Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Zulkifli Hasan Targetkan 80 Ribu Kopdes Tumbuh Dua Bulan

Zulkifli Hasan menyebut koperasi desa jadi kunci bangkitkan ekonomi rakyat hingga ke akar rumput.
ErickaEricka6 Mei 2025 Ekonomi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Pangan Zulkifli Hasan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Pangan Zulkifli Hasan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Semarang – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Pangan Zulkifli Hasan menargetkan pembentukan 80 ribu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh penjuru Tanah Air dalam waktu hanya dua bulan.

Ambisi ini disampaikan Zulhas, sapaan akrabnya, saat melakukan kunjungan kerja ke Balai Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, pada Selasa (6/5/2025).

Langkah besar ini, menurut Zulhas, bukan sekadar membangun kelembagaan ekonomi, tapi juga pondasi ketahanan pangan di level akar rumput.

“Kalau pangannya sudah surplus, makan dan gizi tercukupi, itu belum cukup. Harus ada penguatan ekonomi agar tercipta lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan menumbuhkan kreativitas masyarakat,” ungkapnya.

Zulhas meyakini, koperasi akan menjadi pemantik bangkitnya pelbagai usaha mikro dan kecil berbasis desa, mulai dari peternakan, warung, pertanian, hingga berbagai usaha rumahan lainnya.

Menurutnya, koperasi yang sehat akan memudahkan masyarakat mendapatkan modal secara tepat sasaran.

“Kalau mau buka warung dan hanya butuh Rp100 juta, ya jangan diberi Rp1 miliar. Harus tepat sasaran,” ujarnya, menekankan pentingnya manajemen koperasi yang rasional dan berbasis kebutuhan nyata warga.

Ia pun mengingatkan agar kesalahan masa lalu dalam pengelolaan koperasi tidak terulang.

“Dulu koperasi diberi bantuan, tapi tidak berjalan baik. Setelah dana cair, hilang. Yang menabung tidak ada, yang meminjam jalan terus. Dulu itu KUD: Ketua Untung Duluan. Sekarang tidak boleh seperti itu,” tegasnya.

Zulhas juga membawa pesan dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan tidak boleh ada lagi warga desa yang terjebak dalam kemiskinan dan kelaparan.

Pemerintah akan memberikan makanan bergizi serta memperkuat layanan dasar agar desa menjadi pusat kesejahteraan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyambut positif program nasional ini.

Ia menilai pembentukan Koperasi Merah Putih dapat dipercepat melalui sinergi pendataan dan pelaksanaan Survei Pangan dan Pertanian Gotong Royong (SPPG).

“Kita terus mendorong pembentukan koperasi dan melakukan percepatan melalui pendataan dan survei,” ujarnya.

Upaya ini diharapkan mampu memicu geliat ekonomi produktif dari desa ke kota, menciptakan keseimbangan pembangunan, sekaligus memperkuat struktur ekonomi nasional berbasis rakyat.

Ekonomi Desa Koperasi Merah Putih Target Pemerintah Usaha Mikro Zulkifli Hasan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePansus RPJMD Akan Dibentuk Usai Musrenbang 2025
Next Article Kemenag Imbau Jemaah Haji Bijak dalam Menjalankan Ibadah Sunah

Informasi lainnya

Tarif Listrik PLN Triwulan II 2026

1 April 2026

Harga BBM Pertamina 1 April 2026 Tetap Stabil

1 April 2026

WFH ASN Dimulai April, Swasta Turut Diimbau Ikut

31 Maret 2026

Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan Saat Lebaran

20 Maret 2026

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

17 Maret 2026

Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu

16 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Daniel Kahneman: Akhir Tragis Seorang Peraih Nobel

Profil Ericka

Bukan Vasektomi Solusinya

Editorial Udex Mundzir

Anak dan Sepak Bola: Jembatan Simbolik di Piala AFF 2024

Happy Assyifa

Baso Menjadi Rahasia Sukses Kuliner Nusantara di Tanah Suci

Islami Alfi Salamah

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

Islami Lisda Lisdiawati
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi