Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Generasi Muda dan Tren Slow Living di Era Digital

Pemanfaatan media sosial yang bijaksana memungkinkan kreativitas dan potensi penghasilan
Alfi SalamahAlfi Salamah21 Mei 2024 Opini
Generasi Muda dan Tren Slow Living
Ilustrasi Generasi Muda dan Tren Slow Living (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Generasi muda terus memperkenalkan cara berpikir dan tren baru dalam masyarakat, yang didorong oleh perkembangan zaman dan melimpahnya informasi. Dengan akses mudah ke media sosial, mereka memiliki platform untuk mengekspresikan diri. Fenomena ini memiliki sisi positif dan negatif.

Pemanfaatan media sosial yang bijaksana memungkinkan kreativitas dan potensi penghasilan. Namun, jika disalahgunakan, dapat memicu perilaku yang sia-sia dan pamer.

Salah satu tren populer saat ini adalah mengikuti tren terkini, seperti tantangan tari di TikTok atau kunjungan ke tempat-tempat eksklusif. Namun, tren terbaru yang menonjol adalah gaya hidup “slow living”.

Slow living berasal dari gerakan “slow movement” yang pertama kali muncul sebagai tanggapan terhadap masuknya restoran cepat saji di Roma pada 1980-an. Gerakan “slow food” dipimpin oleh Carlo Petrini untuk memperjuangkan makanan tradisional dan berkelanjutan. Ini memicu gagasan hidup lambat yang meluas ke aspek-aspek lain kehidupan.

Konsep slow living menyoroti perlambatan dalam segala hal, dari pekerjaan hingga waktu bersantai. Meskipun awalnya diasosiasikan dengan pensiunan yang ingin menikmati masa tua dengan tenang, generasi muda juga tertarik dengan pemikiran ini, terutama dalam konteks kesehatan mental.

Tren slow living dapat kita lihat dalam berbagai bidang, seperti perjalanan, mode, desain, dan pola pikir. Namun, ada perdebatan apakah slow living hanya tren sementara atau solusi yang berkelanjutan.

Beberapa penelitian mengindikasikan bahwa slow living memiliki dampak positif, terutama terkait dengan ekonomi hijau. Namun, ada risiko bahwa slow living jadi sebagai ajang pamer di media sosial, yang mengalihkan fokus dari inti pemikiran tersebut.

Yang penting adalah memilih apakah menerapkan slow living untuk pertumbuhan pribadi atau hanya mengikuti tren. Dalam konteks sosio-ekonomi saat ini, konsep slow living bisa menjadi solusi yang layak.

Slow Living TikTok Tips
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTips Temukan Passion dan Bakat ala Remaja Masa Kini
Next Article Panduan Lengkap Ibadah Qurban: Hukum, Syarat, dan Pelaksanaannya

Informasi lainnya

Urban Farming: Mandiri di Kota

18 Januari 2026

Tren Fashion Terbaru 2026

16 Januari 2026

TikTok & Konten Viral

16 Januari 2026

Investasi Milenial Kini dan Masa Depan

28 Desember 2025

Bumi Tanpa Pohon, Krisis yang Tak Terlihat

28 Desember 2025

Ketika Relawan Butuh Akal Sehat, Bukan Sekadar Semangat

26 Oktober 2025
Paling Sering Dibaca

Menghapus Jerat Judi Online Pasca Pilkada

Editorial Udex Mundzir

Cara Penyembelihan atau Mematikan Hewan Menurut Syariat Islam, Pelaksanaan Qurban di Hari Iduladha

Islami Udex Mundzir

Traveling Sendiri, Kenapa Tidak?

Travel Ericka

Ledakan Wisata Labuan Bajo

Travel Alfi Salamah

Kehadiran Prabowo di Kongres Projo, Akan Menegaskan Dirinya “Termul”

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor