Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ampas Kopi Bisa Membuat Beton 30 Persen Lebih Kuat

Main Character Energy, Saat Hidup Terasa Seperti Film

Rekening Botok Dibuka Lagi Usai Klarifikasi Polisi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 28 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Asal-Usul Shalat Tarawih 20 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat

Ibadah yang dilakukan dengan penuh keikhlasan akan membawa keberkahan yang tak terhingga.
ErickaEricka16 Maret 2025 Islami
Shalat tarawih
Ilustrasi shalat tarawih (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Shalat Tarawih merupakan salah satu ibadah yang paling dinantikan oleh umat Islam di bulan Ramadan. Ibadah ini tergolong sebagai Qiyam Ramadan, yaitu shalat malam yang dikerjakan secara khusus di bulan suci.

Namun, pernahkah kita bertanya, mengapa jumlah rakaat shalat Tarawih umumnya dilakukan sebanyak 20 rakaat ditambah Witir 3 rakaat?

Pada masa Rasulullah ﷺ, shalat ini tidak memiliki jumlah rakaat yang tetap. Rasulullah ﷺ pernah melakukan shalat malam di bulan Ramadan bersama para sahabat, tetapi beliau tidak melanjutkan secara berjamaah setiap malam karena khawatir ibadah ini diwajibkan bagi umatnya. Sebagaimana diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu ‘anha:

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ خَرَجَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فِي رَمَضَانَ فَصَلَّى فِي الْمَسْجِدِ فَصَلَّى بِصَلَاتِهِ نَاسٌ، ثُمَّ صَلَّى مِنَ الْقَابِلَةِ فَكَثُرَ النَّاسُ، ثُمَّ اجْتَمَعُوا مِنَ اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ أَوِ الرَّابِعَةِ فَلَمْ يَخْرُجْ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ فَلَمَّا أَصْبَحَ قَالَ: قَدْ رَأَيْتُ الَّذِي صَنَعْتُمْ فَلَمْ يَمْنَعْنِي مِنَ الْخُرُوجِ إِلَيْكُمْ إِلَّا أَنِّي خَشِيتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ

“Aku tahu apa yang kalian lakukan (shalat berjamaah di malam Ramadan), tetapi aku khawatir jika shalat ini diwajibkan kepada kalian sehingga kalian tidak mampu melaksanakannya.” (HR. Al-Bukhari No. 1129, Muslim No. 761)

Karena itu, setelah wafatnya Rasulullah ﷺ, para sahabat melaksanakan shalat malam Ramadan secara sendiri-sendiri atau dalam kelompok kecil.

Baca Juga:
  • Sembilan Tips Menjaga Kebersamaan Rombongan di Masjid Nabawi
  • Misteri Kesehatan Ibadah Haji: Rahasia Imun Tubuh Tangguh
  • Hikmah Peristiwa
  • Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

Saat Khalifah Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu memimpin umat Islam, beliau melihat banyaknya umat Muslim yang melaksanakan shalat Tarawih secara terpisah.

Maka, beliau mengumpulkan mereka dalam satu jamaah dengan imam Ubay bin Ka’b. Sejak saat itu, shalat Tarawih mulai dilakukan secara berjamaah dengan jumlah rakaat yang lebih terstruktur.

Diriwayatkan bahwa pada masa Khalifah Umar, shalat Tarawih dikerjakan sebanyak 20 rakaat. Seperti yang disebutkan dalam riwayat dari Yazid bin Ruman:

كَانَ النَّاسُ يَقُومُونَ فِي زَمَانِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فِي رَمَضَانَ بِثَلَاثٍ وَعِشْرِينَ رَكْعَةً

“Di masa Umar bin Khattab, orang-orang shalat malam di bulan Ramadan sebanyak 23 rakaat (20 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir).” (HR. Malik dalam Al-Muwaththa’ No. 249)

Tradisi shalat Tarawih 20 rakaat ini kemudian diteruskan pada masa Khalifah Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib. Imam Asy-Syafi’i bahkan menyebutkan bahwa penduduk Makkah dan Madinah saat itu telah melaksanakan Tarawih sebanyak 20 rakaat.

Artikel Terkait:
  • Rekomendasi Menu untuk Mengelola Daging Qurban
  • Menghidupkan Kembali Cahaya Keemasan Islam
  • Mendapatkan Hadiah Terindah Saat Kembali Dari Haji dan Umroh
  • Madinah Menjadi Rumah 75 Kloter Jamaah Haji Indonesia

وَهَكَذَا أَدْرَكْتُ النَّاسَ بِمَكَّةَ يُصَلُّونَ عِشْرِينَ رَكْعَةً

“Aku mendapati orang-orang di Makkah shalat Tarawih sebanyak 20 rakaat.” (HR. At-Tirmidzi No. 806)

Hingga kini, mayoritas ulama dari madzhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali sepakat bahwa jumlah rakaat shalat Tarawih yang umum dilakukan adalah 20 rakaat ditambah Witir 3 rakaat. Praktik ini juga tetap berlangsung hingga saat ini di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Shalat Tarawih merupakan bentuk ketaatan yang penuh dengan keberkahan. Berapapun jumlah rakaatnya, yang terpenting adalah keikhlasan dan kekhusyukan dalam beribadah.

Dengan meneladani jejak para sahabat dan generasi awal Islam, semoga kita dapat meraih pahala dan keberkahan dari setiap rakaat yang kita kerjakan.

Jangan Lewatkan:
  • Nama-Nama Sumur Zamzam yang Tersembunyi dalam Misteri
  • 6 Amalan Sunnah Malam Idulfitri
  • Menggapai Suci Haji: Panduan Menyeluruh Lahir dan Batin
  • Meraih Berkah, Inilah Cara Berbuka Puasa Ala Rasulullah

Amalan Ramadan Ibadah Sunnah Qiyam Ramadan Sejarah Islam Shalat Tarawih
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBupati Kukar Safari Sahur dan Subuh di Musholla Al Mubarok
Next Article Asal-Usul Shalat Tarawih 8 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat

Informasi lainnya

Jejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?

20 Agustus 2026

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

17 Agustus 2026

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Izzuddin Al-Qassam, Ulama yang Menggerakkan Perlawanan

27 April 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026

Makna Idul Fitri

20 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Husodo Angkosubroto: Nahkoda Gunung Sewu Group

Profil Ericka

Lansia dan Buta Boleh Tidak Melaksanakan Sholat Jumat?

Islami Ericka

Jejak Warisan dan Peluang di Desa Krampon

Editorial Udex Mundzir

Zainal Abidin Syah, Sultan Pejuang Papua

Profil Alfi Salamah

Ulang Tahun Google ke-25 Tahun: Perjalanan Singkat dan Inovasi Saat Ini

Refleksi Ericka
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi