Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Netralitas Pendidikan, Sekolah bukan Ruang Campaign! 

Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

El Nino “Godzilla” Mengintai Kemarau 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 15 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pupuk Kaltim Dianugerahi SME Award 2023 untuk Inovasi Kitosan Cair Limbah Rajungan

Saat ini produk pupuk cair dengan merek dagang Kitosan Salona ini telah lulus uji kualitas, serta dinilai efektif meningkatkan hasil produksi tanaman hingga pengurangan intensitas hama dan penyakit
Adit MusthofaAdit Musthofa21 Juli 2023 Daerah
pupuk kaltim
Inovasi produk kitosan cair mengantarkan Pupuk Kaltim raih SME Award 2023. (PKT)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) berhasil meraih penghargaan Sustainable Marketing Excellence (SME) Award 2023 dalam kategori Waste Management and Community Program of The Year dari majalah Marketeers. Penghargaan tersebut diberikan atas program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh perusahaan dengan menghadirkan inovasi produk kitosan cair dari limbah rajungan. Acara pemberian penghargaan berlangsung di CGV FX Sudirman Jakarta, Rabu (12/7/2023).

“Penghargaan ini menjadi bukti kesinambungan komitmen Pupuk Kaltim menjalankan strategi bisnis dalam koridor Environment, Social dan Governance (ESG), dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan (sustainability),” kata VP Investor Relation Pupuk Kaltim Benny Swastika Nasution melalui rilis yang diterima Antara Kaltim di Samarinda, Jumat (21/7/2023).

Dikemukakannya, prinsip keberlanjutan tersebut bermaksud untuk memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan secara signifikan.

Menurut Benny, secara bisnis Pupuk Kaltim tidak hanya berorientasi kepada profit, namun juga manfaat nyata yang diberikan bagi masyarakat dan lingkungan. ESG diimplementasikan Pupuk Kaltim pada berbagai program inovasi dengan peningkatan dan perbaikan setiap tahun.

“Komitmen ESG merupakan salah satu fokus yang dijalankan Pupuk Kaltim dalam mendukung keberlanjutan pada pengembangan proses bisnis, dengan sasaran dan manfaat kontribusi yang jelas bagi kawasan hingga masyarakat,” ujar Benny.

Ia mengemukakan, penghargaan tersebut kali kedua diraih Pupuk Kaltim untuk inovasi yang sama, setelah sebelumnya mendapatkan apresiasi di tingkat Internasional melalui Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2023, kategori Social Empowerment.

Lanjutnya, inovasi produk kitosan cair berangkat dari cukup tingginya produksi limbah hasil laut di kawasan pesisir Kota Bontang, dan sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai produk kitosan yang bernilai ekonomi.

Hal ini juga upaya merubah kebiasaan lama masyarakat agar tidak lagi membuang limbah ke laut, khususnya cangkang rajungan yang menumpuk dari sisa penjualan oleh pengepul.

Baca Juga:
  • Kutim Siap Jadi Tuan Rumah Porwarda Kaltim 2026
  • 97 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim, BMKG Imbau Warga Waspada Karhutla
  • Cegah Ledakan Kasus, Kukar Gelar Vaksinasi DBD Massal
  • DPRD Kutim Desak Efisiensi Anggaran, Peringatkan Potensi Sanksi

Melalui inovasi kitosan cair, dampak dari pembuangan limbah cangkang rajungan yang berpotensi menimbulkan sedimentasi dan pendangkalan dasar laut pun berhasil ditekan. Disamping memberi nilai tambah dari sisi ekonomi dengan pemberdayaan yang dilaksanakan,” papar Benny.

Ia menuturkan, salah satu tantangan dari budaya membuang limbah ke laut karena sulitnya pengelolaan, serta tidak adanya potensi pengembangan produk lain dari hasil buangan tersebut.

Hal inilah yang dijawab Pupuk Kaltim melalui inovasi kitosan cair, agar limbah yang terbuang bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang menghasilkan dan ramah lingkungan,” lanjut Benny.

Terus ia menjelaskan bahwa dalam perjalanannya, Pupuk Kaltim pun menyiapkan infrastruktur bagi kelompok binaan yang diberdayakan, didukung berbagai keterampilan pengolahan dan pemilahan limbah dari awal.

Kelompok binaan dengan nama Cangkang Salona tersebut hingga kini berhasil mereduksi limbah cangkang rajungan hingga 920 Kilogram (Kg), serta telah mendapat paten berupa penambahan asam asetat (CH3COOH) sebagai pelarut kitosan menjadi pupuk cair.

Pihaknya pun melibatkan berbagai pihak pada proses pengujian efektivitas kitosan, seperti Laboratorium Pengujian Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia (LP-PBBI) dan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda.

