Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Ratusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

Demokrasi yang Mahal untuk Sekadar Mencari Kepastian

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 27 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Prabowo Ingin Ubah Desain Gedung Legislatif dan Yudikatif di IKN

Desain baru untuk gedung legislatif dan yudikatif IKN diharapkan lebih kokoh dan modern.
SilvaSilva9 Februari 2025 Nasional
Gambar desain IKN
Gambar desain IKN (.ant)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan perubahan desain gedung legislatif dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN). Arahan ini bertujuan menghadirkan konsep bangunan yang lebih kokoh dan modern, mencerminkan citra Indonesia sebagai negara yang kuat dan maju.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti, mengungkapkan bahwa desain awal kedua gedung tersebut sebelumnya ditentukan melalui sayembara pada 2022. Namun, dengan adanya arahan baru dari Presiden, desain dasar akan diperbarui pada tahun ini. “Presiden ingin gedung yang mencerminkan kekuatan dan modernitas Indonesia,” ujar Diana di Jakarta, Jumat (07/02/2025).

Proyek infrastruktur baru di IKN akan dikelola oleh Otorita IKN (OIKN), sementara Kementerian PUPR tetap bertanggung jawab untuk proyek-proyek yang belum dialihkan, seperti Jalan Tol Akses IKN dan Bandara VVIP IKN. Meski begitu, Diana mengakui tantangan terkait pembayaran biaya konstruksi akibat adanya pemangkasan anggaran infrastruktur.

Baca Juga:
  • Peringatan Darurat Trending Lagi dengan Istilah PENTOL, Apa Saja Tuntutannya?
  • Kereta Cepat Whoosh Tambah Perjalanan Jadi 62 Kali per Hari
  • Mushaf Nusantara Raih Rekor MURI dengan 106 Motif Corak
  • Program MBG Dipangkas Jadi Lima Hari Sekolah

Instruksi Presiden Prabowo melalui Inpres No. 1 Tahun 2025 memangkas anggaran infrastruktur dari Rp90,93 triliun menjadi Rp22,3 triliun. Anggaran untuk proyek prioritas IKN hanya dialokasikan Rp6 triliun tahun ini. Untuk proyek dengan progres di atas 50%, pembayaran biaya konstruksi akan diupayakan tuntas pada semester pertama 2025. Sementara proyek di bawah 50% akan mengalami rekomposisi waktu pembayaran agar tidak terhenti.

“Rekomposisi ini penting untuk mencegah proyek mangkrak, namun tetap disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” jelas Diana. Hingga akhir 2024, perkembangan infrastruktur IKN mencapai 87,9% dengan total anggaran Rp40,29 triliun. Namun, proyek seperti Jalan Tol Akses IKN diprediksi tidak selesai tahun ini karena fokus pemerintah beralih ke pelelangan proyek gedung legislatif dan yudikatif.

Artikel Terkait:
  • Jaksa Agung Dorong Peningkatan Kepercayaan Publik terhadap Kejaksaan
  • Ahli Gizi: Rp10 Ribu Bisa Buat Anak Makan Bergizi!
  • Hak Suara Untuk 412 Warga Jakarta yang Ultah Ke-17 Saat Pemilu
  • Mahfud MD Tolak Pertanyaan Gibran Tentang Greenflation

Kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa infrastruktur IKN dibangun tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai simbol kebangkitan baru Indonesia di era modern.

Jangan Lewatkan:
  • Menag Harap Idul Adha 2025 Jatuh Serentak pada 6 Juni
  • DPR Kritik Stair Lift di Borobudur, Dinilai Berisiko Rusak Struktur
  • Diskon Tiket KAI hingga 25%, Berlaku 8-11 April
  • Menggelora! Latihan Kepemimpinan Seru oleh Kwartir Tasikmalaya
Desain Gedung IKN Otorita IKN Prabowo Subianto Proyek Infrastruktur Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBahlil Targetkan Golkar Raih 102 Kursi di Pemilu 2029
Next Article Ambisi Politik Bahlil: Kursi Lebih Penting dari Kinerja

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Bulu Kucing Rontok, Najis atau Tidak?

Islami Udex Mundzir

Biru Fund dan Masa Depan Tambak

Opini Alfi Salamah

Generasi Emas, Fondasi Kelas Kacau

Editorial Udex Mundzir

Fenomena Langit 2025: Gerhana Bulan Total Hiasi Malam Indonesia

Techno Assyifa

Bahaya Tersembunyi di Balik Jam Tangan Pintar

Techno Silva
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi