Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan 2-0

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 14 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Keindahan Desa Shirakawa-go yang Menawan

Kesederhanaan sering menyimpan keindahan yang paling dalam.
Alfi SalamahAlfi Salamah14 April 2026 Travel
Keindahan Desa Shirakawa-go
Keindahan Desa Shirakawa-go
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Desa tradisional Jepang terasa begitu hidup saat menginjakkan kaki di Shirakawa-go. Terletak di Prefektur Gifu, desa ini dikenal dengan rumah khas bergaya gassho-zukuri yang memiliki atap curam menyerupai tangan yang sedang berdoa. Keunikan arsitektur ini menjadikan Shirakawa-go sebagai salah satu situs warisan dunia yang memikat wisatawan dari berbagai negara.

Dalam beberapa tahun terakhir, Shirakawa-go kembali populer, terutama saat musim dingin. Desa ini berubah menjadi lanskap seperti negeri dongeng dengan rumah-rumah yang tertutup salju putih. Fenomena ini banyak dibagikan di media sosial, membuatnya semakin dikenal sebagai destinasi impian bagi pecinta suasana klasik Jepang.

“Begitu melihat desa ini dari atas, rasanya seperti masuk ke cerita lama,” ujar Farhan, wisatawan yang berkunjung pada Sabtu (18/1/2025). Ia mengaku terpesona dengan suasana yang begitu tenang dan berbeda dari kota besar.

Baca Juga:
  • Eksotisme Gunung Papandayan, Surga Alam di Garut
  • Menembus Gelap
  • Ephesus: Kota Legendaris yang Tak Pernah Mati
  • Menjelajah Dunia Digital di teamLab Planets Tokyo

Selain musim dingin, Shirakawa-go juga memiliki daya tarik di musim lainnya. Saat musim semi, bunga bermekaran di sekitar desa, memberikan nuansa segar. Di musim gugur, warna daun berubah menjadi merah dan kuning, menciptakan pemandangan yang hangat dan romantis. Setiap musim membawa karakter yang berbeda, namun tetap memikat.

Aktivitas di desa ini juga cukup beragam. Pengunjung dapat menjelajahi rumah tradisional yang masih dihuni, mempelajari sejarah lokal, hingga mencicipi kuliner khas daerah. Beberapa rumah bahkan dibuka untuk umum sebagai museum, sehingga wisatawan bisa melihat langsung kehidupan masyarakat setempat.

“Yang membuat tempat ini spesial bukan hanya pemandangannya, tapi juga suasananya yang damai,” kata Rini, seorang pelancong yang datang bersama keluarganya. Ia merasa Shirakawa-go memberikan pengalaman yang lebih personal dan menyentuh.

Artikel Terkait:
  • Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi
  • Kyoto Kerek Tarif Wisata Demi Selamatkan Warisan Budaya
  • Menikmati Senja dari Shibuya Sky Tokyo
  • Traveling Sendiri, Kenapa Tidak?

Akses menuju desa ini memang membutuhkan perjalanan yang sedikit lebih panjang dibanding destinasi lain. Namun, perjalanan tersebut sebanding dengan pengalaman yang didapatkan. Banyak wisatawan menggabungkan kunjungan ke Shirakawa-go dengan destinasi lain seperti Takayama atau Kanazawa.

Shirakawa-go bukan hanya tentang keindahan visual, tetapi juga tentang merasakan kehidupan yang lebih sederhana. Di tengah modernitas Jepang, desa ini menjadi pengingat bahwa ketenangan dan kehangatan masih bisa ditemukan dalam bentuk yang paling alami.

Jangan Lewatkan:
  • Pulau Sumba, Surga Eksotis Baru
  • Rahasia Packing Cerdas untuk Liburan 1 Minggu
  • Bingung Mau Liburan Kemana? Yuk Nikmati Keindahan Wisata Alam Musim Panas di Nikko Jepang
  • Menaklukkan Gunung Cikuray, Atap Tertinggi di Garut
Desa Jepang Destinasi Musim Dingin Shirakawa-go Travel Jepang Warisan Dunia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJejak Lama Nusantara di Enam Negara Tetangga
Next Article El Nino “Godzilla” Mengintai Kemarau 2026

Informasi lainnya

Menjelajah Dunia Digital di teamLab Planets Tokyo

13 April 2026

Menyusuri Heningnya Hutan Bambu Arashiyama

12 April 2026

Pesona Kawaguchiko dengan Latar Gunung Fuji

12 April 2026

Menikmati Senja dari Shibuya Sky Tokyo

11 April 2026

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

31 Januari 2026

Cappadocia: Kota Bawah Tanah yang Membongkar Sejarah

30 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Al‑Biruni: Penjelajah Ilmu Tanpa Batas

Profil Alfi Salamah

Golkar di Persimpangan Jalan

Editorial Udex Mundzir

Kemenangan 30 Muslim melawan Ribuan Kafir Quraisy

Islami Alfi Salamah

Alibi Efisiensi, Pilkada Tetap Harus Langsung

Editorial Udex Mundzir

Dari Sel Penjara ke Ruang Sidang

Profil Lisda Lisdiawati
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi