Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Belajar dari UEA, Prabowo Ingin Besarkan INA

Alfi SalamahAlfi Salamah24 November 2024 Ekonomi 333 Views
Prabowo Subianto berkunjung ke UEA
Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan, Abu Dhabi, (23/11/2024 .rep)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Abu Dhabi — “Kami ingin INA jauh lebih besar,” ujar Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kenegaraan di Abu Dhabi. Sabtu (23/11/2024), ia bertemu Presiden UEA, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan.

Prabowo menyampaikan keinginannya belajar dari UEA untuk memperbesar kapasitas Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia, Indonesia Investment Authority (INA). Hal ini bertujuan memperkuat perekonomian negara dan mendorong investasi strategis.

“Kami pernah dibantu mendirikan sovereign wealth fund kami yang sekarang INA. Tapi sekarang kami ingin membuatnya jauh lebih besar,” ujar Prabowo dalam video yang diunggah Sekretariat Presiden, Ahad (24/11/2024).

Prabowo mengapresiasi keberhasilan UEA di bawah kepemimpinan Sheikh Mohammed bin Zayed. Ia menilai UEA sebagai contoh negara dengan visi pembangunan yang jauh ke depan.

“Kami memandang Yang Mulia sebagai pemimpin dengan visi yang telah terbukti membawa modernisasi pesat,” katanya. Dengan semangat tersebut, Indonesia ingin mempelajari strategi UEA dalam mengelola dan mengembangkan SWF yang berkelanjutan.

Kunjungan ini juga mempertegas hubungan bilateral kedua negara yang semakin erat, terutama di bidang ekonomi dan investasi. INA sendiri telah memainkan peran penting dalam mendanai proyek infrastruktur dan memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

Kerja sama Indonesia dan UEA telah berlangsung sejak INA didirikan, dengan UEA menjadi salah satu mitra strategis pertama. Prabowo optimistis kemitraan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua negara.

“Kami ingin belajar banyak, agar INA mampu menjadi katalis untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tutup Prabowo dalam pernyataannya.

Abu Dhabi INA Prabowo Subianto Sheikh Mohammed bin Zayed Sovereign Wealth Fund
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenag ke Arab Saudi untuk Bahas Operasional Haji 2025
Next Article Dorong Pariwisata dan Revitalisasi Media, AHK Pacu Daya Saing Kutim

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Yang Bukan Termasuk Ghibah dalam Islam

Islami Ericka

Golkar di Persimpangan Jalan

Editorial Udex Mundzir

Belva Devara: Anak Bangsa Pelopor Pendidikan Digital

Biografi Alfi Salamah

Haji Idi dan Situasi Simalakama di Pilkada Sampang

Opini Udex Mundzir

10 Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.