Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Zulkifli Hasan Targetkan 80 Ribu Kopdes Tumbuh Dua Bulan

Zulkifli Hasan menyebut koperasi desa jadi kunci bangkitkan ekonomi rakyat hingga ke akar rumput.
ErickaEricka6 Mei 2025 Ekonomi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Pangan Zulkifli Hasan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Pangan Zulkifli Hasan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Semarang – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Pangan Zulkifli Hasan menargetkan pembentukan 80 ribu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh penjuru Tanah Air dalam waktu hanya dua bulan.

Ambisi ini disampaikan Zulhas, sapaan akrabnya, saat melakukan kunjungan kerja ke Balai Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, pada Selasa (6/5/2025).

Langkah besar ini, menurut Zulhas, bukan sekadar membangun kelembagaan ekonomi, tapi juga pondasi ketahanan pangan di level akar rumput.

“Kalau pangannya sudah surplus, makan dan gizi tercukupi, itu belum cukup. Harus ada penguatan ekonomi agar tercipta lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan menumbuhkan kreativitas masyarakat,” ungkapnya.

Zulhas meyakini, koperasi akan menjadi pemantik bangkitnya pelbagai usaha mikro dan kecil berbasis desa, mulai dari peternakan, warung, pertanian, hingga berbagai usaha rumahan lainnya.

Menurutnya, koperasi yang sehat akan memudahkan masyarakat mendapatkan modal secara tepat sasaran.

“Kalau mau buka warung dan hanya butuh Rp100 juta, ya jangan diberi Rp1 miliar. Harus tepat sasaran,” ujarnya, menekankan pentingnya manajemen koperasi yang rasional dan berbasis kebutuhan nyata warga.

Ia pun mengingatkan agar kesalahan masa lalu dalam pengelolaan koperasi tidak terulang.

“Dulu koperasi diberi bantuan, tapi tidak berjalan baik. Setelah dana cair, hilang. Yang menabung tidak ada, yang meminjam jalan terus. Dulu itu KUD: Ketua Untung Duluan. Sekarang tidak boleh seperti itu,” tegasnya.

Zulhas juga membawa pesan dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan tidak boleh ada lagi warga desa yang terjebak dalam kemiskinan dan kelaparan.

Pemerintah akan memberikan makanan bergizi serta memperkuat layanan dasar agar desa menjadi pusat kesejahteraan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyambut positif program nasional ini.

Ia menilai pembentukan Koperasi Merah Putih dapat dipercepat melalui sinergi pendataan dan pelaksanaan Survei Pangan dan Pertanian Gotong Royong (SPPG).

“Kita terus mendorong pembentukan koperasi dan melakukan percepatan melalui pendataan dan survei,” ujarnya.

Upaya ini diharapkan mampu memicu geliat ekonomi produktif dari desa ke kota, menciptakan keseimbangan pembangunan, sekaligus memperkuat struktur ekonomi nasional berbasis rakyat.

Ekonomi Desa Koperasi Merah Putih Target Pemerintah Usaha Mikro Zulkifli Hasan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePansus RPJMD Akan Dibentuk Usai Musrenbang 2025
Next Article Kemenag Imbau Jemaah Haji Bijak dalam Menjalankan Ibadah Sunah

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Asal-Usul Shalat Tarawih 20 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat

Islami Ericka

Nikah Anti Ribet: Cara Mudah Daftar di KUA

Lifestyles Assyifa

Membedah Tren Pembelian Barang Palsu di Dunia Fashion

Bisnis Ericka

Belajar Ikhlas

Islami Syamril Al-Bugisyi

Cokelat! Lezat, Kaya Manfaat, dan Penuh Fakta Menarik

Food Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.