Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bank Mandiri dan Krisis Kepercayaan

Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Usai Karhutla

Dating Tanpa Alkohol, Tren Baru Generasi Muda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menjaga Amanah

Bagaimana caranya agar dapat menjaga amanah?
Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi25 Maret 2025 Islami
Amanah
Ilustrasi Menjaga Amanah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Makna sederhana dari amanah yaitu titipan. Sebagai pribadi ada titipan dari Allah berupa waktu, harta dan ilmu. Ada titipan keluarga, pekerjaan, tugas khusus di masyarakat. Juga ada jabatan politik, publik, sosial, professional dan lainnya. Titipan itu harus dijaga dan dijalankan sesuai tugas pokok dan fungsinya. Itulah makna amanah.

Bagaimana caranya agar dapat menjaga amanah? Merujuk kepada Said Hawwa dalam bukunya Tarbiyah Ruhiyah, menyebutkan ada 5 tangga menuju takwa. Saya mencoba menggunakan kelima tangga itu dalam bahasa yang lebih mudah diingat. Kalimatnya dapat disingkat dalam kata JEJAK yaitu Janji, Evaluasi, Juang, Awasi, Konsekuensi.

Pertama yaitu janji atau mu’ahadah. Coba ingat janji Anda kepada Allah, orang tua, keluarga, negara, tempat kerja, masyarakat tempat tinggal, dan lainnya. Karyawan ada KPI. Bagi para pejabat coba ingat kembali sumpah dan janji pada saat dilantik. Pasti berjanji tidak akan menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi dan keluarga. Jika sumpah dan janji jabatan dibaca sepenuh hati, pasti akan berhati-hati dalam bertindak. Pasti tidak akan korupsi.

Kedua yaitu evaluasi atau muhasabah. Amanah pasti akan ada pertanggungjawaban. Di dunia ada LPJ dan penilaian kinerja. Di akhirat akan ada Mahkamah Allah. Agar bisa lulus di akhirat maka perlu evaluasi atau muhasabah saat masih di dunia. Umar bin Khattab ra mengatakan “hisablah dirimu di dunia sebelum kelak dihisab di akhirat”. Evaluasi (muhasabah) dilakukan untuk mencari apa yang harus diperbaiki dan dipertahankan. Jika ada yang salah dan keliru mari bertekad untuk memperbaiki dan tidak mengulangi. Itulah makna tobat. Kembali ke jalan yang lurus. Jika ada yang bagus mari pertahankan dan terus ditingkatkan. Evaluasi berkala akan membuat kita melakukan perbaikan berkelanjutan dalam kehidupan.

Baca Juga:
  • Imam Lupa Baca Al-Fatihah, Apakah Sholatnya Sah?
  • Investigasi MUI Terhadap Al Zaytun Mencapai Tahap Penting, Fatwa Menanti!
  • Keberangkatan Haji Diberkahi: Doa Khusus dari Rumah
  • Cara Penyembelihan atau Mematikan Hewan Menurut Syariat Islam, Pelaksanaan Qurban di Hari Iduladha

Ketiga yaitu juang atau mujahadah. Cirinya berupa kesungguhan dalam menjalankan amanah. Bekerja secara profesional. Bekerja keras, cerdas, mawas dan tuntas. Juga bekerja secara berintegritas. Sesuai pikiran, perkataan dan perbuatan. Menepati janji, jujur dan tidak melanggar etika, norma, syariah dan aturan negara. Tidak menipu, berbohong, manipulasi data dan menghalalkan segala cara.

Keempat yaitu awasi atau muroqobah. Manusia mudah tergoda hawa nafsu. Untuk mengatasinya perlu ada pengawasan internal dan eksternal. Pengawasan yang sering luput dari kesadaran manusia yaitu pengawasan dari Allah (muroqobatullah). Allah Maha Melihat dan Mengetahui segala perbuatan manusia. Tidak ada yang tersembunyi dari Allah. Jika kesadaran ini muncul maka manusia tidak akan berani melakukan pelanggaran dalam hidupnya.

Kelima yaitu konsekuensi atau muaqobah. Logika keadilan menyatakan bahwa segala perbuatan pasti ada akibat, konsekuensi dan balasannya. Jika baik maka dampaknya juga baik. Jika buruk dampaknya juga buruk. Ini akan diperoleh di dunia dan akhirat. Keadilan di dunia bisa tidak terwujud karena pengadilan manusia yang terbatas. Keadilan di akhirat pasti terwujud karena Allah Maha Adil dan Hakim yang terbaik. Kesadaran ini membuat manusia berusaha berbuat baik agar juga mendapatkan balasan yang baik. Menghindari penyimpangan dan perbuatan buruk dan merusak. Manusia akan menjaga amanah yang diembannya.

Artikel Terkait:
  • Risiko Seks di Luar Nikah bagi Pria Muslim
  • Harapan Terwujud: Jamaah Haji Tambahan Menyentuh Tanah Suci
  • Waktu Takbiran Idul Adha, Kapan Dimulai?
  • Ketika Makkah Padat, Jamaah Haji Disarankan Ibadah di Hotel

Itulah 5 kunci dalam akronim JEJAK untuk menjaga amanah yaitu Janji (mu’ahadah), Evaluasi (muhasabah), Juang (mujahadah), Awasi (muroqobah), dan Konsekuensi (muaqobah). Semoga kita dapat menjadi manusia yang amanah. Semoga puasa Ramadhan menjadi latihan mewujudkan diri sendiri dan pemimpin yang amanah sehingga Indonesia bebas dari korupsi, aamiin.

Makassar, 25 Maret 2025

Jangan Lewatkan:
  • Misteri Tempat Pancung Dekat Masjid Jaffali di Jeddah
  • Makna Idul Fitri
  • Menggali Kearifan Ramadan, Meningkatkan Akhlak dan Kepedulian
  • Cerdas Beramal
Awasi Evaluasi Islami Janji JEJAK Juang Konsekuensi Menjaga amanah Ramadhan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJelang Lebaran, Sekda Kukar Pastikan Stok Pangan Aman di Pasar Mangkurawang
Next Article Seno Aji Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis

Informasi lainnya

Jejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?

20 Agustus 2026

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

17 Agustus 2026

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026

Makna Idul Fitri

20 Maret 2026

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

20 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Kenapa Gen Z Cepat Bosan Ngobrol Langsung?

Daily Tips Lina Marlina

Sekolah Jam 6, Jam Malam Jam 9

Editorial Udex Mundzir

Marsinah: Suara Buruh yang Terdiam Tragis

Profil Alfi Salamah

Cuaca Panas? Inilah Tanaman yang Bisa Menyejukan Rumah

Perspektif Alfi Salamah

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Perspektif Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi