Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 8 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Workshop Jurnalistik QSBS Al-Kautsar 561, Latih Siswa Kembangkan Keterampilan Menulis

SilvaSilva9 November 2024 Pendidikan
Kak Udex memulai dengan ice breaking.
Kak Udex memulai dengan ice breaking.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya – “Jurnalisme adalah seni komunikasi,” ujar Udex Mundzir, memulai workshop jurnalistik di Quranic Science Boarding School (QSBS) Al-Kautsar 561. Workshop yang digelar pada Sabtu (9/11/2024) ini bertujuan meningkatkan literasi dan keterampilan menulis siswa serta memperkuat branding sekolah.

Workshop yang berlangsung di Ruang Serbaguna QSBS ini dihadiri 25 peserta, terdiri dari siswa dan guru. Kegiatan dimulai sejak pagi, diawali sambutan hangat dari pengasuh pesantren Hj. Tati Susilawati dan H. Asep Juandi. Dalam pesan penyambutannya, Tati berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi siswa QSBS untuk mengasah kemampuan jurnalistik dan menambah wawasan literasi mereka.

Udex Mundzir, yang diundang sebagai narasumber, menjelaskan bahwa jurnalistik tidak hanya soal menulis berita.

“Ini adalah seni komunikasi yang memadukan fakta, analisis, dan etika untuk memberikan informasi yang bermakna kepada masyarakat,” jelas Udex di hadapan para peserta.

Ia juga menyampaikan bahwa kualitas berita yang baik adalah yang mampu membangkitkan emosi pembaca dan membuat mereka tertarik untuk menyelesaikan bacaan hingga akhir.

Baca Juga:
  • 3 Universitas di Samarinda Menandatangani MoU dengan Delegasi OICCA 2023
  • Hari Ketiga Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar, Peserta Belajar Sismisat dan Latihan Membina
  • Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026
  • Prestasi Siswa Meningkat Pesat, Ekskul Pramuka Jadi Kunci

Kegiatan ini turut dipandu oleh guru BK, Wulan, yang berharap agar para siswa dapat menyerap ilmu jurnalistik dalam waktu singkat.

“Semoga ilmu yang disampaikan hari ini bisa diterapkan dan siswa dapat menghasilkan tulisan berita yang baik,” harap Wulan penuh antusias.

Dalam sesi tanya jawab, peserta tampak bersemangat mengajukan berbagai pertanyaan seputar jurnalistik. Nazmi, salah satu peserta, bertanya apakah menjadi jurnalis harus menempuh pendidikan di jurusan jurnalistik.

“Tidak harus, tapi jika memiliki pendidikan formal di jurnalistik tentu akan lebih baik,” jawab Udex mengulas berbagai pengalaman.

Sementara itu, Akhla menanyakan tips menulis berita yang baik. Udex menekankan pentingnya latihan rutin dan konsistensi dalam menulis.

Artikel Terkait:
  • Pentingnya Gaya Hidup Berkelanjutan, Munaqib Berikan Edukasi Kepada Pelajar SMAN 2 Sidoarjo
  • Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat
  • AKSI pada MPLS
  • Mendikdasmen Kaji Putusan MK soal SD-SMP Swasta Gratis

“Kuncinya adalah berlatih dan konsisten. Selain itu, coba gunakan teknik ‘mirroring’, atau meniru gaya tulisan yang baik,” jawab Udex sambil menekankan pentingnya ketekunan dalam berlatih menulis.

Selain itu, seorang peserta juga bertanya tentang cara mendapatkan data yang akurat apabila tidak memiliki jaringan informasi yang luas. Udex mengingatkan bahwa tidak semua data bisa didapatkan dengan mudah, dan ada etika serta teknik tersendiri dalam mengumpulkan informasi yang kredibel.

“Tentu, ada informasi yang tidak dapat dipublikasikan begitu saja. Penting bagi jurnalis untuk memahami batas-batas informasi yang boleh dipublikasikan,” jelasnya.

Jangan Lewatkan:
  • Ekskul Pramuka Wajib di Sekolah, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Baru
  • 36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas
  • Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Tahun 2025 di PP Al-Iman Putri Resmi Ditutup
  • PJS Imbau Wartawan Hadapi UKW Tanpa Andalkan AI

Workshop ini berhasil meningkatkan minat peserta untuk mendalami dunia jurnalistik dan memperkaya pemahaman mereka mengenai pentingnya literasi dalam era digital saat ini. Melalui pelatihan ini, diharapkan siswa-siswi QSBS Al-Kautsar 561 dapat mengembangkan keterampilan menulis yang baik dan memiliki pemahaman mendalam tentang etika jurnalistik.

Hj. Tati Kabar Tasikmalaya QSBS Al-Kautsar 561 Udex Mundzir Workshop Jurnalistik
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePemkab Kutim Gencar Tingkatkan Kesadaran Lingkungan di Kalangan Pelaku Usaha
Next Article DPPKB Kutim Tekankan Pentingnya Implementasi Hasil Bimtek ASN

Informasi lainnya

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

24 Juni 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

22 Mei 2026

BSI Scholarship Dibuka, Ribuan Pelajar Dibidik

19 Mei 2026

Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

7 Mei 2026

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

21 April 2026
Paling Sering Dibaca

Diam dalam Islam, Keutamaan yang Sering Terlupakan

Islami Alfi Salamah

Riset Murah, Mimpi Besar

Editorial Udex Mundzir

Ayi Mulyana: Membangun Pramuka yang Berkontribusi Nyata

Profil Silva

Gen Z dan Tantangan Tanpa Ponsel

Profil Alfi Salamah

Bersihkan Warisan Kabinet Jokowi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati30 Juni 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi