Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam

Bandung Dilanda Cuaca Ekstrem, Puluhan Pohon Roboh

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 4 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam

Hujan deras dan luapan sungai picu genangan di sejumlah wilayah permukiman dan ruas jalan utama Jakarta Barat.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati4 April 2026 Nasional
Banjir Genangi Jakbar, 12 RT dan Jalan Terendam
Banjir di wilayah Kembangan, Jakarta Barat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Air kembali “mengetuk pintu” ibu kota, membawa genangan yang merayap pelan namun pasti ke permukiman warga. Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Jumat malam seolah menjadi alarm lama yang kembali berbunyi, menandai kerentanan kawasan terhadap banjir musiman.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sedikitnya 12 rukun tetangga (RT) di Jakarta Barat terendam banjir pada Sabtu pagi (4/4/2026). Selain itu, empat ruas jalan utama turut terdampak genangan air dengan ketinggian bervariasi antara 15 hingga 55 sentimeter.

Peristiwa ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan meluapnya Kali Pesanggrahan dan Kali Angke. Data dihimpun hingga pukul 08.00 WIB menunjukkan wilayah terdampak tersebar di sejumlah kelurahan seperti Kembangan Selatan, Kedoya Selatan, Kedaung Kaliangke, dan Rawa Buaya.

“Penyebab banjir karena curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan dan Kali Angke,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, di Jakarta, Sabtu (4/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa hujan lebat yang terjadi sejak Jumat (3/4/2026) telah meningkatkan tinggi muka air di sejumlah pos pemantauan. Beberapa di antaranya seperti Pos Pantau Sunter Hulu dan Pesanggrahan sempat berada pada status siaga 3, sementara Pintu Air Pasar Ikan mencapai siaga 2 pada Jumat sore. Kondisi ini mempercepat terjadinya genangan di sejumlah titik rawan banjir.

“Kemudian Pos Pantau Angke Hulu juga sempat berada pada status siaga, yang berkontribusi terhadap banjir di wilayah DKI Jakarta,” katanya.

Sebagai langkah penanganan, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel ke lokasi terdampak untuk memantau kondisi genangan sekaligus berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait.

Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) turut dilibatkan dalam upaya penyedotan air dan memastikan saluran drainase berfungsi optimal.

Sejumlah ruas jalan yang terdampak di antaranya Jalan Ciledug Raya di kawasan Petukangan Selatan, Jalan Strategi Raya dan Jalan Basoka Raya di Joglo, serta Jalan H.R. Rasuna Said di Kuningan Barat. Genangan di titik-titik ini sempat mengganggu mobilitas warga dan pengguna jalan, terutama pada jam aktivitas pagi.

Kondisi ini menambah daftar panjang titik rawan banjir di ibu kota yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Meski berbagai infrastruktur pengendali banjir telah dibangun, faktor cuaca ekstrem dan kapasitas sungai yang terbatas tetap menjadi tantangan utama.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika curah hujan tinggi masih berlanjut. Warga diminta segera menghubungi layanan darurat 112 jika menghadapi kondisi darurat, mengingat layanan tersebut tersedia selama 24 jam tanpa biaya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa persoalan banjir di Jakarta belum sepenuhnya teratasi. Kombinasi antara faktor alam dan tata kelola lingkungan masih membutuhkan perhatian serius agar dampaknya tidak terus berulang setiap musim hujan tiba.

Banjir Jakarta BPBD DKI Genangan Air Hujan Deras Jakarta Barat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBandung Dilanda Cuaca Ekstrem, Puluhan Pohon Roboh
Next Article Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Informasi lainnya

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

4 April 2026

Bandung Dilanda Cuaca Ekstrem, Puluhan Pohon Roboh

3 April 2026

Program MBG Dipangkas Jadi Lima Hari Sekolah

3 April 2026

Air Bersih Bitung Tercemar Usai Gempa M7,6

3 April 2026

BMKG Hentikan Peringatan Tsunami Usai Gempa Bitung

2 April 2026

Gempa Besar Guncang Bitung, BMKG Keluarkan Peringatan

2 April 2026
Paling Sering Dibaca

Prabowo Masih Takut Bayang-Bayang Jokowi

Editorial Udex Mundzir

Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2024, Hanya Legitimasi Kemenangan Petahana

Opini Udex Mundzir

Tips Penting bagi Jamaah Haji Baru Tiba, Perhatikan 5 Hal Ini

Islami Alfi Salamah

Marsinah: Suara Buruh yang Terdiam Tragis

Profil Alfi Salamah

10 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersama Pepaya

Food Assyifa
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati25 Maret 2026

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Pemkab Kukar Gelontorkan 500 M untuk Sektor Perikanan

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi