Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 7 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Satu Data Kesehatan, Strategi Baru Kemenkes Pantau Jemaah Haji

Pemanfaatan satu data kesehatan jadi kunci layanan medis responsif untuk jemaah haji Indonesia.
Udex MundzirUdex Mundzir14 Mei 2025 Info Haji
Satu Data Kesehatan Jemaah Haji 2025
Ilustrasi Satu Data Kesehatan Jemaah Haji 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Di tengah padatnya aktivitas ibadah haji dan tantangan cuaca ekstrem di Tanah Suci, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengandalkan sistem satu data kesehatan untuk memantau jemaah secara real-time. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi layanan haji 1446 H/2025 M yang lebih adaptif dan presisi.

Dalam konferensi pers bertajuk Kabar Haji untuk Indonesia di Jakarta pada Selasa (14/5/2025), Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Liliek Marhaendro Susilo, menjelaskan bahwa sistem ini menghimpun seluruh rekam medis jemaah, termasuk catatan penyakit bawaan, hasil pemeriksaan, dan intervensi medis yang telah dilakukan.

“Dengan satu data kesehatan, kami bisa memantau kondisi jemaah secara menyeluruh, sejak dari embarkasi hingga di Arab Saudi. Ini memungkinkan tindakan cepat dan sesuai kebutuhan,” ujar Liliek.

Baca Juga:
  • Pedoman Jamaah Haji Patuhi Aturan Barang Bawaan
  • Momentus, Bupati Melepas 72 Calhaj Tambahan dari Ciamis
  • Inspiratif! 42 Muslim Tuna Netra Menunaikan Haji dengan Kafeef
  • Tantangan Haji Tahun Depan Perlu Tingkatkan Profesionalisme

Ia menambahkan, sistem ini terkoneksi antartim kesehatan di kloter, sektor, hingga Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), memastikan setiap keputusan medis berdasarkan informasi terkini dan akurat.

Keunggulan sistem ini tidak hanya pada pemantauan, tetapi juga edukasi kesehatan. Menurut Liliek, satu data memungkinkan pendekatan berbeda bagi setiap kelompok jemaah, seperti lansia, penderita komorbid, maupun yang sehat.

“Tidak semua jemaah punya risiko yang sama. Dengan satu data, kami bisa mengarahkan edukasi dan perlakuan medis secara lebih personal,” jelasnya.

Artikel Terkait:
  • Kemenhaj Pastikan Asrama Haji Siap Sambut Musim 2026
  • Kurban dan Dam Jemaah Haji Indonesia Wajib Lewat Adahi
  • Persiapan Khusus Jamaah Haji Gelombang Dua Masuk Raudhah
  • Kemenag Usulkan Biaya Haji 2025 Turun Jadi Rp89,66 Juta

Sistem ini diyakini akan sangat vital menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), yang dikenal menguras fisik dan mental jemaah. Meski hingga saat ini kondisi kesehatan jemaah masih relatif stabil, kewaspadaan tetap ditingkatkan.

Dengan sistem yang terintegrasi dan data yang real-time, Kemenkes berharap dapat menjaga keselamatan dan kenyamanan jemaah haji selama menjalankan rukun Islam kelima tersebut.

Jangan Lewatkan:
  • Petugas Menghadapi Jamaah Haji Sakit di Bandara Jeddah
  • Antusiasme Tinggi! 14 Jamaah Bersiap Ramaikan Tanazul Awal
  • Perjalanan Jumrah Aqobah di Makkah: Cuaca Panas dan Keselamatan Jamaah
  • Setiap Hotel Jamaah Haji Dilengkapi Layanan Kesehatan Satelit
Info haji 2025 Kemenkes RI Layanan Kesehatan Haji satu data kesehatan jemaah haji Transformasi Digital Haji
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMulai Juli 2025, Cek Kesehatan Gratis Diperluas ke Sekolah dan Pesantren
Next Article Jokowi Pertimbangkan Maju Sebagai Ketum PSI Gantikan Kaesang

Informasi lainnya

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

15 April 2026

Pangkas Antrean Haji, Pemerintah Siapkan Skema War Ticket

12 April 2026

Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan

13 Maret 2026

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025
Paling Sering Dibaca

Waspada Belanja Online Bodong

Bisnis Alfi Salamah

Prabowo Akan Kehilangan Kesempatan Emas

Editorial Udex Mundzir

5 Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Cek Sebelum Berobat

Daily Tips Assyifa

Reformasi Polri: Antara Penegak Hukum atau Duta Wisata?

Gagasan Udex Mundzir

Raqsat al-Batriq, Tarian Pinguin yang Bikin Pesta Makin Meriah

Happy Ericka
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati30 Juni 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi