Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BPS Pindahkan Jadwal Rilis Data Ekspor-Impor ke Awal Bulan

Perubahan jadwal rilis data bertujuan hadirkan angka final yang lebih akurat, tapi memicu keluhan pelaku usaha.
ErickaEricka28 Mei 2025 Ekonomi
Badan Pusat Statistik (BPS)
Gedung Badan Pusat Statistik (BPS) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) memutuskan untuk mengubah jadwal rilis data ekspor-impor dari pertengahan bulan menjadi awal bulan. Kebijakan ini berlaku mulai periode April 2025, dengan data neraca perdagangan yang semula dijadwalkan rilis pada pertengahan Mei kini ditunda hingga 2 Juni 2025.

Perubahan ini disampaikan Direktur Statistik Distribusi BPS, Sarpono, dalam konferensi pers di Gedung BPS pada Rabu (28/5/2025). Ia menjelaskan bahwa langkah ini diambil guna meningkatkan kualitas statistik yang dirilis, dengan hanya menyajikan angka tetap yang sudah melalui proses koreksi dari berbagai instansi.

“Rilis akan dilakukan pada Juni dalam bentuk angka tetap. Ini bertujuan agar data yang disampaikan sudah mencakup semua koreksi dari Bea dan Cukai, Pos Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta survei BPS di daerah perbatasan,” jelas Sarpono.

Sebelumnya, BPS merilis data neraca perdagangan pada pertengahan bulan dengan status data sementara. Kini, dengan format angka final, data diyakini lebih akurat dan mampu menggambarkan kondisi riil aktivitas ekspor-impor.

Namun, keputusan ini mendapat sorotan dari sejumlah kalangan. Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menilai penundaan rilis data ekspor-impor April terlalu mendadak dan berpotensi merugikan banyak pihak, termasuk pemerintah, pelaku usaha, serta pasar keuangan.

“Ketika data ditunda, maka pelaku usaha dan pemangku kebijakan kesulitan memperkirakan kondisi pasar. Ini dapat menunda pengambilan keputusan strategis,” ujar Huda.

Ia menilai jeda waktu dari April hingga awal Juni terlalu panjang, padahal data mentah sudah tersedia dari bulan sebelumnya melalui sistem Bea dan Cukai. Bahkan, Huda menduga penundaan rilis data bisa berkaitan dengan strategi pengendalian isu publik.

Bagi sektor swasta, data ekspor-impor memiliki peran penting dalam membaca arah permintaan pasar dan merespons kebijakan pemerintah, termasuk potensi fluktuasi harga. Ketidakpastian akibat keterlambatan data juga dinilai dapat berdampak terhadap sentimen pasar.

Meski begitu, BPS menyatakan komitmennya untuk menyajikan statistik yang lebih akurat dan komprehensif, serta memastikan berita resmi statistik ke depan memiliki cakupan yang lebih luas.

BPS Data Ekspor-Impor Ekonomi Makro Jadwal Statistik Neraca Perdagangan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePrabowo-Macron Sepakat Deklarasi 100 Tahun Indonesia-Prancis
Next Article Mendikdasmen Kaji Putusan MK soal SD-SMP Swasta Gratis

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Negeri Pungli dan Pajak Tinggi

Editorial Udex Mundzir

Valentina Vassilyeva: Ibu dengan Anak Terbanyak dalam Sejarah

Biografi Silva

Hikmah Idul Qurban

Islami Syamril Al-Bugisyi

Keadilan Dibelokkan oleh Kekuasaan

Editorial Udex Mundzir

Rahasia Puasa Dzulhijjah dan Keutamaannya

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.