Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Kebenaran Harus Antre di Meja Korupsi

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 16 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Sektor Nonmigas Dominasi Surplus Dagang Indonesia pada April 2025

Neraca perdagangan Indonesia tetap surplus pada April 2025, ditopang kuat sektor nonmigas seperti minyak nabati dan logam dasar.
ErickaEricka2 Juni 2025 Ekonomi
Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa Pudji Ismartini saat konferensi pers secara virtual, di Jakarta
Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa Pudji Ismartini saat konferensi pers secara virtual, di Jakarta (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan surplus pada April 2025 sebesar USD 0,16 miliar atau setara Rp2,6 triliun. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, surplus ini menjadikan rekor surplus beruntun selama 60 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan bahwa surplus bulan April terutama disumbang oleh sektor nonmigas yang mencapai USD 1,51 miliar. Komoditas unggulan seperti bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewani/nabati, serta besi dan baja menjadi penyokong utama kinerja perdagangan luar negeri Indonesia.

“Surplus neraca perdagangan pada April didorong oleh ekspor nonmigas. Sementara neraca migas justru defisit sebesar USD 1,35 miliar, disebabkan oleh meningkatnya impor hasil minyak dan minyak mentah,” ujar Pudji dalam konferensi pers virtual, Senin (2/6/2025).

Baca Juga:
  • Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja
  • Pemerintah Siapkan Skema 8.400 Karyawan PHK Sritex Kembali Bekerja
  • Prabowo: Investasi Besar Siap Masuk Indonesia Tahun Ini
  • Airlangga dan Luhut Berbeda Sikap Soal Kenaikan PPN 12%

Berdasarkan data kumulatif Januari hingga April 2025, Indonesia membukukan surplus neraca perdagangan sebesar USD 11,07 miliar. Dari total tersebut, sektor nonmigas menyumbang surplus sebesar USD 17,26 miliar, sedangkan sektor migas mencatat defisit sebesar USD 6,19 miliar.

Negara mitra dagang juga memainkan peran penting dalam struktur neraca. Amerika Serikat tercatat sebagai penyumbang surplus terbesar dengan nilai USD 5,44 miliar, diikuti India dengan USD 3,98 miliar dan Filipina sebesar USD 2,92 miliar.

Artikel Terkait:
  • Cara Aman Membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tanpa Pungutan Liar
  • Libur Panjang Usai, Kursi Kereta Api Nyaris Terisi Penuh
  • Sri Mulyani Diganti, IHSG Terkoreksi 1,28 Persen ke 7.766
  • Pemerintah Luncurkan Stimulus Konsumsi Jelang Libur Sekolah

Namun demikian, Indonesia masih mencatat defisit perdagangan terhadap beberapa negara, terutama Tiongkok dengan defisit USD 6,28 miliar, Singapura USD 2,41 miliar, dan Australia USD 1,75 miliar.

Pudji menekankan bahwa pertumbuhan ekspor dan surplus yang ditopang oleh sektor industri pengolahan nonmigas merupakan indikator positif bagi ekonomi nasional, meskipun tantangan global tetap harus diwaspadai.

Jangan Lewatkan:
  • Penerimaan Pajak Anjlok, DJP Genjot Strategi Pengejaran Target
  • ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari
  • Pariwisata Terancam, Efisiensi Anggaran 2025 Picu Kekhawatiran
  • Beasiswa Kemenkeu Dibatalkan, Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas
Ekonomi 2025 Ekspor Nonmigas Komoditas Ekspor RI Neraca Dagang Indonesia Surplus Perdagangan BPS
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleEkspor Indonesia Naik 6,65 Persen, Sawit Jadi Penopang Utama
Next Article 120 Ambulans Disiagakan Saudi Layani Jemaah di Mekkah

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Warisan Masalah Era Jokowi

Editorial Udex Mundzir

Rekomendasi Menu untuk Mengelola Daging Qurban

Islami Alfi Salamah

Menghapus Jerat Judi Online Pasca Pilkada

Editorial Udex Mundzir

Chef Degan Septoadji: Membawa Rasa Indonesia ke Meja Dunia

Biografi Alfi Salamah

Rahasia Ayam Goreng Kalasan yang Garing dan Manisnya Pas

Food Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi