Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Empat Wisata di Puncak Bogor Disegel, Dedi Mulyadi: Penyebab Banjir dari Sini

Penyegelan dilakukan akibat pelanggaran lingkungan yang menyebabkan kerusakan ekosistem dan banjir di Jabodetabek.
AssyifaAssyifa7 Maret 2025 Lingkungan
Penyegelan Wisata Puncak Bogor
Penyegelan Wisata Puncak Bogor (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bogor – Pemerintah resmi menyegel empat lokasi wisata di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, karena dianggap melanggar ketentuan lingkungan dan berkontribusi terhadap bencana banjir di Jabodetabek. Penyegelan dilakukan pada Kamis (6/3/2025) oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Keempat lokasi yang disegel adalah pabrik teh PT Perusahaan Perkebunan Sumber Sari Bumi Pakuan (PPSSBP), PTPN I Regional 2 Gunung Mas, PT Jaswita Jabar (Hibiscus Park), dan jembatan gantung Eiger Adventure Land, Megamendung. Menurut pemerintah, seluruh lokasi ini terbukti melanggar tata lingkungan yang berpotensi merusak keseimbangan ekosistem di sekitarnya.

Menteri Hanif Faisol menegaskan bahwa tindakan ini merupakan langkah tegas dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah dampak buruk bagi masyarakat sekitar.

“Kami tidak akan memberi toleransi kepada pemegang izin yang menyalahi aturan. Penegakan hukum harus dilakukan secara konsisten demi keseimbangan ekosistem,” ujarnya.

Pemerintah mewajibkan pengelola keempat lokasi tersebut untuk segera melakukan perbaikan sesuai ketentuan peraturan lingkungan. Untuk Eiger Adventure Land, Menteri Hanif meminta pengelola membongkar fasilitas secara sukarela karena pembangunannya tidak sesuai dengan tata ruang dan merusak lingkungan.

“Bangunan ini berpotensi mengganggu ekosistem Gunung Gede Pangrango. Oleh karena itu, harus segera ditindak,” tambahnya.

Selain penyegelan empat lokasi wisata, pemerintah juga mengidentifikasi 33 tenant lain di kawasan Puncak yang melanggar peraturan lingkungan dan akan ditindak lebih lanjut. Hanif memastikan bahwa 18 kerja sama operasional (KSO) yang bermitra dengan PTPN I Regional 2 juga akan diperiksa untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan lingkungan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari upaya mengatasi banjir di kawasan hulu.

“Masalah banjir yang terjadi di Jabodetabek bermula dari alih fungsi lahan di Puncak. Jika tidak dihentikan sekarang, dampaknya akan semakin besar,” kata Dedi.

Ia pun berkomitmen untuk mengembalikan kawasan Puncak sebagai daerah hijau dengan memperbanyak penanaman pohon di area yang telah rusak.

Dengan penyegelan ini, diharapkan keseimbangan ekosistem di Puncak dapat dipulihkan dan risiko bencana banjir bisa diminimalisir. Pemerintah berjanji akan terus mengawasi dan menindak tegas pelanggaran lingkungan demi keberlanjutan ekosistem di kawasan tersebut.

Alih Fungsi Lahan Banjir Puncak Bogor Kerusakan Lingkungan Penyegelan Wisata Tata Ruang
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleFestival Ramadan Maluhu Jadi Teladan Pelestarian Tradisi Keagamaan
Next Article Menghargai Waktu

Informasi lainnya

Ile Lewotolok Erupsi Ratusan Kali, Lava Menjalar 100 Meter

17 Januari 2026

BMKG Prediksi Hujan di Jakarta Sepanjang Malam Tahun Baru

31 Desember 2025

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

23 Desember 2025

Sejumlah Perusahaan Dituding Rusak KHG dan Picu Banjir

6 Desember 2025

Rafflesia Hasseltii Bermekaran, Mitos Kelangkaan Buyar

24 November 2025

Kerugian Akibat Bencana Capai Rp22 Triliun Setahun

22 November 2025
Paling Sering Dibaca

Perisai Kehidupan

Islami Syamril Al-Bugisyi

D’MASIV Menuju Panggung Dunia dari Ciledug ke Los Angeles

Happy Ericka

Kunci Hidup Tenang: Belajar Bertanggung Jawab pada Diri Sendiri

Happy Assyifa

10 Tips Penting Dalam Memilih Calon Presiden

Daily Tips Alfi Salamah

Hindari 5 Jenis Orang Ini Jika Ingin Sukses dalam Bisnis

Bisnis Assyifa
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.