Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

DPRD Minta 7 Ribu Nelayan Bontang Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Alwi AhmadAlwi Ahmad19 September 2023 DPRD Bontang
Bahtiar wakkang, Anggota DPRD Kota Bontang
Bahtiar wakkang, Anggota DPRD Kota Bontang
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bontang – Profesi nelayan di Bontang, yang sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan, masih belum mendapat perlindungan kerja dari Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan. Hal ini menjadi sorotan oleh Anggota Komisi II DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang atau BW, yang menyampaikan keprihatinannya.

Menurut BW, nelayan memiliki risiko tinggi dalam hal keselamatan karena mereka bekerja di perairan laut. Oleh karena itu, ia mendesak agar profesi nelayan segera mendapatkan jaminan perlindungan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, sekitar 7 ribu nelayan di Bontang masih belum mendapat perlindungan kerja yang layak.

“Saya melihat nelayan kita ini sangat perlu dilindungi dengan jaminan ketenagakerjaan. Karena bekerja di laut punya risiko yang lebih besar dari pada di darat,” ujar BW saat ditemui di Gedung DPRD Kota Bontang, Selasa (19/9/2023).

Ia juga menyarankan agar pemerintah Bontang meniru keberhasilan program BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), di mana lebih dari 10 ribu nelayan telah mendapatkan perlindungan secara gratis.Ketua Kelompok Nelayan Alam Bahari Bontang, Megi, juga berharap agar DPRD Bontang dapat membantu para nelayan dalam mendapatkan jaminan perlindungan kerja. Menurutnya, banyak nelayan yang belum mendaftarkan diri mereka ke BPJS Ketenagakerjaan karena keterbatasan ekonomi.

“Semoga DPRD Bontang bisa membantu kami para nelayan agar bisa kerjasama dengan BPJS,” jelasnya.

Ia menjelaskan, sebagian nelayan telah mendaftarkan BPJS ketenagakerjaan. Namun, tidak seluruh nelayan bisa untuk melanjutkan pembayaran. Bahkan ada juga yang belum mendaftarkan dirinya

.“Mudah-mudahan bisa bisa diseriusin untuk dilaksanakan bagi kami nelayan, karena sebagian nelayan tidak sanggup membayar,” tutupnya.

Diharapkan hasil rapat bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Bontang, BPJS Ketenagakerjaan, dan perwakilan kelompok nelayan dapat segera menghasilkan solusi yang menguntungkan bagi nelayan Bontang. Perlindungan ini diharapkan akan memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi mereka dan juga ketenangan bagi pemerintah.

Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleST Burhanuddin Bimbing Tunas Muda Adhyaksa Menuju Penegakan Hukum yang Humanis
Next Article Tahun Politik dan Proyek IKN Menanti, Seno Aji: Makmur Marbun Orang yang Pas Jabat Pj Bupati PPU

Informasi lainnya

Faisal: Revisi Perwali Penting untuk Atasi Kenaikan Harga Material

2 Desember 2023

Andi Faiz: Nasib Honorer Bukan Rekrutmen Baru, Tapi Konversi

2 Desember 2023

13 Raperda Masih Dalam Tahap Pembahasan DPRD Kota Bontang

2 Desember 2023

Faisal Dorong Pemerintah Berikan Fasilitas Motor pada Pengawas Sekolah

2 Desember 2023

Bontang City Mall Belum Dapat Beroperasi karena Masalah Limbah

1 Desember 2023

Adrofdita Imbau Orang Tua Waspada Terhadap Kejahatan pada Anak

1 Desember 2023
Paling Sering Dibaca

Lelah Beribadah

Islami Syamril Al-Bugisyi

Benturan Kekuasaan dan Kemanusiaan

Editorial Assyifa

Melintasi Kesibukan Pembangunan IKN

Travel Udex Mundzir

QR Warung dan Ketakutan Amerika

Editorial Udex Mundzir

Kalau Tidak Viral, Mana Mau Kalian Membantu?

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.