamat jiwa dalam kondisi darurat.

Kesepakatan ini tidak memberikan kewenangan pada WHO untuk mengatur kebijakan domestik masing-masing negara, seperti pemberlakuan lockdown atau mandat vaksin. Sebaliknya, perjanjian ini menegaskan kembali kedaulatan nasional dalam menentukan langkah kebijakan masing-masing negara, sambil memperkuat koordinasi internasional.

Langkah lanjutan yang akan dibahas adalah pengembangan sistem Akses dan Pembagian Manfaat Patogen (Pathogen Access and Benefit-Sharing/PABS). Sistem ini dipandang vital untuk menjamin akses cepat dan adil terhadap bahan biologis serta manfaat terkait selama wabah penyakit menular.

Kesepakatan pandemi global yang baru diadopsi ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi dunia dalam membangun sistem kesehatan yang lebih kuat, setara, dan tangguh menghadapi kemungkinan pandemi di masa depan.

Covid-19 Kesehatan Global Kesepakatan Pandemi 2025 Organisasi Kesehatan Dunia WHO
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleNarasi Globalis dan Politik Ketakutan
Next Article Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 264 Calon Haji Nonprosedural

Informasi lainnya

Dubes Rusia Sampaikan Pesan Damai Saat Iftar di Istiqlal

15 Maret 2026

AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah

12 Maret 2026

Siklon Tropis NURI Picu Hujan Lebat di Indonesia Timur

11 Maret 2026

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

23 Januari 2026

Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

27 Desember 2025

Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman

9 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Kenali 6 Tipe Toxic Person agar Kesehatan Mentalmu Terjaga

Daily Tips Alfi Salamah

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Food Lisda Lisdiawati

Bubur Kacang Hijau: Kelezatan Tradisional Selama Puncak Haji

Islami Alfi Salamah

Ungkap Mengapa Wanita Tidak Mencukur Rambut Setelah Haji

Islami Alfi Salamah

Indonesia Memble Hadapi Tarif Trump

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi