Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Demokrat Nilai Pemisahan Pemilu Punya Kelebihan dan Tantangan

Putusan MK soal pemisahan pemilu lokal dan nasional mendapat tanggapan kritis dari Partai Demokrat terkait dampaknya pada politik nasional.
ErickaEricka27 Juni 2025 Politik
Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) DPP Partai Demokrat, Ahmad Khoirul Umam
Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) DPP Partai Demokrat, Ahmad Khoirul Umam (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemisahan jadwal pemilihan umum (pemilu) nasional dan daerah yang diputuskan Mahkamah Konstitusi (MK) menuai berbagai respons. Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) DPP Partai Demokrat, Ahmad Khoirul Umam, menyampaikan bahwa keputusan ini membawa sejumlah keunggulan sekaligus tantangan besar bagi sistem demokrasi di Indonesia.

Menurutnya, pemisahan rezim pemilu memungkinkan masyarakat lebih fokus pada isu dan kandidat lokal tanpa terdistraksi hiruk-pikuk pemilu nasional. Hal ini dinilai dapat memperkuat demokrasi lokal dan mendorong inovasi kelembagaan partai di daerah.

“Dengan dipisah, masyarakat bisa lebih objektif memilih kepala daerah dan wakil rakyatnya berdasarkan kebutuhan lokal, bukan sekadar mengikuti arus politik nasional,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis malam (26/6/2025).

Khoirul juga menyebut bahwa pemisahan ini dapat mengurangi beban teknis pemilu serentak yang selama ini kompleks, melelahkan, dan rawan kecurangan. Ia menambahkan, pengawasan dan partisipasi publik akan lebih optimal jika pemilu tidak digelar bersamaan dalam lima jenis surat suara.

Namun di sisi lain, ia menekankan adanya tantangan serius seperti meningkatnya fragmentasi politik antara pusat dan daerah. “Kerja sama antara caleg pusat dan lokal yang selama ini saling menguatkan dalam kampanye, akan terputus. Ini bisa berdampak pada tingginya biaya politik,” jelasnya.

Khoirul juga menyinggung potensi pelemahan koordinasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah karena siklus politik yang tidak sinkron. “Bila tidak dikelola dengan baik, pola ini bisa menyerupai sistem federalisme dengan konsekuensi meningkatnya friksi kebijakan antara pusat dan daerah,” tambahnya.

Lebih jauh, ia memperingatkan bahwa pemisahan ini bisa memperpanjang ketegangan politik. Jadwal pemilu yang terpisah menciptakan atmosfer kompetitif yang lebih lama, yang dikhawatirkan mengganggu stabilitas sosial dan administrasi pemerintahan.

“Pemisahan pemilu membuka kembali debat tentang batas antara wewenang MK dan ranah pembuat kebijakan politik. Idealnya, desain sistem politik diputuskan oleh aktor-aktor demokrasi di parlemen, bukan melalui keputusan yudisial,” tandasnya.

Ia mengajak seluruh partai dan pemerintah untuk menyusun peta jalan reformasi sistem politik yang lebih stabil dan tidak berubah-ubah menjelang momentum politik krusial.

Demokrasi Lokal Partai Demokrat Pemilu 2029 Putusan MK Reformasi Politik
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePemisahan Pemilu Picu Desakan Revisi UU Partai Politik
Next Article Memisah Pemilu, Memecah Stabilitas

Informasi lainnya

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

3 Februari 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025

Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

8 Desember 2025

MPR Soroti Bencana Sumatera sebagai Sinyal Kuat Krisis Iklim Nasional

30 November 2025
Paling Sering Dibaca

Nafkah dalam Islam: Penjelasan, Pelanggaran, dan Kewajiban terhadap Anak Yatim

Islami Udex Mundzir

Cappadocia: Kota Bawah Tanah yang Membongkar Sejarah

Travel Alfi Salamah

Menguji Gelar Pahlawan Soeharto

Editorial Udex Mundzir

Ijazah Asli (KataPolisi), Proses Masih Abu-Abu

Editorial Udex Mundzir

Wae Rebo, Desa di Atas Awan yang Menyimpan Pesona Budaya dan Alam

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.