Begitu pula, kata Benny dari sisi pengelolaan usaha, telah mendapat izin UKL-UPL dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang untuk aktivitas produksi.

“Saat ini produk pupuk cair dengan merek dagang Kitosan Salona ini telah lulus uji kualitas, serta dinilai efektif meningkatkan hasil produksi tanaman hingga pengurangan intensitas hama dan penyakit,” paparnya.

Artikel Terkait:
  • 25 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Terus Cari Korban Longsor Cisarua
  • Layanan Legalisasi Apostille, Langkah Terbaru Ditjen AHU
  • Satpol PP Periksa Kelengkapan dan Izin Bangunan IKN
  • Seno Aji Dorong GAPKI Kembangkan Industri Hilir Sawit

Guna mewujudkan keberhasilan program, pihaknya telah menetapkan sejumlah target pengembangan pembinaan, di mana kelompok binaan yang terdiri dari ibu rumah tangga dan pemuda pesisir Selambai Kelurahan Loktuan Bontang Utara ini, disiapkan menjadi produsen pupuk kitosan cair skala home industry di Kota Bontang, sebagai bentuk nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.

“Inovasi ini juga upaya mendorong terwujudnya 17 indikator Sustainable Development Goals (SDGs) dan kemandirian masyarakat melalui konsep pembinaan berkelanjutan,” terang Benny.

Ia pun memastikan Pupuk Kaltim sangat perhatian terhadap aspek keberlanjutan, sesuai dengan prinsip ESG dengan berbagai komitmen dan inovasi yang dijalankan.

Utamanya terkait pelestarian lingkungan, pengurangan emisi karbon, hemat energi, hingga menekan penggunaan plastik serta pengembangan program penghijauan kawasan.

“Pupuk Kaltim terus mensinergikan aspek keberlanjutan dalam aktivitas bisnis Perusahaan, sekaligus fokus terhadap kemandirian masyarakat dari keterpaduan sistem ekonomi berbasis People, Planet, Prosperity, Peace and Partnership (5P),” sebut Benny.

Sementara itu, CEO Marketeers Iwan Setiawan, menyampaikan SME Award merupakan apresiasi dan penghargaan bagi perusahaan maupun organisasi yang sukses menerapkan pemasaran berkelanjutan, serta berdampak pada penguatan ekonomi, pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.

“Dimana dunia usaha saat ini dituntut mempraktikkan pemasaran berkelanjutan, dengan memperlakukan pelanggan sebagai manusia seutuhnya yang memiliki akal, hati dan spirit,” ungkapnya.

Jangan Lewatkan:
  • Diskominfo Kukar Bahas Tata Kelola Aset TIK Lewat On Desk Survey
  • Hari Santri 2025, Ketua DPRD Kutim Ajak Teladani Akhlak Rasul
  • Walikota Samarinda Dukung Pemindahan IKN untuk Perubahan Besar
  • Hadapi Kemarau: Wabup Rendi Ingatkan Pentingnya Pengelolaan Pangan

Hal itu bertujuan agar perusahaan tidak hanya memberi kepuasan pada pelanggan, namun juga compassion pada kehidupan yang tidak hanya mengejar keuntungan, tapi juga keberlanjutan.

“Saat ini kita tidak hanya dituntut berpikir soal fungsionalitas dan emosional, tapi juga benefit secara holistik. Artinya, aktivitas bisnis tak hanya mengacu pada kehidupan sendiri tapi juga masyarakat dan lingkungan. Sehingga perusahaan selain mengejar profit, juga wajib peduli pada people dan planet,” pungkas Iwan.

Berita Kaltim Kitosan Cair Pupuk Kaltim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMutasi Tiga Pejabat Polres Paser: AKBP Kade Budiyarta Pimpin Upacara
Next Article Pemprov Kaltim Salurkan Bantuan Dana untuk BUMDes di Penajam

Informasi lainnya

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

10 April 2026

Siswa SMAN 1 Cisayong Dilarikan ke Puskesmas Malam Ini, Diduga Keracunan MBG

9 April 2026

Tunggu Penanganan BPBD, Camat Minta Pemdes Bantu Swadaya Warga Citepus

8 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

7 April 2026

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

6 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

5 April 2026
Paling Sering Dibaca

Tips Terbaru Kementerian Haji Saudi, Hati-hati Travel Haji-Umroh

Islami Alfi Salamah

Mengulang Jejak Sejarah: Tradisi Mengantar Jamaah Haji

Islami Udex Mundzir

Menghidupkan Kembali Cahaya Keemasan Islam

Islami Alfi Salamah

Belajar Ikhlas

Islami Syamril Al-Bugisyi

Gen Z dan Tantangan Tanpa Ponsel

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa7 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi