Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kulit Bawang Merah Bisa Jadi Pelindung Panel Surya

AI Fatigue, Saat Dunia Mulai Lelah Membicarakan AI

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 19 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Mendikdasmen Soroti Maraknya Buzzer Serang Tokoh di Medsos

Abdul Mu'ti menilai keadaban digital di Indonesia kian merosot akibat pengerahan buzzer untuk kepentingan personal dan politik.
ErickaEricka9 Juni 2025 Pendidikan
keadaban digital dan buzzer media sosial
Ilustrasi keadaban digital dan buzzer media sosial (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan keprihatinannya terhadap memburuknya etika digital di Indonesia. Dalam pernyataannya di Semarang pada Minggu (8/6/2025), ia menyoroti fenomena penggunaan buzzer berbayar di media sosial untuk menyerang atau mendongkrak popularitas seseorang.

Menurut Mu’ti, buzzer tidak lagi sekadar akun anonim, namun telah menjadi sistem terorganisir yang digerakkan secara masif layaknya mesin. Biaya untuk menggerakkan ratusan ribu akun buzzer dapat dikalkulasi, dan praktik ini telah mengancam kualitas komunikasi publik dan keadaban digital.

“Kalau ingin seseorang ngetop, tinggal kerahkan buzzer-nya. Kalau ingin menyerang, tinggal kerahkan juga. Dan semuanya bisa dibayar,” ujar Mu’ti.

Ia menambahkan bahwa maraknya penggunaan buzzer ini menimbulkan ketakutan bahkan di kalangan pejabat, di mana ada orang yang enggan membuka media sosial karena takut menjadi target serangan. Kondisi ini menurutnya menjadi bukti nyata dari rusaknya adab digital dalam ruang publik.

Baca Juga:
  • Pentingnya Stabilitas Kerja: Jangan Sering Pindah-Pindah
  • Buka Kuliah Subuh, Ternyata Begini Cara Santri Tasikmalaya Rebut Hati Generasi Alpha
  • Kelulusan SDN 1 Cisayong, Jenny Tegaskan Pendidikan Lanjut
  • AI Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah Mulai 2025

“Kita sedang mengalami krisis keadaban digital. Yang seharusnya menjadi tempat untuk berbagi informasi dan dialog sehat, malah berubah menjadi ladang kebiadaban digital,” tegasnya.

Kekhawatiran Mu’ti ini sejalan dengan kasus yang tengah disidik Kejaksaan Agung, di mana seorang ketua tim buzzer, MAM, ditetapkan sebagai tersangka karena menghalangi proses hukum dalam beberapa kasus korupsi besar. MAM disebut mengorganisir hingga 150 buzzer untuk menyebarkan konten negatif yang menyudutkan Kejaksaan Agung melalui berbagai platform media sosial.

Tindakan ini dilakukan atas permintaan beberapa pihak, termasuk direktur pemberitaan media dan pengacara, yang memberikan imbalan hingga ratusan juta rupiah. MAM kini ditahan di Rutan Salemba selama 20 hari sebagai bagian dari proses hukum yang sedang berjalan.

Artikel Terkait:
  • Mendikdasmen Siapkan Tiga Strategi Atasi Krisis Pustakawan
  • Jota Joti Meriah, Kak Syamsuddin Himbau Peran Orang Dewasa
  • PPDB Resmi Ganti Nama Jadi SPMB, Jalur Prioritas untuk Pengurus OSIS dan Pramuka
  • Milad ke-18, Himpaudi Jatim Gelar Corat-Coret Bermakna di Gedek Mojokerto

Pemerintah, melalui Kemendikdasmen, mendorong literasi digital agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan mampu memilah informasi yang sehat. Peningkatan pendidikan karakter dan integritas menjadi agenda utama untuk membangun kembali ruang digital yang beradab.

Mu’ti berharap kesadaran bersama tentang pentingnya keadaban digital bisa menjadi prioritas nasional, mengingat dampaknya yang tidak hanya merusak individu tetapi juga merusak tatanan sosial secara keseluruhan.

Jangan Lewatkan:
  • Temaram di Khalifa
  • Eks Ketua MK: Guru dan Dosen Harus Jadi Prioritas, Bukan Beban Negara
  • Dana Penelitian 2025 Meningkat, Tapi Ada Hibah yang Dibatalkan
  • Eco-enzyme Lebih Cepat Jadi dengan Inovasi Farmasi Unisba
Abdul Mu'ti Buzzer Media Sosial Keadaban Digital Korupsi Digital Pendidikan karakter
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMasjidil Haram Padat, Jemaah Diminta Bertahan di Hotel
Next Article Gubernur Elisa Sebut Warga Tolak Penutupan Tambang Nikel Gag

Informasi lainnya

Temaram di Khalifa

14 Agustus 2026

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

14 Agustus 2026

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

6 Agustus 2026

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

6 Agustus 2026

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

27 Juli 2026

PP Khalifa Matangkan Adaptasi SK Kwarnas Terbaru Menjelang Mugus

25 Juli 2026
Paling Sering Dibaca

Nafkah dalam Islam: Penjelasan, Pelanggaran, dan Kewajiban terhadap Anak Yatim

Islami Udex Mundzir

Menyesap Filosofi di Balik Secangkir Teh Jepang

Travel Alfi Salamah

Sejarah dan Keutamaan Surah Yasin dalam Al-Qur’an: Kisah dan Pengaruhnya

Islami Dexpert Corp

Menuju Haji Suci: Panduan Perjalanan Sebelum Berangkat

Islami Alfi Salamah

Tips Mengatasi Demam Setelah Puncak Haji untuk Jamaah

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi