Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Evaluasi Program MBG, Bahas Keluhan Pedagang Kantin

Penurunan omzet pedagang kantin akibat program Makan Bergizi Gratis menjadi perhatian pemerintah.
AssyifaAssyifa13 Januari 2025 Nasional
Omzet kantin sekolah menurun, Pemprov DKI Jakarta berjanji akan melakukan evaluasi terhadap MBG (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Penjabat Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi menyatakan akan ada evaluasi terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu fokus evaluasi adalah dampak program ini terhadap pedagang kantin sekolah yang mengeluhkan penurunan omzet.

“Saat ini kami mencermati laporan-laporan terkait pedagang kantin. Evaluasi akan dilakukan bersama Badan Gizi Nasional dan pemerintah provinsi untuk mencari solusi,” ujar Teguh di Jakarta Utara, Senin (13/1/2025).

Sementara itu, Ketua DPRD Jakarta Khoirudin menyebut belum ada kajian mendalam terkait dampak MBG pada pendapatan pedagang kantin. “Selama ini tidak ada data valid mengenai pengaruh program ini terhadap kantin sekolah,” kata Khoirudin, Jumat (10/1/2025).

Program MBG, yang mulai diterapkan secara nasional sejak awal Januari 2024, telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang sekolah. Penurunan aktivitas jajan di kantin dianggap mengurangi pendapatan mereka.

Namun, tidak semua pedagang terpengaruh secara signifikan. Sakiam, pedagang makanan ringan di SD Negeri 11 Slipi, Jakarta Barat, menyebut anak-anak tetap membeli camilan seperti es dan gorengan meski program MBG berlangsung.

“Saya tetap dapat pelanggan. Beberapa anak masih suka beli camilan di kantin,” ungkap Sakiam, yang telah berjualan selama 42 tahun.

Di sisi lain, pemerintah memastikan program MBG tetap berjalan sesuai standar, termasuk memastikan menu yang disediakan halal dan bergizi. Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal menyatakan program ini didukung dengan sertifikasi halal yang ketat.

Evaluasi mendatang diharapkan menghasilkan rekomendasi yang dapat mengakomodasi kebutuhan pedagang kantin, tanpa mengurangi manfaat yang dirasakan oleh siswa dan keluarga penerima manfaat MBG.

Evaluasi Program Pemerintah Makan Bergizi Gratis Pedagang Kantin Program MBG
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePatrick Kluivert Ungkap Tantangan Latih Timnas Indonesia
Next Article Kuota Haji Indonesia 2025 Disepakati 221 Ribu Jemaah

Informasi lainnya

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026

Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat

5 Januari 2026

Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT Selama Dua Hari

31 Desember 2025

Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Saat CFN Malam Tahun Baru

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Berhenti Pakai Satu Handuk untuk Badan dan Wajah

Daily Tips Lisda Lisdiawati

Meraih Berkah, Inilah Cara Berbuka Puasa Ala Rasulullah

Islami Alfi Salamah

6 Amalan Sunnah Malam Idulfitri

Islami Ericka

Tren Makanan Sehat di 2024

Food Alfi Salamah

Mengemudi Visi, Bukan Hanya Mobil Listrik

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.