Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

WHO Resmi Adopsi Kesepakatan Pandemi Global Pertama

Kesepakatan internasional ini lahir setelah tiga tahun negosiasi, bertujuan membenahi sistem kesehatan global.
ErickaEricka22 Mei 2025 Global
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jenewa – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mengadopsi kesepakatan pandemi global pertama dalam sejarah, yang disahkan melalui konsensus pada Sidang Kesehatan Dunia ke-78 di Jenewa pada Selasa (20/5/2025). Perjanjian ini menjadi langkah konkret komunitas internasional dalam merespons ketimpangan dan kelemahan sistem kesehatan global yang terungkap selama pandemi COVID-19.

Adopsi kesepakatan tersebut didukung oleh 124 dari 194 negara anggota WHO, tanpa adanya penolakan, dan hanya 11 negara menyatakan abstain dalam pemungutan suara yang dilakukan sehari sebelumnya. Dokumen ini memuat prinsip-prinsip dasar dan instrumen penting untuk menjamin akses setara terhadap vaksin, obat-obatan, serta alat diagnostik selama krisis kesehatan global.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan bahwa kesepakatan ini merupakan pencapaian penting dalam upaya kolektif mempersiapkan dan merespons pandemi di masa depan. Ia menegaskan bahwa masyarakat dunia tidak boleh lagi dibiarkan dalam kondisi rawan tanpa perlindungan.

“Masyarakat, negara, dan perekonomian kita tidak boleh lagi dibiarkan rentan,” ujarnya dalam pidato usai pengesahan perjanjian tersebut.

Presiden Sidang WHO 2025, Teodoro Herbosa, menyebut perjanjian ini sebagai peluang besar untuk menerapkan pelajaran dari pandemi sebelumnya. Ia menekankan pentingnya implementasi cepat sistem yang dapat menjamin akses adil terhadap teknologi medis penyelamat jiwa dalam kondisi darurat.

Kesepakatan ini tidak memberikan kewenangan pada WHO untuk mengatur kebijakan domestik masing-masing negara, seperti pemberlakuan lockdown atau mandat vaksin. Sebaliknya, perjanjian ini menegaskan kembali kedaulatan nasional dalam menentukan langkah kebijakan masing-masing negara, sambil memperkuat koordinasi internasional.

Langkah lanjutan yang akan dibahas adalah pengembangan sistem Akses dan Pembagian Manfaat Patogen (Pathogen Access and Benefit-Sharing/PABS). Sistem ini dipandang vital untuk menjamin akses cepat dan adil terhadap bahan biologis serta manfaat terkait selama wabah penyakit menular.

Kesepakatan pandemi global yang baru diadopsi ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi dunia dalam membangun sistem kesehatan yang lebih kuat, setara, dan tangguh menghadapi kemungkinan pandemi di masa depan.

Covid-19 Kesehatan Global Kesepakatan Pandemi 2025 Organisasi Kesehatan Dunia WHO
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleNarasi Globalis dan Politik Ketakutan
Next Article Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 264 Calon Haji Nonprosedural

Informasi lainnya

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

23 Januari 2026

Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

27 Desember 2025

Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman

9 Desember 2025

Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa

11 November 2025

Megawati Serukan Dunia Bersatu Dukung Palestina Merdeka

1 November 2025

Timor Leste Resmi Bergabung ke ASEAN pada KTT Kuala Lumpur

26 Oktober 2025
Paling Sering Dibaca

Nusaibah binti Ka’ab, Ikon Keberanian

Profil Alfi Salamah

Baso Menjadi Rahasia Sukses Kuliner Nusantara di Tanah Suci

Islami Alfi Salamah

Raja Kecil di Birokrasi, Prabowo Gertak Sambal?

Editorial Udex Mundzir

Menghapus Jerat Judi Online Pasca Pilkada

Editorial Udex Mundzir

Serangan Fajar: Hari Tenang yang Tak Tenang

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.