Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

Aura Farming Viral, Mengapa Semua Ingin Terlihat Keren?

Bank Mandiri dan Krisis Kepercayaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Sawer Meriah di Kampung Citepus

“Kebahagiaan sejati adalah saat berbagi kebahagiaan dengan orang lain.”
Lina MarlinaLina Marlina10 Januari 2025 Happy 761 Views
Tradisi sawer adat Sunda
Tanpa berebut tidak seru, sawer panganten (.dex)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Suasana meriah meliputi Kampung Citepus saat pernikahan adat Sunda antara Cucu Hadis dan Susan digelar pada 10 Januari 2025. Prosesi saweran menjadi daya tarik utama, membawa keceriaan tidak hanya bagi pasangan pengantin tetapi juga warga sekitar.

Berbagai benda simbolis, mulai dari beras putih, uang logam, hingga kunyit, ditaburkan oleh Bi Oting dan keluarga besar kedua mempelai, disambut antusias oleh para tamu dan warga yang hadir.

Filosofi dalam Setiap Taburan

Tradisi sawer adalah bagian tak terpisahkan dari adat Sunda. Lebih dari sekadar hiburan, setiap benda yang ditaburkan memiliki filosofi mendalam:

Baca Juga:
  • Kades Wunut Klaten Bagikan THR Rp200 Ribu per Warga
  • Kerja Seru di Luar Rumah, Bukan Sekadar Gaya
  • Lulusan Gen Z Banyak Dipecat? Kenali Masalah dan Solusinya
  • Thrifting: Gaya Stylish yang Ramah Lingkungan
  • Beras putih, melambangkan kesejahteraan dan kebahagiaan dalam rumah tangga.
  • Uang logam, simbol kelancaran rezeki
  • Permen, menggambarkan kehidupan rumah tangga yang manis.
  • Kunyit, menyiratkan keberkahan dan kemuliaan.
  • Bunga, doa agar pasangan harum namanya di tengah masyarakat.
  • Daun sirih, lambang kerukunan dan saling pengertian.

Prosesi ini diiringi dengan lantunan tembang Sunda penuh petuah dari juru sawer, yang menyampaikan nasihat tentang pentingnya cinta, kesetiaan, dan kerja sama dalam membangun rumah tangga.

Kebahagiaan yang Dibagikan

Setelah benda-benda simbolis ditaburkan, warga yang hadir berebut saweran dengan penuh sukacita. Anak-anak hingga orang dewasa berpartisipasi, menciptakan suasana yang hangat dan penuh keakraban. Dalam adat Sunda, momen ini tidak hanya dianggap sebagai hiburan tetapi juga sebagai wujud berbagi berkah dengan masyarakat sekitar.

Panitia acara memastikan prosesi berlangsung tertib agar tidak terjadi kericuhan. Kehangatan dari tradisi ini mengajarkan makna gotong royong dan semangat kebersamaan yang kerap dirindukan dalam kehidupan modern.

Artikel Terkait:
  • Hari Dongeng Nasional 28 November
  • Menjaga Batasan: Hakmu untuk Hidup Lebih Bahagia
  • Luangkan Waktu untuk Ngobrol, Bikin Istri Bahagia
  • Siswa SMA di Kebumen Patungan untuk Teman

Awal Kehidupan yang Berkah

Tradisi sawer dalam pernikahan Cucu dan Susan menciptakan kesan mendalam bagi semua yang hadir. Selain menjadi awal yang penuh doa bagi kedua mempelai, tradisi ini menjadi pengingat bahwa adat istiadat adalah warisan yang patut dijaga.

Cucu dan Susan, saat sesi foto ruang terbuka

Semoga Cucu Hadis dan Susan menjalani kehidupan rumah tangga yang harmonis dan penuh cinta, dilimpahi berkah sakinah, mawaddah, dan rahmah. Kebahagiaan yang mereka bagikan di hari istimewa ini akan terus dikenang sebagai inspirasi bagi masyarakat Kampung Citepus.

Jangan Lewatkan:
  • Raqsat al-Batriq, Tarian Pinguin yang Bikin Pesta Makin Meriah
  • Halal Kulture District Ajak Muslim Muda Sambut Ramadan Lebih Mindful
  • Beban Mental dalam Pernikahan
  • Paspor Abadi Sang Firaun: Pelajaran Kepemimpinan yang Tak Pernah Mati
Adat Pernikahan Sawer Budaya Indonesia Kampung Citepus Pernikahan Harmonis Tradisi Sunda
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKomisi II Usul Kepala Daerah yang tak Masuk Sengketa MK Dilantik Duluan
Next Article Jelang Merger dengan FREN, Para Petinggi XL Mundur

Informasi lainnya

Dating Tanpa Alkohol, Tren Baru Generasi Muda

25 Agustus 2026

Self Healing, Tren atau Pelarian?

22 Januari 2026

Paspor Abadi Sang Firaun: Pelajaran Kepemimpinan yang Tak Pernah Mati

11 Januari 2026

Soft Living: Hidup lebih pelan, bahagia lebih lama

29 Oktober 2025

Thrifting: Gaya Stylish yang Ramah Lingkungan

29 Oktober 2025

Wae Rebo, Desa di Atas Awan yang Menyimpan Pesona Budaya dan Alam

15 September 2025
Paling Sering Dibaca

Prabowo Lebih Pro pada Koruptor

Editorial Udex Mundzir

Kekalahan RIDO: Pelajaran dari Jakarta

Editorial Udex Mundzir

Demokrasi yang Tersandera Kotak Kosong

Perspektif Silva

Tips dan Perlengkapan Mendaki Gunung Rinjani bagi Pemula

Travel Alfi Salamah

Tombol Motivasi

Refleksi Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi