Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Gempa 5,7 SR Guncang Banyuwangi, Getaran Terasa hingga Lombok

BMKG memastikan gempa Banyuwangi tidak memicu tsunami meski dirasakan di beberapa daerah.
ErickaEricka25 September 2025 Daerah
Peta gempa
Peta titik gempa berdasarkan laman BMKG (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Banyuwangi – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Banyuwangi, Jawa Timur, pada Kamis (25/9/2025) pukul 16.04 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di 46 kilometer timur laut Banyuwangi dengan kedalaman 10 kilometer. Meski guncangan terasa luas hingga ke Lombok, BMKG menegaskan gempa ini tidak berpotensi memicu tsunami.

Gempa ini dirasakan dengan intensitas berbeda di sejumlah daerah. Menurut laporan BMKG, getaran cukup kuat dirasakan di Banyuwangi dan Penebel, Tabanan, Bali dengan skala IV MMI, yang berarti banyak orang merasakannya di dalam rumah dan sebagian kecil di luar ruangan. Di Lumajang, Denpasar, Kuta, Jember, Bondowoso, dan Buleleng, gempa terasa dengan skala III MMI. Sementara di Surabaya, Kuta Selatan, Pamekasan, Mataram, dan Lombok Barat, guncangan terdeteksi dalam skala II MMI, di mana getaran hanya dirasakan sebagian orang di bangunan bertingkat.

“Berdasarkan hasil monitoring, gempa ini tidak menimbulkan potensi tsunami. Namun kami tetap mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Laporan dari warga menunjukkan adanya kepanikan di beberapa daerah yang merasakan guncangan cukup kuat. Di Denpasar, sejumlah warga dilaporkan berhamburan keluar rumah dan kantor untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Fenomena serupa juga terjadi di beberapa titik di Banyuwangi, meski hingga berita ini diturunkan belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa.

Menurut data seismik BMKG, wilayah selatan Jawa dan Bali memang merupakan daerah rawan gempa karena berada di jalur subduksi antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Kondisi ini membuat gempa bumi sering terjadi, baik dengan magnitudo kecil maupun menengah.

“Wilayah Banyuwangi dan sekitarnya termasuk daerah yang aktif secara seismik karena pengaruh tumbukan antar lempeng. Oleh karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci penting untuk mengurangi risiko bencana,” ujar ahli geologi Universitas Udayana, Dr. I Made Suardana.

Ia menambahkan bahwa edukasi kebencanaan perlu terus diperkuat, terutama bagi masyarakat di wilayah rawan gempa. Kesiapan berupa simulasi evakuasi, bangunan tahan gempa, serta sistem peringatan dini yang optimal menjadi hal penting untuk meminimalkan dampak di masa mendatang.

Dengan kejadian ini, BMKG kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi tidak resmi yang beredar, terutama di media sosial. Masyarakat diimbau untuk memantau perkembangan situasi melalui kanal resmi BMKG guna mendapatkan informasi akurat.

BMKG Gempa Bali Lombok Gempa Banyuwangi 2025 Gempa Jawa Timur mitigasi bencana
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleUniversitas Cipasung Tasikmalaya Cetak Guru Inovatif Lewat STEAM
Next Article Logo Hari Santri 2025 ‘Pita Cakrawala’ Resmi Dirilis Kemenag

Informasi lainnya

KA Serayu Kini Berhenti di Stasiun Rajapolah

15 Maret 2026

BMKG Tanggapi Isu Gelombang Panas Indonesia April

14 Maret 2026

BMKG Prediksi Idul Fitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026

12 Maret 2026

Siklon Tropis NURI Picu Hujan Lebat di Indonesia Timur

11 Maret 2026

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Hiasi Langit RI

3 Maret 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

18 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Editorial Udex Mundzir

Tantangan Representasi atau Simbolisme?

Editorial Alfi Salamah

Nick Woodman dan Kisah Sukses GoPro

Profil Lina Marlina

Kisah Hafshah: Kesetiaan, Ilmu, dan Pengamanan Alquran

Islami Ericka

Unwanted Leader

Argumen Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi