Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Eksotisme Surabaya dalam Ikan Sambal Nasi Kelapa

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

KPK Ungkap Pemkab Pernah Akali Survei Integritas Nasional

Pengungkapan manipulasi survei integritas memicu sorotan baru terhadap komitmen antikorupsi daerah di Indonesia.
Richard MundzirRichard Mundzir9 Desember 2025 Hukum
KPK Ungkap Pemkab Pernah Akali Survei Integritas Nasional
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto di sela acara peringatan Hakordia 2025 di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Yogyakarta – Di tengah riuh peringatan Hakordia 2025, Ketua KPK Setyo Budiyanto melontarkan pernyataan yang menggema bak “alarm moral” bagi pemerintah daerah.

Ia mengungkap adanya sebuah pemerintah kabupaten yang, pada tahun-tahun sebelum 2025, kedapatan merekayasa hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) sebuah tindakan yang disebutnya sebagai “akal-akalan yang nyaris lolos”.

Pada gelaran peluncuran SPI di Kompleks Kepatihan, Selasa (9/12/2025), Setyo menjelaskan bahwa manipulasi terjadi ketika oknum pejabat pemkab mengumpulkan pegawai yang menerima undangan survei acak melalui WhatsApp.

Mereka lalu diarahkan menjawab kuesioner sesuai instruksi guna mempercantik skor integritas daerah tersebut. Hasilnya, pemkab itu sempat masuk kategori hijau dan dinilai berintegritas, meski situasi lapangan menunjukkan sebaliknya.

“Mereka sempat membuat aturan internal: siapa pun yang dapat WhatsApp dari KPK, harus lapor. Setelah dikumpulkan, mereka diberi arahan. Kalau pertanyaannya A, jawab A plus; kalau B, jawab B minus. Akhirnya skornya bagus,” ujar Setyo.

Baca Juga:
  • KPK Libatkan Kejagung Selidiki Kasus Digitalisasi Nadiem
  • Label Non-Halal Terlambat, Warung Legendaris Solo Ditegur Keras
  • Komisi III DPR RI: Jangan Politisasi Kasus Hasto Kristiyanto
  • Komisi IX Dalami Dugaan Korupsi Program MBG, Kualitas Gizi Terancam

Ia menegaskan bahwa praktik tersebut terungkap setelah KPK melakukan validasi silang dengan dokumen pendukung serta pemeriksaan kondisi faktual di daerah terkait. Temuan itu menunjukkan ketidaksesuaian antara data survei dan realitas, sehingga KPK menyimpulkan bahwa skor tersebut dimanipulasi.

“Kami punya alat untuk mengukur apakah data ini masuk akal atau tidak. Setelah dibandingkan dengan dokumen penyerta, jelas bahwa itu rekayasa,” tambahnya, menegaskan bahwa teknologi dan metodologi SPI kini semakin sulit dikelabui.

Publikasi SPI 2025 yang mencapai 72,32 poin sedikit lebih tinggi dari capaian 2024 sebesar 71,53 poin dinilai masih mencerminkan kerentanan tinggi terhadap potensi korupsi di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Setyo menilai angka itu belum cukup untuk menunjukkan perbaikan signifikan, terutama karena indikator risiko masih mengungkap banyak titik rawan gratifikasi, pungutan liar, dan suap.

Artikel Terkait:
  • Laporkan 5 Nama, Jokowi Serahkan Ijazah Asli ke Polda Metro
  • Relevansi Isu Ijazah Jokowi di Tengah Pengaruhnya yang Masih Kuat
  • Transisi Kementerian Haji: DPR Bahas Penyesuaian Struktur dan ASN
  • Putusan MK: Spa Diakui Sebagai Layanan Kesehatan Tradisional, Bukan Hiburan

Ia menekankan bahwa SPI bukan sekadar laporan tahunan, melainkan peta risiko yang harus digunakan K/L/PD untuk merumuskan strategi pembenahan. Bekerja sama dengan KPK, setiap instansi diminta menilai di bagian mana integritas masih lemah dan kebijakan apa yang harus diperkuat.

“Semua bisa dilihat, semua bisa diukur. Tinggal bagaimana instansi memanfaatkannya untuk memperbaiki diri,” tutupnya.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa upaya peningkatan integritas tidak berhenti pada capaian skor, melainkan memerlukan komitmen berkelanjutan demi membangun pemerintahan yang bersih.

Jangan Lewatkan:
  • Menkum Supratman Klarifikasi Wacana Denda Damai Koruptor
  • ICW Laporkan Dugaan Korupsi Makanan Jemaah Haji ke KPK
  • Tiga Hakim Jadi Tersangka, Suap Vonis Ekspor CPO Terus Bergulir
  • Polda Metro Panggil Dua Orang Terkait Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Antikorupsi Hakordia 2025 Integritas ASN KPK Survei SPI
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBersiap Naratama, Kak Udex Terima Tugas Menjadi Pimpinan Kursus
Next Article Terjebak di Gedung Terra Drone, 22 Orang Kehilangan Nyawa

Informasi lainnya

Rekening Botok Dibuka Lagi Usai Klarifikasi Polisi

26 Agustus 2026

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di 9 Polda

23 Agustus 2026

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

12 Juli 2026

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

1 Juli 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

30 Juni 2026

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

26 April 2026
Paling Sering Dibaca

Tan Malaka: Pejuang Tanpa Mahkota

Profil Alfi Salamah

Ilmu yang Terasing di Negeri Sendiri

Editorial Udex Mundzir

Federal Oil Gelar Acara Pasca Peluncuran Gresini Racing MotoGP

Bisnis Alfi Salamah

Senyum Sebagai Sedekah yang Bernilai Ibadah

Islami Silva

Yang Mau Lanjutkan Bangun IKN, Silakan Patungan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Hukum Barang Temuan dalam Islam

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi