Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Mubarok dan Amanah Sejati: Pelajaran Jujur dari Seorang Hamba Sahaya

Kejujuran bukan tentang siapa kamu, tapi seberapa besar kamu menjaga apa yang bukan milikmu.
ErickaEricka15 April 2025 Islami
kisah Mubarok tentang amanah sejati
Ilustrasi kisah Mubarok tentang amanah sejati (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Di tengah dunia yang penuh kepentingan dan kelonggaran terhadap prinsip, kisah ini hadir seperti air jernih di padang gersang. Kisah tentang seorang hamba sahaya bernama Mubarok, yang menunjukkan bahwa amanah bukan soal status, tapi soal akhlak dan rasa takut kepada Allah.

Suatu hari, pemilik kebun delima meminta Mubarok, budaknya yang telah bekerja bertahun-tahun menjaga kebun, untuk memetikkan delima yang matang dan manis.

“Mubarok, petikkan delima yang matang dan manis. Aku ingin mencicipinya,” kata sang tuan.

Mubarok menurut. Ia memetik satu, lalu menyuguhkannya. Tapi ketika dicicipi, ternyata buah itu kecut. Sang tuan pun memintanya lagi. Mubarok mencoba yang lain. Masih kecut. Sampai ketiga kalinya, sang tuan mulai gusar.

Baca Juga:
  • Kisah Hafshah: Kesetiaan, Ilmu, dan Pengamanan Alquran
  • Makna Idul Fitri
  • Rahasia Batu Kerikil Jamaah Haji Setelah Lempar Jumrah
  • 5 Tips Efektif Mengatur Waktu Selama Ramadhan

“Sudah lebih dari sepuluh tahun kamu menjaga kebun ini. Masa kamu tidak tahu mana yang manis dan mana yang tidak?” katanya dengan nada kesal.

Mubarok menjawab dengan tenang namun mengejutkan:

“Tuan, Anda hanya memerintahkan saya untuk menjaga kebun ini, bukan untuk mencicipinya. Maka selama sepuluh tahun ini, saya tidak pernah memetik apalagi mencicipi satu pun buah delima.”

Seketika itu tuannya terdiam. Tak ada kata-kata lain yang lebih tepat untuk menggambarkan rasa kagumnya. Ia takjub pada sikap Mubarok, seorang budak yang bahkan tak merasa punya hak sedikit pun atas buah yang dia rawat setiap hari.

Artikel Terkait:
  • Mendapatkan Hadiah Terindah Saat Kembali Dari Haji dan Umroh
  • Tips Mengatasi Demam Setelah Puncak Haji untuk Jamaah
  • Childfree dalam Pandangan Islam
  • Keberkahan Terbang Bersama: Memohon Doa Jamaah Haji

Inilah amanah dalam makna sejati. Menjaga titipan bukan hanya dari kerusakan, tetapi juga dari potensi godaan. Tidak mengambil meskipun bisa. Tidak memanfaatkan meskipun punya akses. Dan dari lelaki sederhana ini, lahirlah seorang tokoh besar dalam sejarah Islam: Abdullah Ibn al-Mubarak, ulama, ahli ibadah, dan pejuang yang terkenal karena ketakwaan dan keilmuannya.

Pelajaran dari kisah ini sangat relevan hari ini. Ketika jabatan dianggap hak untuk menikmati fasilitas, ketika kedekatan dengan kekuasaan sering kali disalahgunakan, kisah Mubarok mengajarkan kepada kita: integritas lahir bukan karena dilihat orang, tapi karena takut kepada Tuhan.

Semoga kisah ini menanamkan dalam hati kita nilai amanah, kejujuran, dan rasa cukup. Sebab dari seorang yang menjaga titipan dengan jujur, Allah bisa menumbuhkan generasi yang mulia.

Jangan Lewatkan:
  • Menunda Panggilan Haji: Benarkah Kehendak atau Keragu-raguan
  • Menjaga Keberkahan Rumah dalam Islam
  • Mengagumkan Kiswah Mengalami Transformasi dalam 10 Fase
  • Menuju Haji Suci: Panduan Perjalanan Sebelum Berangkat
Abdullah Ibn al-Mubarak Jujur dan Amanah Kisah Islami Kultum Singkat Refleksi Kehidupan Teladan Ketakwaan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePemkab Kukar Serahkan Sertifikat Halal kepada 34 UMKM di Tenggarong
Next Article Indonesia-Yordania Jalin Kerja Sama Wakaf dan Beasiswa

Informasi lainnya

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026

Makna Idul Fitri

20 Maret 2026

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

20 Maret 2026

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

15 Maret 2026

Sahabat Kecil Rasulullah

13 Februari 2026

Senyum di Tengah Derita

12 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Hidup yang PSBB

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Korupsi Makan Bergizi: Kejahatan yang Harus Dihabisi

Editorial Udex Mundzir

Di Balik Pagar yang Menyandera Laut

Editorial Udex Mundzir

Investasi Milenial Kini dan Masa Depan

Opini Alfi Salamah

Tantangan Representasi atau Simbolisme?

Editorial Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi