Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BI Prakirakan Ekonomi Nasional Menguat pada Semester II 2025

Bank Indonesia proyeksikan pertumbuhan ekonomi 2025 antara 4,6 hingga 5,4 persen didorong respons kebijakan fiskal dan moneter.
ErickaEricka18 Juni 2025 Ekonomi
Bank Indonesia (BI)
Bank Indonesia (BI) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Bank Indonesia (BI) memprakirakan kondisi ekonomi nasional akan mengalami perbaikan pada paruh kedua tahun ini. Proyeksi pertumbuhan ekonomi 2025 diperkirakan berada dalam kisaran 4,6 hingga 5,4 persen, didorong oleh respons kebijakan yang terintegrasi dari sisi fiskal, moneter, dan makroprudensial.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan bahwa potensi pertumbuhan ekonomi masih terbuka meski ketidakpastian global, seperti kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah, tetap menjadi tantangan signifikan.

“Berbagai respons kebijakan perlu terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, baik dari sisi permintaan domestik maupun eksternal,” ujar Perry dalam konferensi pers usai Rapat Dewan Gubernur BI Bulan Juni 2025 di Jakarta, Rabu (18/6/2025).

Kinerja ekspor nonmigas menunjukkan peningkatan pada kuartal kedua tahun ini, utamanya karena strategi front loading ekspor ke AS sebagai respons terhadap kebijakan tarif negara tersebut. Namun, Perry menegaskan bahwa permintaan domestik, seperti konsumsi rumah tangga dan investasi, juga harus menjadi motor utama pertumbuhan.

Dari sisi fiskal, pemerintah mendorong belanja melalui program gaji ke-13 bagi ASN, subsidi transportasi, dan peningkatan bantuan sosial. Sementara itu, BI berkontribusi lewat pelonggaran moneter dan insentif likuiditas makroprudensial guna menstimulus pembiayaan ke sektor prioritas.

“Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran dengan kebijakan stimulus fiskal dan sektor riil pemerintah termasuk implementasi program Asta Cita,” terang Perry.

Bank Indonesia juga terus memperkuat strategi untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan mempercepat pendalaman pasar uang serta valuta asing. Hal ini dilakukan melalui intervensi di pasar spot, transaksi Non-Deliverable Forward (NDF), serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Kebijakan ini juga diperkuat dengan program Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), pembenahan struktur suku bunga instrumen moneter, dan peningkatan peran dealer utama guna memperkuat pasar sekunder.

Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari pendekatan bauran kebijakan BI dalam mengatasi tekanan eksternal, menjaga stabilitas sistem keuangan, serta mempercepat pemulihan ekonomi nasional menuju pertumbuhan yang berkelanjutan.

BI Proyeksi 2025 Ekonomi Nasional Kebijakan BI Permintaan Domestik Pertumbuhan Ekonomi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKemendagri Pastikan Dukung Eliminasi Malaria di Wilayah Papua
Next Article Indonesia Miliki Potensi 59 GW PLTS dari Lahan Bekas Tambang

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Hukum Berhubungan Suami Istri Malam Idulfitri

Islami Ericka

Selain 8 dan 20 Rakaat, Ini Ada Jumlah Rakaat Shalat Tarawih

Islami Ericka

Ai Sri Mulyani, Ketelitian yang Berbuah Terang

Profil Adit Musthofa

Komdigi: Permohonan Merger XL-Smartfren Belum Diterima

Techno Assyifa

Korupsi Dana Desa Tak Bisa Lagi Dimaafkan

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.