Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,5 Persen

Bank Indonesia pastikan kebijakan moneter tetap akomodatif di tengah dinamika ekonomi global dan komitmen menjaga inflasi.
ErickaEricka18 Juni 2025 Ekonomi
BI Pertahankan Suku Bunga Acuan Juni 2025
Ilustrasi BI Pertahankan Suku Bunga Acuan Juni 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Bank Indonesia (BI) menetapkan untuk mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) pada level 5,50 persen dalam hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulan Juni 2025. Keputusan ini disampaikan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo pada konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/6/2025).

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi makroekonomi nasional yang dinilai masih stabil. Inflasi tahun 2025 dan 2026 diproyeksikan tetap berada dalam target sasaran 2,5 persen ±1 persen. Selain itu, kebijakan ini sejalan dengan stabilitas nilai tukar rupiah serta langkah mendukung pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga.

“Ke depan, Bank Indonesia akan terus mencermati ruang penurunan BI-Rate guna mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan tetap mempertahankan inflasi sesuai dengan sasarannya dan stabilitas nilai tukar sesuai dengan fundamentalnya,” ujar Perry Warjiyo.

Selain mempertahankan BI-Rate, RDG juga menetapkan suku bunga Deposit Facility tetap di angka 4,75 persen dan Lending Facility sebesar 6,25 persen. Ketiga kebijakan ini menjadi bagian dari strategi bauran kebijakan BI dalam mendukung stabilitas sistem keuangan nasional.

Perry menjelaskan, kebijakan makroprudensial tetap bersifat akomodatif untuk mendukung pertumbuhan kredit. Di sisi lain, sistem pembayaran diarahkan untuk memperluas akseptasi digital serta memperkuat infrastruktur keuangan.

Langkah-langkah stabilisasi nilai tukar turut diperkuat, termasuk intervensi melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar luar negeri, spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

BI juga memperkuat strategi operasi moneter pro-pasar untuk menjaga efektivitas transmisi kebijakan suku bunga, kecukupan likuiditas, dan pendalaman pasar keuangan. Ini mencakup pengelolaan struktur suku bunga instrumen moneter, optimalisasi lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), serta penguatan peran dealer utama di pasar sekunder.

Langkah tambahan yang diambil termasuk publikasi transparansi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK), serta akselerasi persiapan implementasi QRIS Antarnegara. BI juga memperpanjang kebijakan tarif rendah untuk Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) dan ketentuan batas minimum pembayaran serta denda keterlambatan Kartu Kredit hingga 31 Desember 2025.

Dengan kebijakan ini, Bank Indonesia menegaskan komitmennya menjaga stabilitas moneter, sistem keuangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan di tengah ketidakpastian global yang tinggi.

BI Rate Juni 2025 Inflasi 2025 Kebijakan Moneter Stabilitas Ekonomi Suku Bunga BI
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKKP Tegaskan Empat Pulau di Anambas Tidak Bisa Dijual
Next Article Kemendagri Pastikan Dukung Eliminasi Malaria di Wilayah Papua

Informasi lainnya

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

5 Februari 2026

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Dulu Dipaksa-Paksa Menggunakan Gas Elpiji 3 Kg, Sekarang Malah Haram

Editorial Udex Mundzir

UMP 2025: Melampaui Angka, Memahami Kebutuhan

Editorial Udex Mundzir

Orde Baru Jauh Lebih Baik

Editorial Udex Mundzir

Golkar di Persimpangan Jalan

Editorial Udex Mundzir

Mochtar Kusumaatmadja, Arsitek Laut Nusantara

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

Pelaku UMKM Kesulitan Jadi Mitra MBG, Syarat Dinilai Berat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor