Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Enam Negara Putuskan Idulfitri Jatuh pada 31 Maret 2025

Data astronomi dan visibilitas hilal jadi landasan penetapan lebaran serentak di beberapa negara.
ErickaEricka30 Maret 2025 Global
Penetapan Idulfitri Global 31 Maret 2025
Ilustrasi Idulfitri 31 Maret 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ketidakterlihatan hilal pada Sabtu (29/3/2025) di berbagai belahan dunia Islam mengakibatkan sejumlah negara memutuskan untuk menggenapkan puasa Ramadan menjadi 30 hari. Berdasarkan informasi dari observatorium astronomi dan perhitungan hisab, enam negara secara resmi menetapkan bahwa Idulfitri 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.

Astronom asal Uni Emirat Arab, Ibrahim Al-Jarwan, menyatakan bahwa posisi bulan saat matahari terbenam pada Sabtu tidak memungkinkan hilal terlihat. Bahkan konjungsi bulan terjadi setelah matahari terbenam, sehingga secara ilmiah tak mungkin ada penampakan hilal.

Karena alasan itu, India mengumumkan bahwa 1 Syawal akan dirayakan pada Senin, setelah mengantisipasi bahwa hilal baru akan tampak pada Minggu malam.

Bangladesh juga menyatakan keputusan serupa, dengan menyatakan Senin sebagai hari raya Idulfitri. Kondisi langit pada Sabtu dianggap tidak mendukung terlihatnya hilal secara kasat mata.

Di Indonesia, hasil sidang isbat Kementerian Agama menyimpulkan bahwa hilal belum memenuhi kriteria visibilitas menurut MABIMS. Laporan rukyat dari 33 titik di Indonesia juga menyatakan hilal tidak terlihat.

Malaysia dan Brunei pun menyatakan penetapan Senin sebagai hari Idulfitri setelah observatorium nasional menyampaikan bahwa hilal tak terlihat pada Sabtu petang.

Australia, melalui Dewan Fatwa Nasionalnya, menetapkan Idulfitri pada Senin berdasarkan informasi astronomi yang menyebut bahwa hilal lahir setelah matahari terbenam. Maka bulan Ramadan harus disempurnakan menjadi 30 hari.

Dengan keputusan ini, enam negara di kawasan Asia dan Australia menyambut Idulfitri secara serempak. Hal ini mencerminkan keharmonisan dalam penggunaan metode ilmiah untuk kepentingan keagamaan, serta pentingnya sinkronisasi antara hisab dan rukyat sebagai dasar penetapan awal bulan hijriah.

Idulfitri 2025 Kawasan Asia Penampakan Hilal Perayaan Lebaran Serentak Rukyat Global
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKukar Dorong Hilirisasi Rumput Laut dan Minyak Makan Merah di 2025
Next Article Idulfitri di Muara Leka Berlangsung Aman dan Penuh Kebersamaan

Informasi lainnya

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

23 Januari 2026

Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

27 Desember 2025

Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman

9 Desember 2025

Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa

11 November 2025

Megawati Serukan Dunia Bersatu Dukung Palestina Merdeka

1 November 2025

Timor Leste Resmi Bergabung ke ASEAN pada KTT Kuala Lumpur

26 Oktober 2025
Paling Sering Dibaca

Prabowo dan Titiek Soeharto, Cinta Lama Bersemi Kembali?

Lifestyles Assyifa

Ijazah Jokowi: Bukan Privasi, Tapi Legitimasi

Editorial Udex Mundzir

Jangan-Jangan Semua Kampus Seperti UI?

Opini Assyifa

Menembus Gelap

Travel Udex Mundzir

Persaingan Global dalam Pengembangan Kecerdasan Buatan

Techno Ericka
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.