Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

456 Kepala Daerah Hadiri Retret di Magelang, 47 Masih Belum Datang

Retret kepala daerah di Magelang resmi dimulai dengan partisipasi mayoritas peserta, sementara puluhan lainnya belum hadir.
SilvaSilva21 Februari 2025 Nasional
456 Kepala Daerah Hadiri Retret di Magelang, 47 Masih Belum Datang
456 Kepala Daerah Hadiri Retret di Magelang, 47 Masih Belum Datang (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Magelang – Sebanyak 456 kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia telah hadir dalam retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung dari 21 hingga 28 Februari 2025 ini bertujuan untuk menyelaraskan program pusat dan daerah.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengungkapkan bahwa total kepala daerah yang dijadwalkan hadir mencapai 503 orang, namun 47 kepala daerah masih belum datang.

“Tadi beberapa datang terlambat. Dari yang sudah hadir, 19 orang diberikan tanda gelang merah karena kondisi fisik mereka membutuhkan perhatian khusus, seperti pascaoperasi atau pemulihan dari penyakit serius. Namun, mereka tetap semangat untuk mengikuti kegiatan,” ujar Bima di Magelang, Jumat (21/02/2025).

Ia menambahkan bahwa enam kepala daerah telah mengajukan izin resmi karena sakit, sehingga mereka diperbolehkan absen.

Bima menegaskan bahwa bagi kepala daerah yang tidak bisa hadir, mereka diwajibkan mengirimkan perwakilan, agar materi yang dibahas tetap dapat diterapkan di daerah masing-masing.

“Retret ini penting untuk memastikan program-program pemerintah pusat selaras dengan kebijakan daerah, jadi mereka yang tidak bisa hadir harus mengutus perwakilan agar informasi tetap tersampaikan,” katanya.

Selain membahas kebijakan nasional, retret ini juga memberikan ruang bagi para kepala daerah untuk saling mengenal dan berbagi pengalaman dalam menjalankan pemerintahan.

Untuk kepala daerah yang belum hadir tanpa keterangan, panitia masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.

Akmil Kementerian Dalam Negeri Magelang Pemerintahan Daerah Retret Kepala Daerah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleNusron Wahid Jamin Keamanan Sertifikat Elektronik, Data Center Anti Bobol
Next Article Bupati Kukar: Posyandu Jadi Garda Terdepan Cegah Stunting

Informasi lainnya

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026

Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat

5 Januari 2026

Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT Selama Dua Hari

31 Desember 2025

Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Saat CFN Malam Tahun Baru

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Wibawa Prabowo Dipertanyakan, Siapa Pemimpin Sebenarnya?

Editorial Udex Mundzir

Hakim Mana yang Berani Vonis Ijazah Palsu?

Editorial Udex Mundzir

Ilmu yang Terasing di Negeri Sendiri

Editorial Udex Mundzir

Ungkap Mengapa Wanita Tidak Mencukur Rambut Setelah Haji

Islami Alfi Salamah

Bank Digital Ubah Cara Kita Mengelola Uang

Bisnis Ericka
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.